
Sepulangnya bekerja...
"Assalamualaikum.. el pulang"ucapku sambil membuka alas kakiku dan menyimpannya di rak sepatu...
"Waalaikum salam,. sudah pulang kamu el??"tanya ibu sambil menyiapkan makan malam
"Kenapa larut el pulangnya??"tanya bunda lagi
"El pindah jabatan bunda.. udah yah bunda el jangan diintrograsi lagi.. lagi bad mood!!!"jawab elsa sambil cemberut
" Ya sudah,.. sana mandi terus panggil ayah sama kakak suruh makan malam??"kata bunda
Aku langsung melesat menuju kamar,kurebahkan sejenak badanku di ranjang sambil memikirkan kejadian tadi.Sungguh hari melelahkan dan menyebalkan,sudah kedatangan bos kutub pekerjaan berganti jadi sekretaris..
Sungguh melelahkan sekali jadi aku,sudahlah mending aku mandi berendam saja biar pikiran rilex dan tenang.. Setelah selesai mandi dan berpakaian aku bergegas keluar kamar, memanggil ayah dan abang untuk makan malam..
"tok..tok, Ayah..Abang disuruh bunda makan malam"ucapku sambil menyebulkan setengah badanku dipintu karna memang pintunya tak ditutup
"Iyahh sayang..Iyah bawel"jawab ayah sama abang barengan tapi berbeda panggilan,biasalah abangku memang suka ngerjain aku
Dimeja makan,..
Tak ada percakapan hingga hampir selesai ayah buka suara dan bertanya padaku..
"el.. besok bisa pulang kerja lebih awal??"tanya ayah padaku
"Insyaallah ayah, el usahakan.. Memang ada apa ayah??kubertanya karena penasaran kenapa ayah suruh aku pulang cepat..
__ADS_1
"Besok teman ayah mau kesini, membicarakan perjodohanmu dengan putra mereka"jawaban ayah seketika membuat aku berhenti menggunyah makananku.. Apa dijodohkan..No ini bukan jamannya siti Nurbaya kenapa masih berlaku perjodohan. Aku juga masih muda dan masih ingin berkarir kenapa ayah tega..batinku sambil mencerna ucapan ayah
"APA !!!"ucapku kaget dan setengah berteriak sampai abang sama bunda terperanjat mendengarnya
"Suaramu dek bikin abang tuli"kata abang sambil menutup telinga
"El.. perempuan gak baik teriak²,kamu manusia bukan Tarzan"timpal bunda tak mau kalah dari abangku, sampai² abang ketawa karna aku dikatai mirip Tarzan sama bunda
"Ayah el gak mau,!!! el belum siap??rengekku manja supaya ayah luluh
"huuhh.. ngerayu nih ceritanya,kayaknya gak mempan!!"kata abang sengaja mengompori supaya ayah tidak mempan akan rayuanku sambil tertawa
"Permintaan ayah ini tidak bisa diubah el, ini sudah direncanakan sejak jauh hari dengan rekan ayah"jawaban ayah membuat aku bungkam seribu bahasa, jika ayah berkata demikian jangan dibantah lagi
Aku mendesah" Baiklah.. aku setuju "ucapku dengan nada terpaksa..
"Han.. boleh papa minta waktumu sebentar saja, ada yg ingin papa sampaikan?"ucap Agung setelah itu berjalan menuju ruang tamu lalu duduk disebelah melisa (mamanya farhan)
author
(nanti ada cast pemain yahh, tunggu ajah dehh)
Farhan mematikan dan menutup laptopnya karna memang sudah selesai dengan pekerjaannya,lalu keluar berjalan menuruni tangga menuju ruang tamu yg sudah ada papa sama mamanya..
"Ada apa pa??ucapku langsung saja karna penasaran papa mau bicara tentang apa
"Besok pulanglah lebih awal, papa mau mengajakmu makan malam dirumah temen papa."ucapan papa mencurigakan bagiku seperti ada sesuatu.
__ADS_1
"Tumben papa ngajak farhan?? biasanya papa sama mama aja yg pergi.."tanyaku penasaran tentang ajakan papa
"Kita kesana membicarakan perjodohanmu dan sekaligus melamar putri mereka untuk jadi istrimu"Ucapan papa membuatku kaget dan langsung menatap papa dengan tajam.
"Farhan gak mau dan aku menolak perjodohan ini.. Belum puaskah papa mengatur hidup farhan sampai² tentang percintaan pun juga diatur"jawabku dengan nada sedikit meninggi
"Farhan .. tenanglah nak?kita bicara baik² dulu"kata mama menenangkan ku
"Belum puaskah papa mengaturku, dulu farhan memperkenalkan pacar farhan ke papa dan papa menolaknya dan bahkan mencaci maki hanya karna dia bukan orang berada, menyuruhnya meninggalkanku dengan memberikan sejumlah uang supaya pergi sejauh mungkin tanpa memberitahu ku"ucapku dengan nada sendu jika mengingat lagi apa yg papa lakukan pada kekasihku dulu,sampai² dia meninggalkanku
"Jaga ucapanmu farhan !!!kau tak tahu apa yg dia lakukan dibelakangmu hingga papa menolaknya,dia hanya ingin hartamu saja.. Dia tidak mencintaimu dengan tulus"ucapan papa membuatku emosi
"Papa terlalu tinggi menilai orang, hingga buta mana baik dan buruk untukku.. Aku sama sekali tak percaya ucapan papa yg hanya bualan untuk meyakinkan aku supaya membencinya.. tapi maaf bapak agung yg terhormat meskipun anda menjodohkan saya, saya tetap mencintainya karna saya yakin dia pasti kembali"ucapku dengan nada emosi menggebu
"jaga ucapanmu farhan, mana sopan santun mu kepada orang tua yg telah membesarkanmu.. ingat farhan !! perjodohan ini akan tetap papa laksanakan, mau tidak mau terpaksa atau tidak.. kamu tidak bisa menolaknya,ini sudah menjadi keputusan terakhir papa.. Camkan itu!!"ucap papaku sambil bangkit dan berjalan menuju ruangan kerjanya
Setelah kepergian papa,mama mendekati ku dan mengusap punggungku...
"sudahlah nak !! menurut lah pada papa.. mungkin pilihan papa yg terbaik untukmu, jangan membantah papa lagi??mama takut penyakit jantung papa kambuh jika terlalu emosi"ucap mama dengan nada lembut
"kenapa ma kenapa, papa tak mau mengerti farhan sedikit pun.. papa selalu seenaknya sendiri mengambil keputusan tanpa memikirkan perasaan farhan"ucapku dengan nada sendu
"mama mengerti perasaanmu nak, tapi keputusan papamu tidak dapat diubah sekalipun mama melarangnya.. kau tahu sedari kecil papa mendidikmu dengan tegas hingga kamu bisa seperti sekarang ini"kata kata mama membuatku sedikit tenang meskipun sedikit mengganjal hatiku
"Apa mama tahu orang yg akan dijodohkan denganku??"tanyaku penasaran
"entahlah nak mama tak tahu, istirahatlah??besok kn kamu kerja.. mama mau menenangkan papamu takut jika terlalu emosi nanti bisa kambuh" ucap mama sambil beranjak menuju ruangan kerja papa.
__ADS_1
Lalu aku beranjak berjalan menuju kamarku, kurebahkan tubuhku lalu ku ambil foto dinakas samping tempat tidurku... Maafkan aku,jika aku sudah tidak setia padamu meskipun aku sudah menikah dengannya.. aku akan tetap mencintaimu.. batinku sambil mengusap foto itu