aku ikhlas

aku ikhlas
Tumbuh cinta


__ADS_3

Aku kaget dan sedikit terkejut permintaan farhan tapi aku gak boleh egois, sebagai suami memang harus dia meminta keturunan. Dan aku sebagai istri wajib menuruti permintaannya..


"Makan yg banyak yah, biar tuh badan gak kurus"ucap farhan mengambilkan makanan untukku


"Emang aku kurus mas, kayaknya gak deh standart badanku mas"kata elsa sambil melihat badannya


"Ya itu kata kamu, kn beda lagi penilaian orang lain sayang"ucap Farhan


"Ya udah yuk makan"kata Farhan lagi menyudahi percakapan mereka


"Aku sudah selesai, aku kekamar dulu yah mau mandi gerah ini"Farhan menyudahi makan malamnya sambil beranjak kekamar


"Iya nanti aku menyusul"ucap elsa sambil membereskan alat makannya


Setelah selesai mencuci alat makan mereka, elsa kekamarnya menyiapkan baju untuk farhan sambil menunggu farhan selesai mandi. Lalu keluarlah sosok farhan dari kamar mandi dengan handuk melilit di pinggang dan rambut yg masih basah.


"Kenapa gitu ngelihatnya, aku emang ganteng kok sayang"ucap Farhan percaya diri


"Narsis kamu mas, siapa juga yg lihatin kamu"ucapnya sambil memalingkan wajahnya karna malu

__ADS_1


"Yakin aku gak ganteng"Farhan mendekati elsa yg duduk di ranjang


"Mas ganti baju dulu, in..ini baju kamu"ucap elsa dengan gugup karna farhan wajah mereka sedekat itu


"Tanggung sayang, yg dibawah udah gak tahan"ucap farhan yg sudah bergairah


"Kamu ngomong apa sih mas, ambigu tahu"kata elsa sambil mendorong dada farhan.


"Aku lagi pengen makan kamu sayang"ucap farhan sambil menciumi leher elsa


"ahh..ka..mmuhh mesum mas"ucap elsa yg juga sudah terpancing gairahnya, setelah itu terjadi malam yg panas diantara mereka. Mereka melakukannya tidak satu kali tapi berkali² hingga jam 2 pagi mereka kelelahan dan tertidur...


"Uhh.. pinggangku sakit semua, badanku kayak mau remuk"ucapnya berjalan tertatih kekamar mandi


Setelah selesai mandi elsa keluar kamar, ingin membantu bi munah memasak ya meskipun sudah berapa kali dilarang farhan untuk memasak tapi dia tak pernah mendengarkan. Ya menurut elsa sudah kewajibannya dia sebagai istri memasak untuk suaminya..


"bi, aku bantu yah. mumpung farhan lagi tidur"ucap elsa sambil mau memotong sayur yg ada disitu


"Jangan non, nanti tuan marah lagi sama non"kata bi munah mengingatkan

__ADS_1


"Gak bakalan marah bi"ucap elsa sambil terus memotong sayur tersebut


"Non sama tuan bibi lihat sekarang tambah mesra yah"tanya bibi penasaran tentang hubungan mereka yg berangsur membaik


"Alhamdulillah bi, dia sudah mau nerima aku sebagai istrinya. Ya meskipun awalnya dia benci banget sama aku bi"ucap elsa menjelaskan hubungannya dengan farhan


Tak lama kemudian munculah sosok yg sedang dibicarakan mereka berdua, yaitu siapa lagi kalau bukan farhan yg bingung mencari elsa..


"Kamu disini yang, aku nyariin gak tahunya di dapur. Kamu masak apa, hati² kalau masak"ucap farhan tanpa henti mengingatkan bahayanya di dapur


"Iya mas, lagian aku cuma bantu² dikit kok. Iya kan bi"tanya elsa ke bi muntah


"Ayo sarapan dulu mas?"ajak elsa kefarhan


"Nanti kita kerumah mama yah, tadi mama nelfon suruh main kesana"ucap farhan sambil menyantap makanannya


"Iya, tapi mampir dulu di Safa bakery. Aku mau bawain mama sesuatu"ucap elsa


Setelah selesai makan mereka menuju kamar,, bersiap² akan kerumah mamanya farhan..

__ADS_1


__ADS_2