Aku Ikhlas Berbagi Suami

Aku Ikhlas Berbagi Suami
Tamat


__ADS_3

Waktu berjalan dengan begitu cepat hingga tidak terasa kini Mayra dan ILyas telah menjalani pernikahan mereka selama 25 tahun.


Si kecil Yumna pun kini sudah mulai beranjak remaja dan tengah mengenyam pendidikan disekolah menengah pertama.


Sedangkan si sulung ILham,kini sudah menjadi seorang pengusaha sukses menggantikan sang ayah dan telah memiliki keluarganya sendiri.


Di usianya yang ke 32 tahun.IILham sudah memiliki dua orang anak dari pernikahan nya bersama dengan wanita yang bernama Myesha Safeera.


Seorang gadis bar bar yang terus saja mengejarnya tanpa rasa lelah meski Ilham sudah menolaknya ribuan kali.


Hingga suatu hari,Myesha pun akhirnya menyerah saat melihat ILham bersama dengan wanita sholehah yang merupakan tipe wanita yang Ilham sukai.


Merasa tidak pantas bersanding dengan pria alim seperti ILham,akhirnya Myesha pun menyerah dan pergi.


Namun,kepergian Myesha justru membuat Ilham merasa begitu kehilangan hingga dengan berbagai cara pria itu mencari keberadaan Myesha.


Dan satu tahun kemudian mereka pun dipetemukan kembali dengan kondisi Myesha yang sudah berubah total.


Tidak lagi mengejar nya,bahkan menatapnya saja sudah tidak Myesha lakukan hingga membuat ILham kelimpungan sendiri.


Dan kini giliran Ilham yang mengejar cinta Myesha hingga akhirnya mereka pun menikah dan memiliki dua orang anak.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum Umma,Abi,"seruan sapa salam mengalihkan perhatian Umma Mayra dan juga Abi ILyas yang tengah sibuk menanam tanaman hias dihalaman belakang rumah nya.


"Wa'alaikumsalam,ya ampun cucu cucu Uti sudah pada datang rupanya,"seru Mayra yang melihat ILham dan istrinya masuk dengan membawa kedua anaknya.


"Assalamu'alaikum Uti,Alma dan Ilma kangen sama Uti,"jawab kedua bocah kembar yang kini berusia 5 tahun itu menyalami dengan takzim kakek dan neneknya.


"Wa'alaikumsalam sayang,sama Uti juga.Ayo masuk kedalam,sebentar Uti sama Abah cuci tangan dulu ya,"


Mayra dan Ilyas pun kompak mencuci tangan mereka agar bisa berkumpul dengan anak,cucu dan menantu nya.


Ilham termasuk anak yang jarang berkunjung.Karena kesibukannya dikantor,ILham pun hanya bisa berkabar lewat ponsel dengan kedua orang tuanya.


Beruntung Mayra masih memiliki seorang putri yang masih bersekolah menjadikan dirinya tidak kesepian dirumah.


"Ada,lagi ikut kajian dipondok bersama anak anak lain,kali ini di isi oleh seorang ustad muda yang lagi viral karena kesopanan dan juga wajahnya yang memang cukup menarik perhatian,Jadilah adikmu itu semangat mengikuti kajian hari ini,"jawab Mayra terkekeh saat mengingat tingkah putrinya yang sudah mulai puber.


"Masa ikut kajian hanya demi melihat wajah ustadnya?nggak etis banget,"jawab ILham mendengus kesal.


"Memang nya Mas kira dulu aku berubah bukan karena orang yang aku suka?tentu saja karena seseorang.Biarkan Yumna menyukai orangnya dulu,siapa tahu seirig berjalan nya waktu dia melah akan jauh lebih tertarik dengan ilmu agamanya bukan lagi orang nya."kini giliran Myesha yang menjawab perkataan Ilham.


"Benar kata istrimu,anak seusia Yumna masih labih,masih banyak pilihan yang dia mau dan dia minati.Kita harus hargai hal itu,sambil membimbingnya agar tetap dijalan Allah dan tetap menjalani kegiatan positif.Dan tidak melanggar kaidahnya,"lanjut Mayra yang mengerti betul jika di usia Yumna saat ini masih banyak ke inginan dan rasa penasaran.

__ADS_1


Namun Mayra tidak membatasi hal itu selama Yumna masih berjalan dijalan Allah dan tidak melanggar kaidah dan juga tetap bisa menjaga marwahnya sebagai seorang wanita.


Semuanya pun tampak berkumpul hingga menjelang sore,Yumna pun pulang dan begitu bahagia saat melihat kedua kakaknya ada dirumah utama.


Belum lagi kehadiran kedua keponakan lucu nya yang selalu membuat Yumna memiliki teman bermain dan bercanda meski mereka memiliki selisih usia yang sangat jauh yakni 10 tahun.


Ilyas begitu bersyukur karena sudah diberikan kesempatan untuk bertemu dan menikah dengan wanita sholeh dan sabar seperti Mayra.


Meski ILyas pernah menorehkan luka dihatinya,namun Mayra dengan berbesar hati Mayra memaafkan bahkan merawat anak hasil dari pengkhiatan yang ILyas lakukan padanya dulu.


Dan itulah yang membuat ILyas bertekad tidak akan pernah bersinggungan lagi dengan lawan jenis dalam bentuk apapun.


Dan hanya para kaum adamlah yang bisa berkomunikasi dengan nya.Ketakutan ILyas terhadap apa yang dilakukan almarhumah Manda padanya dulu terus menghantui ILyas sepanjang hidupnya.


Hingga ILyas pun kini menjadi pria yang anti bersinggunan dengan lawan jenis yang bukan marham untuknya.


Hingga hanya keluarga saja yang bisa melihat dan berbicara dengan ILyas.Jika orang luar,jangan harap bisa berbicara dengan ILyas karena itu hal yang tidak ILyas ijinkan.


...🌸 Tamat 🌸...


Mohon maaf ya jika kisah Mayra ini cukup singkat...jujur terlalu berat untuk melanjutkan karena jangan kan mengalami,baru mengarang ceita saja Othor sudah tidak sanggup.

__ADS_1


Terlalu sulit dan berat kala suami sudah mulai berbagi dan itu sungguh sulit saat kita ingin meraih kata 'iklhas' nya itu sendiri.


Jadi Othor putuskan untuk mengakhiri saja kiah ini dan kita lanjut di kisah baru lain nya...selamat membaca dan terima kasih.🤗🤗🥰🥰


__ADS_2