aku ikhlas

aku ikhlas
Pertemuan


__ADS_3

Dikediaman dirgantara...


Berhubung akan ada tamu istimewa maka semua orang sedang sibuk, kecuali gadis cantik ini malah sedang melamun memikirkan nasibnya bagaimana setelah menikah nantinya. Padahal aku belum mengenal siapa pria yg akan menjadi suamiku nanti, apa dia bisa mencintaiku dengan tulus.. Maklum saja aku belum pernah berpacaran, ya alasannya karena ayah slalu posesif padaku jika dekat dengan pria yg tidak jelas.. Aku hanya menurut saja karna ayah hanya takut diriku celaka..


"Haii.. sedang mikirin calon suamimu yahh?"goda abangku membuyarkan lamunan ku..


"Nyebelin amat kamu bang, siapa juga yg mikirin.. Aku cuma sedang mengamati pemandangan luar jendela aja"sangkalku karna takut emang lagi melamun


"Masak sihh, abang gak bisa dibohongi dek.. Dek dengerin abang, kamu jangan kawatir yah.. Ayah hanya ingin yg terbaik untukmu, supaya nantinya akan ada yg menjaga kamu"ucapa abangku menasehatiku sambil mengusap usap puncak kepalaku


Lalu kupeluk abangku sambil menangis,


"Apa aku gak boleh tinggal disini setelah menikah nanti, aku gak mau jauh dari kalian.. hiks"ucapku sambil nangis sesegukan


"Hmmm.. adek dengerin abang yah, setiap wanita yg sudah menjadi istri wajib mengikuti suami nantinya.. karena dia yg sudah bertanggung jawab atas istrinya"jawab abangku sambil mengusap air mataku


"Kamu janga sedih lagi yah, cepat mandi dan dandanlah yg cantik. Keluarga calon suamimu sebentar lagi datang"kata abang lalu beranjak keluar kamarku


Aku sudah selesai berdandan, memakai gaun pilihan bunda. Dress selutut lengan panjang warna tosca manik manik bentuk kupu kupu dibagian depan, make up tipis saja karna aku tak suka dandan berlebihan dan tak lupa memakai jepitan kupu kupu hadiah dari abang waktu aku ultah dulu, sudah perfect dan cantik..gumamku dalam hati memuji diri sendiri..


Ruang tamu..


"Tok..tok..tok assalamualaikum"ucap tamu yg datang, siapa lagi kalau bukan keluarga wijaya


"waalaikumsalam , wah yg ditunggu akhirnya datang juga"ucap ayahku senang


"Maaf agak terlambat soalnya jalanan macet"kata papa farhan


"Maklum jakarta, mari mari silakan masuk"ucap ayah menyuruh tamu masuk

__ADS_1


"Saya buatkan minum dulu yah"ucap bunda sambil beranjak ke dapur membuatkan minum


"kalian kenapa berdua, mana anak kalian"tanya ayah pada mereka


"Oh.. masih dijalan katanya, nanti menyusul"jawab mama farhan sambil melihat ponsel


Tak lama kemudian, Farhan datang..


"assalamualaikum"salam farhan yg baru datang


"waalaikum salam, akhirnya kamu datang nak"ucap mama farhan senang anaknya datang memenuhi permintaan papanya


"Farhan, om tante"ucap farhan memperkenalkan diri sambil bersalaman


"Wah.. tampan yah, juga gagah"puji bunda elsa


"Mungkin sebentar lagi turun, sudah dipanggilkan"jawab papa,


Lalu aku menuruni anak tangga menuju keruang tamu, dibelakang abangku menyusul. Kulihat ayah dan om Agung tersenyum melihatku..


"Om.. Tante, saya Elsa"ucapku memperkenalkan diri sambil bersalaman


"Wah.. cantik yah pa, gak salah pilih kita"puji tante melisa kepadaku


"Maaf tadi ada telfon dari klien"suara ini sangat familiyar bagiku, lalu kutoleh benar saja dia beruang kutub.. Tapi sedang apa dia disini..


"Bapak..Kamu"Ucap kita bersamaan kaget karna saling mengenal


"Kalian Sudah saling kenal"tanya ayah padaku

__ADS_1


"Dia atasanku yah dikantor"jawabku dengan malas mengakui beruang kutub ini


"Baguslah jika kalian saling kenal, jadi bisa langsung kita percepat pernikahannya"kata om agung, yg membuat aku dan farhan membulatkan mata


Apa, tolong siapapun tampar aku !! aku sedang mimpi atau tidak, bisa²nya calon suamiku bosku sendiri.. Yang sangat² aku benci.


"Bagaimana bayu, aku sarankan bulan depan saja.. Daripada menunda nunda, toh mereka juga saling mengenal"ucap om agung antusias


"Baiklah, aku setuju.. iya kan el, ayah harap jawabanmu jangan membuat ayah kecewa"ucap ayahku penuh penekanan


"Baiklah ayah, aku setuju"jawabku pasrah


Bisa bisanya dia begitu tenang tentang perjodohan ini, tanpa peduli prasaan orang lain.. Terbuat dari apa sih hatinya, emang dasar beruang kutub..batinku


Ternyata dia orang yg dipilih papa, baiklah kubuat kau bagai hidup sengsara setelah menikah denganku.. selamat datang dinerakaku, gara² kamu aku berpisah dari kekasihku.. gumam farhan dalam hati


"Baiklah pa..om aku juga setuju"jawab farhan dengan senyuman yg sulit diartikan


"Oh.. ya hampir lupa, ini kenalkan anak laki²ku elo"ucap ayah memperkenalkan abangku


"Elo om tante"ucap kakak sambil bersalaman


"Elo.. "kata bang elo sambil berjabat tangan dengan farhan kayaknya ada yg tak beres dengan tatapan mereka


"Farhan.. "ucap farhan


"Ingat.. jaga adek gue, cintai dia dengan tulus, kalau sampe lu nyakitin dia jangan harap lu bisa bernafas ria"bisik elo pada farhan


Sial, bisa bisanya dia ancem gue.. awas aja !! lihat nanti seberapa Besarnya lo bisa lindungin adek lu dari gue..batinku sambil tersenyum sinis..

__ADS_1


__ADS_2