Aku Kira Kita Musuh

Aku Kira Kita Musuh
PENGENALAN TOKOH


__ADS_3

SELINA : Seorang Gadis termuda di antara 4 orang ini , Termuda biasanya yang paling kekanank-anakan Katanya tapi tidak dengan selina , selina ini justru mempunyai pemikiran yang dewasa dan juga bijak tidak salah juga kalau dia punya pemikiran 18+ , Pendiam dan juga Emosional , tidak suka berantem mulut tapi berantem pakai tangan paling depan , Kasar tapi kalau di lihat secara sekilas selena ini tipe yang feminim , anggunly dan fashionable uhh


PRIN : Tertua diantara yang lain , ya biasanya tertua sudah pasti di tuakan di circle itu yang lain menganggap prin sebagai sosok kakak kadang juga sebagai ibu , mereka tidak mentuakan seorang prin begitu pun prin dia tak suka dianggap paling tua dan harus di tuakan tapi yaa bagaimana lagi keadaan yg memutuskan untuk menjadi seorang kakak atau ibu di circle mereka , wataknya sudah pasti ketebak bukan , yaps benar sekali prin orang yang keras di luar lembut di dalam , emosian , egois, tukang kritik dan juga tukang perintah yaa secara garis besar sifat seorang ibu melekat padanya oh yaa dia juga pelindung dia seperti tameng di circle itu , maka dari itu dia bisa selalu di andalkan.


NUKA : Gadis tertua kedua ya bisa di bilang seperti itu tipe orang tersimpel yang pernah ada “kemana aja kapan aja yukss gasss” ayo ayo aja kalau di ajakin, yaps karna nuka ini tipe orang simpel dan santai kalo sekali ngomong pun simpel tapi nyakitin ya siap - siap kena mental deh , kalau di circle itu si nuka ini si paling gede banget suara dia bisa menembus langit ke 7 gitu , serius deh


HERRA : Dia bukan yang termuda diantara mereka berempat tetapi secara fisik dialah yang terlihat muda yaa di karenakan tubuhnya yang mungil seperti yuni shara hehe , bukan hanya fisik dia terlihat seperti yang termuda tapi sifat & kelakuannya pun juga seperti anak - anak ya gampang badmood dan juga sangat lelet sangat berbanding terbalik dengan selina, prin dan juga nuka mereka suka buru - buru tak hanya itu herra juga sangat pendiam dari yg lain shuttttt di balik diamnya dia adalah seorang intel gosip , diam seperti pemalu bergerak mendapatkan informasi akurat , apakah dia pantas di sebut pendiam hehe ?

__ADS_1


Prin dan Herra bukan hanya sekedar teman tetapi mereka juga adalah keluarga dekat persepupuan keluarga mereka pun dekat bahkan tempat tinggal Prin dan Herra ini di kelilingi keluarga besar mereka , sangking besarnya keluarga mereka walaupun mereka adalah keluarga prin dan herra sama sekali tidak dekat hanya seperti orang lain untuk kumpul bersama , sedari kecil mereka di tempatkan di sekolah yang sama , tempat belajar mengaji bersama tapi yaa tetap saja mereka tidak bisa untuk dekat , keduanya pun sebenarnya ingin saling mendekati tapi malu untuk memulai lebih dulu , hingga pada saat mereka beranjak dewasa tidak ada satupun keluarga yang bisa mendekatkan mereka dan tidak salah lagi kebiasaan mereka layaknya seperti orang lain yang tak di kenal satu sama lain terbawa hingga mereka dewasa,


...****************...


Sedangkan Selina sebenarnya adalah anak yang sangat introvet tidak mau bergaul atau mengobrol ke orang lain kalau tidak dekat dengannya bukan berarti mengenalnya bisa berbicara dengan dia , tentu saja tidak selina akan benar - benar diam jika kamu tidak dekat dengannya, orang tua nya pun tidak menyukai dengan kebiasaan selina seperti itu dia di paksa oleh keadaan harus menjadi anak yg extrovet bahkan perkataan yang sampai saat ini masih terngiang - ngiang di pikirannya itulah yang membuat dia menjadi anak yang extrovet hingga tak terkendali ,


......................

__ADS_1


“Aku harus memakai baju yang mana yaa ? Untuk aku pakai mengantar berkas pendaftaran ini , aku harus terlihat simpel tapi menawan tentu saja style yang sesuai umurku sekarang” ucap selina ya aku dia adalah orang yang sangat fashionable dan punya selera yang bagus dia sangat memperhatikan tiap detail penampilannya, “Selinaaa , Ayo kenapa kamu lama sekali kita kan hanya mengantar berkasmu bukan mau pergi ke kondangan” ucap ayah sambil menunggu di teras rumah “Iyaaaaaaa, aku udah siap ayo kenapa ayah hanya duduk - duduk saja , aku duluan masuk dalam mobil” ucap selina dengan kesal , “anak ini benar - benar dia yang lama aku yang di salahkan” ucap ayah dalam hati sambil menuju mobil untuk segera ke sekolah mengantar selina di dalam perjalanan ayah mengatakan “Selina kamu kan sudah beranjak dewasa ubahlah sikap pendiam , cuek atau introvet kamu itu , lihat lah orang - orang yang pergi daftar sekolah bersama temannya sahabatnya kamu tak mau seperti mereka ? sikap itu bagus kalau di tempatkan di situasi yang cocok tapi kali ini kamu kan masuk di tempat yang baru bagaimana kamu bisa mendapatkan sahabat jika kamu seperti ini terus , banyak teman banyak relasi walaupun tak semua tapi mereka akan membantumu jika kamu beruntung mendapatkan teman yang baik , kamu dengar selina” ucap ayah sambil menyetir mobil “apasih yah , ayah selalu mengingatkan ku tentang hal itu aku tau aku masih belajar untuk menjadi orang yg lebih terbuka sedikit” ucap selina dan dia pun terdiam dia mulai berfikir sampai kapan dia seperti ini terus apa - apa di antar di temanin oleh ayahnya dia tidak malu tapi dia ingin seperti yang lain daftar sekolah bersama teman - teman, “baiklah mulai sekarang aku akan mulai membuka diri walaupun susah aku harus belajar” ucap selina dalam hati.


......................


“Bu aku berangkat dulu yaa ke sekolah mau antar berkas - berkas ini sekalian aku mau ijin ke sekolah untuk tidak ikut MOS (Masa Orientasi Siswa) dan bahkan ijin beberapa hari dulu karna masih mengurus berkas - berkas yang lain juga bu , doain yaa bu semoga sekolah itu mengijinkan” ucap nuka sambil menyalimi ibunya “Insyaallah bisa ndok yaa sudah kamu hati - hati ya perginya ndok, ibu mau layanin pembeli ini dulu ya , silahkan bu mau beli apa” ucap ibu nuka , dan nuka pun pergi ke sekolah itu.


“Prin kenapa kamu tidak mengajak Herra kan rumah kalian berdekatan jadi kita bisa bareng dia mengantar berkas ini ?” Ucap Rina teman Dari kecil Prin , “Hah ? Emang dia mau sekolah di sini juga ?” Tanya prin dengan jutek “Iyaa tapi aku nggak tau dia ambil jurusan apa , nah itu dia Herra , Herraaaaaa sin….” Teriak rina ingin memanggil Hera tetapi mulutnya langsung di tutup oleh Prin, “Udah gilak kali yaa kamu kan tau aku nggak begitu dekat sama dia malu aku ntar dia kira aku menyuruhmu memanggilnya !” Ucap Prin dengan kesal sambil mengerutkan bibirnya agar tak ada yg mendengar , Tiba - Tiba Herra pun menghampiri mereka “ada apa rin kamu memanggilku ?” Ucap Herra tanpa melihat Prin sedikit pun “Ahh tidak aku hanya menegurmu kok hehe, kamu sekolah di sini juga herra ? Haha sama - sama deh kita” ucap rina yang memaksa baik - baik saja padahal di belakangnya sedang sakit di karenakan prin mencubitnya. “Kamu baik - baik aja kan rin ? Yaa kan kamu tau kalau aku akan daftar di sini kamu saja bertanya sama aku apa saja persyaratannya di sini” ucap herra , “Wahahahaha iyaa lupaaa” ucap rina menahan rasa sakit karna masih di cubitin oleh prin , “hehe yaa sudah rina aku duluan yaa antar berkas ini, dahhh” ucap herra dan langsung meninggalkan mereka . “Nah kamu tak lihat dia bagaimana ke aku tadi sama sekali tak melihat ke arahku sedikitpun kan ? Makanya aku tak suka kamu memanggilnya kemari” ucap prin dengan kesal dan melepas cubitannya ke rina, “Aww sakit sekali prin , aku kan reflek memanggilnya tadi agar kita bersama - sama mengantar berkas ini sekalian mendekatkan kalian hahaha” ucap rina meledek dan meninggalkan Prin , “Heyy rina tunggguuuuu aku mau antar berkas ini juga dasar kamuu yaa” ucap prin mengejar rina yang meninggalkan dia.

__ADS_1


Di sekolah B ini Prin , Herra , Selina dan Nuka memilih jurusan yang sama yaitu Sekretaris atau bisa di sebut dengan manajemen yang mayoritas memang di isi oleh murid perempuan bahkan di kelas mereka di isi dengan 38 murid perempuan , pada saat pendaftaran di sekolah itupun mereka bertemu tapi tidak saling mengenal , Prin dan Herra saling mengenal tapi tidak peduli dengan urusan masing - masing.


__ADS_2