AKU ISTRI MU BUKAN PENGEMIS NAFKAH

AKU ISTRI MU BUKAN PENGEMIS NAFKAH
Bukan Up 14


__ADS_3

Siapakah aku Untukmu?


Kamu bak bunga yang mekar nan harum...


Namun apalah dayaku, bila Kamu memang bunga yang indah...


Akankah aku menjadi salah satu lebah yang selalu akan mengincar aroma wangimu ?


Hingga kau tak mampu melihat adanya diriku lagi,


Sebab terdapat banyak lebah yang mengejarmu..


Ataukah aku bagaikan semut


Yang mengharapkan dirimu tuk menoleh ke bawah untuk melihatku..


Dan sekian lama, hati hanya mampu menatap dirimu saja..


Puisi cinta ini, mengungkapkan kisah seseorang yang mengagumi, namun tak sedikitpun yang dikagumi melihatnya.


Tanpa Makna”


Masih mampu melempar senyum manis untuk hujan di bulan November


November yang begitu sendu nan bertabur dengan syahdu


Kesyahduan yang gemericik akan rindu


Mengekang hujan yang lama tak reda


Hanya mereda sesekali, kemudian deras kembali


Dengan mengembalikan separuh dari rasa tanpa dengan makna


Aku hanya bisa menatap pada basah dalam bilik jendela kaca saja


Dan berkaca untuk memperjelas logika pada kata


Kataku pun penuh dengan yakin dan beriring atas doa


Rindu terhadap seseorang memang memberikan kesedihan tersendiri bagi perasaanya. Dalam puisi cinta ini, merupakan ungkapan hati seseorang yang sedang merindu. Sembari melihat hujan, rindunya berharap dapat tersampaikan.


Lamunan Rindu”


Terkadang, hanya dengan hujan rintik


baru aku menyadari akan pentingnya arti datangnya payung kecil bagiku


Terkadang, aku tahu bagaimana indahnya bintang


Bila malam telah datang untuk menjemput hariku


Dan terkadang, aku juga sadari akan hadirnya matahari saat terik telah menyapa hari-hariku


Namun, aku tak perlu segalanya itu hanya untuk mengingatmu…


Hujan pun takkan lunturkan dalamnya rinduku...


Bahkan malam pun tak mampu meredupkan dalamnya arti dirimu…


Dan teriknya mentari pun,


Hanya akan menambah bahagia untuk melihat bagaimana indahnya akan senyummu…


Ungkapan cinta yang begitu mendalam, hingga malam yang gelap gulita pun baginya sangat indah. Bahkan, hanya dengan melihat senyumannya saja, sudah membuatnya semangat menjalani hidup.


Teduh Jiwaku Melihatnya”


Teduhnya jiwaku akan melihatnya


sejuk hatiku ketika memandangnya


bahkan ceria berlarian pada sepanjang pinggir taman


tertawa ku dengan lepas dan bercengkrama


teduh jiwaku akan melihatnya


melihat garis senyum manis pada bibirnya


dengan memandang paras cantik wajahnya


dan menilik pribadi akan sikapnya


Dia…


sandaran merupakan hati bak tumpuan jiwa


sebagai tempat berbagi dan memadu cerita kisah indah


suka bahagia gembira


nestapa sedih lara luka


Puisi cinta ini menjadi segala kisah yang dirasakan penulis dengan kekasihnya. Segala rasa entah duka atau bahagia mereka lakukan bersama dengan penuh semangat dan perjuangan.


Puisi untuk Cinta (Patah Hati)

__ADS_1


Satu hal yang sangat berharga dalam kehidupan adalah cinta. Dimana cinta mampu membuat hati seseorang bahagia dan berbunga, meski kadang memberikan rasa duka lara.


Dengan demikian, sudah sepantasnya kehadiran cinta mampu membuat kita menggali akan keberadaannya.


Untuk meyakini akan hadirnya cinta, membuat puisi tentang cinta memang tak mudah dilakukan. Sebab rangkaian kata yang menggambarkan cinta harus dalam penuh dengan makna.


Selain itu, puisi tentang cinta juga harus menggunakan diksi yang tepat, susunan yang pas, serta kata kiasan yang benar-benar indah. Hal itu agar membuat puisi mudah dan nyaman dibaca.


LUKA


Luka hadirilah


Hatiku telah siap untuk menyambutmu


Aku telah membuka lebar ruang bagimu


Irislah


Remukkanlah


Tusuklah


Jangan segan untuk menghabiskan air mata darah ini


Sambil aku mengingat segala kisah


Dimana yang tak sejatinya terjadi


Tetapi akhirnya pun memang harus terjadi


Seutas kisah yang memang akan berakhir


Tetapi bukan aku yang mengakhiri


Jadi menyesali pun tak ada gunanya


Mencoba untuk menahan berat dari siksa ini


Tetapi apa daya


UNTUKMU AKU BERTAHAN


Aku hanya bertahan pada keyakinanku, iya.. keyakinan untuk tetap menyayangimu.. meskipun aku tau, ini tak mudah untuk kita lalui.


Tapi..


bahagiaku itu adalah kamu.


Senyumku adalah kamu.


Dan hidupku adalah KAMU.


Maka.. tidak ada alasan bagiku untuk berhenti menyayangimu sesulit apapun yang harus aku hadapi akan aku lewati. Aku kuat karna kehadiranmu, bohong jika aku mengatakan aku tidak bahagia bersamamu, kebahagian dan jatuh cinta setiap harinya selalu aku rasakan di sela hembusan nafasku, nafasku yang ku hirup beriringan dengan kasih sayangmu yang selalu menemani ketenanganku.. semangatmu yang selalu memberikan pelangi keindahan dihatiku.. dan perhatianmu yang selalu memberikan ketenangan


disetiap waktu yang ku lewati..


Aku tau ini sulit.. aku tau ini adalah hal yang tidak pernah aku dan kamu bayangkan, tapi ini takdirnya, ini garis kehidupanku yang telah ditulis sang pencipta sehingga aku dan kamu bisa memiliki rasa sayang seindah dan seluarbiasa yang belum pernah aku rasakan..


Aku layaknya seorang yang sedang menadaki gunung, semakin aku tanjaki aku semakin takut melihat kebawah, karena semakin aku tapaiki bukit yang paling tinggi, maka akan sakit pula rasanya ketika aku harus terjatuh nanti..


Tapi aku selalu menyadari, tidak pernah ada tangisan dan kesedihan yang tidak dibalas dengan senyum kebahagiaan, aku hanya menyadari perasaan sayang ini akan tetap ada selamanya, takan terhapus, tersimpan rapih disudut hatiku dan takan terjamah oleh siapapun.


Aku ingin menjadi yang terakhir untukmu, apa permintaan itu terlalu berat? Mungkin.. karena tidak ada yang pernah tau bagaimana dan seperti apa kedepannya. Tapi… bukankah aku dan kamu sama sama menginginkan kita agar selamanya bersama? Tuhan tiak tidur.. apa yang aku dan kamu rasakan, tuhan juga pasti ikut merasakannya.. apa ini jawaban tuhan? Baik aku dan kamu masih tetap bertahan meski semuanya tidak mudah untuk kita lalui, terlebih ketika rindu perlahan datang dan sedikit demi sedikit rindu itu menjadi bukit. Yang dibutuhkan hanya Pertemuan dan Pelukan kasih sayang. Tapi nyatanya pertemuan dan pelukan tidak semudah itu untuk kita rasakan. Kita berlindung pada rindu yang terus membanjiri dengan Do’a.. iya, aku selalu menyebut namamu dalam Do’a, aku menghapus rinduku dengan mendokan mu agar semua tetap utuh seperti apa yang aku harapkan, seperti mimpi dan keinginan kita. Do’a adalah caraku memelukmu dari sini, Do’a adalah caraku meyakinkan tuhan jika aku bahagia ketika bersamamu, aku percaya tuhan mendengar do’a ku..


Tuhan tau apa yang terbaik untuk kita.. tuhan tau alas an mengapa kita dipersatukan dengan hal yang tidak biasa seperti ini. Tuhan begitu menguji kesabaran dan kesetiaan dalam kisah yang kita lalui kali ini.


Bagiku melepas rindu dengan mendengar suaramu saja sudah cukup, meski terkadang aku tersudut ketika ingin memelukmu dan memanjakanmu, lagi dan lagi aku harus bersabar menunggu waktu pertemuan itu datang. Tapi aku sabar… aku sabar untuk kamu dan untuk kita. Kesabaran ku adalah bentuk pengakuan ku jika memang kebagiaanku adalah kamu. Kesabaranku adalah bukti ketulusan jika aku menyayangimu dan menginginkanmu.


Jika waktu yang aku tunggu tidak pernah


Datang dikemudian hari, dan jika jawaban tuhan atas cintaku dan cintamu tidak seperti apa yang kita harapkan, aku disini, tidak pernah menyesal menghabiskan waktuku hanya untuk menunggu kedatangan dan cintamu, aku tidak pernah menyesal telah memberikan hatiku untuk kamu miliki. Aku tidak pernah menyesal dengan apa yang telah aku jalani. Pernah mencintaimu adalah anugrah tuhan untukku bisa merasakan bahagia memiliki dan dimiliki olehmu.


Setiap kata yang terucap darimu adalah ketenangan dan kebahagiaan tersendiri untukku. Jalan kita masih panjang, banyak aral dan liku yang harus kita lewati bersama. Hanya dengan bersamamu, aku bisa. Hanya dengan bersamamu, aku kuat. Jalan yang kita lewati tak akan selamanya lancar dan mulus, cobaan dan permasalahan pasti ada menjadi batu kerikil dalam perjalanan kisah kita. Jika kita berdua mampu percaya dan menjaga keutuhan yang telah kita bangun, semuanya akan baik-baik saja. Do’a. iya.. hanya itu, hanya itu yang kamu dan aku andalkan. Aku hanya membutuhkan kamu untuk menggenggam tanganku lalu berjalan bersama mencari tujuan dari perjalanan panjang yang kita lalui.. tujuan yang menjadi mimpi kita berdua, adalah sama sama menjadi cinta terakhir..


Kita pernah merajut asa dan rasa, merangkai mimpi dalam nada dan irama.


Kamu dalam kisahku, menajdi cerita yang tak mungkin terlupa, cinta yang seperti ini yang mungkin tidak pernah aku rasakan selain bersama kamu..


Aku bukan mengeluh atas apa yang aku rasa, tapi ini adalah beban yang harus kita lewati bersama.. malaikatku, aku ingin kamu yang menghiasi hidupku dengan nafasmu.. Renungilah semua.. kita sama sama punya rasa, kita sama sama punya cinta.. Hariku akan sepi jika tanpa tawamu, Semangatku berkurang jika tanpa lirih suaramu, Hatimu adalah lautan terluas yang mampu membuatku tenggelam jauh bersama angan dan cintamu. Saat malam mungkin hanya ada bintang yang menjaga tidurmu, tapi.. disini ada aku yang selalu menjaga hatimu tanpa mengenal rasa lelah. Aku bertahan atas keinginan dan kepercayaan hatiku, aku bertahan karena aku ingin kamu menjadi tempat terakhir dari perjalanan panjangku. Ku yakini kamu selalu milikku.


Melukis Langit Senja


Pagi hari kuntum melati mulai bersemi kembali


Terbuai dengan sentuhan embun sejak semalam


Hingga senja beranjak menghampiri


Dititipkannyalah segala harap dan ketulusan yang mendasar


Bertanya pada langit kala itu


Akankah menyecap kebahagian setiap waktu


Lalu bagaimana dengan kabar kepahitan dan kesengsaraan


Angin sepoi sedikit menggelitik

__ADS_1


Menerpa wajah serta membawa aroma bunga


Akankah dia yang kucinta kembali dan membawa rindu bersamanya


Aku yakin dengan rasa ku


Cinta yang terilhami dari ketulusanmu, kekagumanku, dan kebersamaan kita


Hingga kini masih menjadi misteri


Teka-teki saat manik mata kedua insan saling menatap


Tak tahukah engkau wahai lelaki pujaan


Nuansa jingga kembali membawaku ke masa lalu


Dan kini ku sadari itu hanyalah kenangan


Dari kisah cintaku yang bertepuk sebelah tangan


Kamu Adalah Judul Puisiku


Aku dan kamu


Dua insan berbeda suku bertemu disaat tidak tepat


Masih terngiang pertemuan pertama kala itu


Belum mengenal serta belum bersua


Terbingkai senyum cerah raut wajahmu


Membuat aku bertanya siapakah gerangan


Anak adam yang berhati mulia nan rupawan


Kamu


Seseorang istimewa mengisi relung hatiku


Sejak 2 tahun lalu


Datang tanpa aku undang dan membukanya dengan caramu secara perlahan


Tahukah kamu apa arti dirimu bagi ku


Kamu


Seiring berjalannya waktu membuat aku terbiasa akan kasih sayangmu


Segala humor kau selipkan setiap pembicaraan kita


Kepedulianmu dan perhatian yang kau berikan setiap waktu


Hati yang telah lama tertutup lambat laun mulai terbuka kala itu


Kamu


Pujangga yang berada dihidupku tanpa ikatan jelas


Tanpa rencana dan seketika pergi tanpa ucapan selamat tinggal


Bagian kenangan yang tidak akan pernah selesai


Inginku Milikku Dirimu


Terlalu lama ku pendam


Semua rasa ini padamu


Kini ku sudah tak tahan


Ku ingin kau tau semua...


Aku lebih dulu mencintaimu


Aku lebih dulu mengenalmu


Bukannya dia...


Cinta itu harus diungkapkan


Cinta itu harus memiliki


Tak kan kulepaskan dirimu


Memang tinggi egoku


Namun .. ingin ku miliki dirimu...


Demi cinta yang t`lah lama ku pendam


Demi mengganti semua pengorbanan


Yang t’lah ku lakukan untukmu


Kau harus jadi milikku.

__ADS_1


__ADS_2