Aku Ikhlas Berbagi Suami

Aku Ikhlas Berbagi Suami
Pesan Manda


__ADS_3

"Mas berangkat dulu ya,kalian hati hati dirumah.Kabari Mas jika terjadi sesuatu,"ucap Ilyas saat berpamitan dengan istri istrinya.


"Iya Mas,"jawab Mayra dan Manda secara bersamaan.


Kedua wanita berhijab itu pun menyalami tangan Ilyas dengan takzim.Namun kini ada yang berbeda dari cara Ilyas membalas salim dari istri istrinya.


Ilyas membalas salim itu dengan satu kecupan dikening masing masing dan itu tidak hanya membuat Manda terkejut.


Namun Mayra juga.Satu hati kini mulai terasa teriris sembilu saat suami yang kita cintai mulai berkenan berbagi.


Sakit,ngilu.Namun sekuat tenaga Mayra menekan rasa itu.Toh Manda juga istri Ilyas,yang wajib mendapatkan apa yang dia dapatkan dari Ilyas.


"Mas berangkat ya,assalamu'alaikum,"lanjut Ilyas lagi setelah memberi ciuman dikening istri istrinya.


"Iya Mas,wa'alaikumsalam,"jawab keduanya secara bersamaan.


Kedua wanita itu masih betah diteras hingga mobil yang dibawa oleh Ilyas menghilang dari pandangan mereka berdua.

__ADS_1


"Mbak,,,"ucap Manda menahan langkah Mayra yang akan beranjak dari sana.


"Kenapa Dek?apa ada yang ingin kamu inginkan?"tanya Mayra dengan suara lembutnya.


Sama sekali tidak menunjukan rasa sakit karena suaminya kini telah membagi rasa,perhatian dan juga sentuhan pada wanita lain.


"Mbak ada waktu?ada ingin aku bicarakan,"


"Insya Allah ada,ayo masuk kalau begitu,"


"Jangan disini Mbak,bagaimana kalau ditaman depan komplek.Sudah lama juga aku tidak jalan jalan Mbak tidak keberatan kan menemani aku jalan jalan kesana,"


Mayra pun kembali masuk untuk berpamitan dengan art nya dan menitipkan pesan jika dirinya dan juga Manda tengah berjalan jalan disekitar taman komplek.


"Siap Ning,nanti akan saya sampaikan jika ada yang datang dan mencari Ning Mayra,"jawab Bi Esih saat Mayra ijin pamit keluar sebentar untuk menemani Manda jalan jalan.


"Ayo Dek,sini Mbak bantu dorong kursinya."

__ADS_1


Kedua wanita itu pun mulai keluar dari gerbang rumah mereka dan berjalan santai menuju ke taman yang ada didepan komplek perumahan itu.


Ditaman itu juga sudah tampak ramai oleh ibu ibu hamil yang tengah berolah raga ringan dan juga ibu ibu yang membawa main anak anak mereka.


Manda sendiri kini duduk dikursi roda yang didorong oleh Mayra agar bisa sampai ditaman itu untuk sekedar menghirup udara segar.


"Sudah,disini saja Mbak.Mbak duduk disini ya,"ucap Manda menghentikan langkah Mayra lalu menunjuk sebuah bangku taman yang kosong dan menyuruh Mayra duduk disana.


"Pasti menyenangkan ya,bisa bermain bersama anak anak kita nanti.Sayang nya,aku tidak akan mempunyai kesempatan itu,"ucap Manda tiba tiba saat melihat para anak kecil berlarian kesana kemari ditemani oleh para ibu mereka.


"Kenapa bilang seperti itu?kamu pasti sembuh dan kamu pasti baik-baik saja Manda.Percayalah Allah akan memberikan yang terbaik Untukmu dan anakmu nanti,"jawab Mayra meraih tangan Manda lalu menggenggamnya.Seolah ingin memberikan kekuatan pada gadis muda itu.


"jangan memberikan harapan palsu padaku Mbak,aku tahu keadaanku saat ini seperti apa,Mbak"lirik Manda membalas genggaman tangan Maira.


"Mbak jika nanti aku berpulang,aku mohon titip anakku ya Mbak.Tolong sayangi dan cintai dia seperti Mbak mencintai Ilham.Walaupun anak ini bukan darah daging Mbak.Bencilah aku yang sudah masuk dan merusak rumah tangga Mbak,tapi aku mohon Mbak,tolong,jangan benci anak ini.


Maafkan atas semua kesalahan yang sudah aku lakukan pada Mbak.Aku tahu kalau aku salah,aku terlalu terobsesi pada cintaku,pada suami Mbak dan saat ini Tuhan sudah menghukumku karena menghancurkan kebahagiaan orang lain,"lirih Manda tak bisa lagi menghentikan air matanya.

__ADS_1


"Jangan bicara seperti itu Manda,kamu pasti sembuh Dan kita bisa menjaga anak kita bersama-sama,"jawab Mayra yang juga tidak bisa menahan air matanya.


Sakit memang saat suami kita mulai berbagi dengan wanita lain.Namun ternyata jauh lebih menyakitkan saat kita melihat seorang wanita yang terlihat putus asa karena tidak akan bisa membesarkan putranya sendiri.


__ADS_2