Aku Ikhlas Berbagi Suami

Aku Ikhlas Berbagi Suami
Ilham Pulang


__ADS_3

"Assalamu'alaikum,Umma,Abi,"sapa pemuda yang baru saja tiba dibandara internasional tanah air itu menyalami kedua orang tuanya dengan takzim.


"Wa'alaikumsalam Nak,bagaimana perjalanan nya Nak?"


"Alhamdulillah lancar Umma,"


"Syukurlah kalau begitu.Ayo kita pulang sekarang,"ajak Mayra pada putra sulung nya itu.


Namun langkah ketiganya terhenti saat seorang gadis menghentikan langkah Ilham dengan mencekal tangan nya.


"Tunggu,"seru gadis itu menghentikan Ilham yang akan melangkah bersama kedua orang tuanya.


Hal itu membuat Mayra dan juga Ilyas ikut menoleh dan melihat seorang gadis belia menahan lengan putranya.


Ilyas langsung memalingkan wajahnya ke arah depan saat menyadari penampilan gadis itu.Sementara Mayra menatap lekat wajah cantik yang begitu mirip dengen seseorang dimasa lalunya.


"Apa ada yang bisa Ilham bantu Nak?"tanya Mayra lembut saat gadis itu terus memegangi lengan kemeja panjang yang Ilham kenakan.


"Ini jaketnya Tante,"ucap gadis itu menyerahkan jaket yang rupanya lupa Ilham bawa dari kursi nya tadi saat dipesawat.


"Oh,baiklah.Terima kasih ya,"jawab Mayra membantu mengambil jaket itu dari tangan gadis itu.


"Iya Tante,sama sama.Tapi anak Tante aneh,"ujarnya tiba tiba membuat Ilham yang tadinya enggan menanggapi dibuat menoleh sambil mengernyitkan dahinya.


"Aneh?aneh kenapa?"


"Aneh tante,masa dia bicara sama aku nggak lihat ke arah aku.Kan nggak sopan,"gerutu gadis itu

__ADS_1


Mayra terkekeh lalu berjalan mendekat dan meraih tangan mungilnya dan menggenggam lembut tangan itu.


"Ilham melakukan itu demi menghormatimu Nak,maaf ya jika itu membuat kamu tidak nyaman."jelas Mayra yang membuat gadis itu semakin bingung.


"Maksud tante itu gimana ya?kok aku nggak ngerti?"


"Mungkin sekarang belum,jika berkenan main kepondok kami ya,biar kamu tahu alasan nya kenapa putraku melakukan itu.Saat ini kami buru buru tidak punya waktu untuk menjelaskan,"


"Pondok?pesantren maksudnya?"


"Iya,pondok Abdulrahman.Silahkan main jika berkenan,"


"Nanti aku pertimbangkan,"


"Baiklah kalau begitu,kami duluan ya,permisi.Assalamu'alaikum,"


Gadis itu menatap bingung pada ketiga orang yang kini meninggalkan nya sendirian disana.Gadis itu mencoba mencerna setiap ucapan dari Mayra tadi.


"Menghormati aku?apa maksudnya?" **gumam nya saat keluarga Ilyas hilang dari pandangannya.


"Shasa,,,"seru seseorang membangunkan gadis itu dari lamunan nya.


"Bunda,"jawab gadis itu berlari langsung masuk kedalam pelukan sang Bunda.


"Gimana liburan nya?menyenangkan?"tanya san Bunda pada putri kecilnya itu.


"Lumayan seru,tante Mesya membawaku ke beberapa tempat yang menyenangkan,"

__ADS_1


"Benarkah?bagus dong,ayo kita pulang.Lanjut ceritanya dimobil atau dirumah saja,ok,"


"Ok,"


Ibu dan anak itu pun berjalan menuju ke arah luar bandara dimana mobil mereka menunggu disana.


"Ayah nggak ikut Mah?"tanya Shasa saat tidak melihat ayahnya disana.


"Tidak sayang,Ayah titip pesan kalau Ayah minta maaf karena tidak bisa ikut jemput karena ada meeting dadakan.Ayo masuk,kamu pasti cape dan butuh istirahat,"


"Oh,ya sudah,ok"


Shasa pun masuk dan duduk di jok belakang disusul oleh sang ibu yang duduk disamping nya.Setelah keduanya masuk,mobil pun mulai melaju dengan dikendarai oleh supir keluarga.


"Oh iya Bun,tadi dipesawat masa aku ketemu sama cowok aneh,"


"Cowok aneh?maksudnya?dia nggak macem macem sama kamu kan?"


"Nggak Bun,jangan kan macem macem,natap juga nggak,kan aneh.Masa dia ngobrol sama aku tanpa mau lihat ke aku,kan nggak sopan Bun?"


"Loh kok bisa?memang kenapa bisa begitu?"


"Mamahnya bilang itu dia lakukan demi menghormati aku,menghormati apanya?cuek gitu,"gerutunya lagi.


Seketika sang Bunda tahu kemana arah pembicaraan itu san kenapa pemuda itu enggan menatap anak gadis nya setelah meneliti tampilan putrinya itu.


"Cobalah benahi cara berpakaian mu sayang,pria itu sudah melakukan hal yang benar kok,memang tidak seharus nya dia melihat tubuhmu karena kalian bukan mahram,"jelas sang Bunda yang semakin membuat gadis itu tampak kebingungan.

__ADS_1


__ADS_2