
Di kantor...
"akhirnya sampe juga, untung gak telat"ucap elsa pada diri sendiri
"el..el , tungguin gue dong.. kenceng amat lari lu udah kayak balap kuda aja"ucap anggun sambil ngos ngosan
"lu kayak habis dikejar anjing gila yah, kok ngos ngosan gitu"tanyaku
"iya, gua ngejar lu kali, jalan lu kenceng amat sih"jawab anggun
"Takut telat, tau sendiri bosnya udah kayak singa gitu"
"Hahahaha, lu sih pake gosipin dia.. kan jadi lu yg kena"
"sialan lu !!! lu yg mulai ngjak gosip malah nyalahin gue"percakapan mereka terhenti karna ada seseorang yg mendengarnya
"Sudah ngobrolnya , kalau sudah kembali bekerja.. saya gaji kalian bukan untuk mengobrol tapi untuk kerja"kata orang itu yg tak asing lagi bos beruang kutub tiba² muncul
"Baik pak,"ucapku serentak dengan anggun lalu pergi ke ruang kerja masing²
Diruangan CEO ...
"triingg..triingg, ya halo"jawab elsa
"Ke ruangan saya sekarang"kata farhan
__ADS_1
"Tok..tok..tok !!!
"Ya masuk, apa jadwalku hari ini??"tanya farhan to the point
"Hari ini rapat dengan para pemegang saham jam 9, lalu bertemu klien dari kalimantan tapi mereka menunda lusa pak, sudah itu saja"jawab elsa menjelaskan
"Baiklah, oh ya nanti kamu jam makan siang ikut saya"ajak farhan dengan nada dingin
"Kemana pak, kalau bukan soal kerjaan saya gak mau pak.. apa kata orang kantor nanti"ucapku menolak karna memang tak mau ada yg tahu kalau aku dan bos ada hubungan..
"Jangan menolak, ini perintah mamaku.. kita hari ini fitting baju pengantin"jawab farhan menjelaskan
"Oh.. baiklah pak, saya ikut"jawabku pasrah
Akhirnya waktunya jam makan siang, tadi dia chat suruh nunggu diparkiran.. ku mencari, dan kulihat seseorang dengan kacamata hitamnya sambil bersandar disamping mobil, ya sungguh ciptaan tuhan sangat tampan tapi lebih tampan jika tidak seperti es batu sikapnya..
"Sudah , masuk mobil"perintahnya kepadaku, lalu dia menjalankan mobilnya. Tak ada percakapan didalam mobil berasa kayak kuburan nih mobil, sungguh memang pabrik es batu.. Sesampainya di butik, disana sudah ada tante melisa menunggu kami..
"Kalian sudah datang, ayo masuk.. ini butik punya temen mama, rancangannya bagus² loh"kata mama sambil menggandeng lenganku mengajak masuk butik Flora itu
"Hai yul, ini mereka sudah datang.. mana rancangan yg katamu sangat cocok buat calon mantuku ini"kata tante melisa kepada pemilik butik
"Oh kalian sudah datang, mari² akan saya tunjukkan karya terbaik milik saya"ucap pemilik butik yg katanya temen mama farhan namanya yuli
"Sayang kamu coba yg ini, dan tunjukkan ke farhan nanti.. itu ruang gantinya"perintah mama sambil menunjuk ruang ganti, lalu ku keluar dengan baju pengantin lengan panjang belahan dada emang agak terlihat sih dan punggung belakang terekspos jelas dengan rok panjang dan belakang rok menjuntai kebawah sampai lantai.. Kukeluar ketempat farhan menunggu..
__ADS_1
Kuterpana melihat dia dengan balutan baju itu tapi yg tidak kusuka, dibagian dada terlihat dan belakang punggung pun terpampang jelas..
"Aku gak suka , itu jelek.. gak cocok"tolak farhan , lalu kukembali ke ruang ganti untuk mencoba yg lainnya dan jawabannya tetap sama..
"Ganti, aku gak suka"ucap farhan menolak lagi padahal ini sudah gaun yg keempat, padahal aku sudah cuapek
"Kamu aja deh yg milih farhan, mama dan elsa capek milihnya.. kamu bilangnya gak suka terus"ucap tante melisa pasrah karna farhan memang menjelekkan
Lalu dia kedalam dan memilih gaun dengan model lengan ketat panjang dan bagian depan belakang tertutup hingga leher dengan rok panjang mengembang sampai lantai.. Sungguh memang cantik pilihannya... lalu ku coba
"Wah.. ini cantik sayang, tumben pinter kamu milih farhan"tanya tante melisa
"Aku asal milih aja ma, lagian itu sopan daripada tadi"jawabku alasan karna memang yg tadi sungguh menggoda iman..
Setelah selesai kami makan siang bersama di restoran dekat butik, setelah selesai aku dan farhan pamit mau kembali ke kantor..
"Mama mau farhan antar?"tanya farhan
"Gak deh, mama udah sama kang maman tadi suruh mama nunggu.. kalian kembali aja kekantor"tolak melisa karna memang tadi datang dengan supir pribadinya
"Ya udah, aku kembali kekantor dulu ma"pamit farhan
"saya juga tante, makasih makan siangnya"pamit elsa dan tak lupa ucapan terima kasihnya
Lalu mereka masuk mobil, dan sama dengan berangkat tadi tak ada percakapan antara keduanya.. Canggung rasanya bagi elsa disaat seperti ini, karna di sampingnya bos sekaligus calon suaminya...
__ADS_1