Aku Kira Kita Musuh

Aku Kira Kita Musuh
MENDEKATI PRIN PART 1


__ADS_3

Saat di kamarnya prin menemukan sebuah hoodie yang di bungkus rapi dan tertulis ucapan terima kasih rina terhadap prin yang selalu di depan melindungi rina dari orang – orang yang jahat kepadanya,



Rina tau bahwa prin sangat menyukai hoodie miliknya maka dari itu ia memberikannya kepada prin, “Semoga aku bisa bertemu lagi nantinya dengan rina dia satu – satunya orang yang mengerti diriku bahkan mungkin saja ia tau isi pikiranku buktinya dia tau aku menyukai hoodie kesayangannya Hehe” Ucap prin yang tersenyum melihat hoodie milik rina itu.


Sementara itu,


......................


Selina yang sedang santai memikirkan cara bagaimana bisa mendekati prin,



“Semua murid di sekolah ingin berteman denganku tapi aku sama sekali tertarik yah temanku satu – satunya hanya herra yang sefrekuensi denganku , beda hal dengan prin dia sangat berbeda jauh dari yang lainnya dia menjauhkan diri denganku tapi aku sangat ingin berteman dengannya seperti herra” Batin Selina yang sedang melamun,


seketika dia teringat dengan kelakuan herra yang amat aneh jika Selina menyebut Namanya bahkan tadi herra pun bersembunyi di belakang Selina saat mereka menghampiri prin , ingatan itu tentu saja membuat tersadar dari lamunan Selina.


“duduk di sini aku tidak akan mendapat jawaban tentang kelakuan herra dan tidak dapat solusi untuk mendekati prin , ada satu jalannya aku harus mengajak ngobrol herra tentang ini , baiklah akan ku jemput dia untuk nongkrong cantik..” Selina pun segera menghubungi herra dan bersiap – siap



Beberapa Saat Kemudian


“Herra aku dikit lagi sampai ke rumahmu nih, buruan siap – siap” Ucap Selina yang sedang menyetir



“Iya ini dikit lagi rencana kita akan nongki cantik dimana nih bestiee ?” Herra yang sangat penasaran akan tempat nongki cantik mereka tampil sangat – sangat cantik di hari itu


“Belum tau nih kamu siap – siap aja pokoknya harus cantikkkk banget dan bisa foto – foto juga HIHI” Jawab Selina , tak jauh dari rumah herra , Selina melihat prin keluar dari rumahnya menggunakan motornya dengan bawaan yang sangat banyak,


Terdengar dari telfon herra masih berbicara tetapi tak di dengar oleh Selina.



“Hmm Herra sebentar ya aku pulang lagi dompet ku ketinggalan, kamu tunggu sebentar yaa” Kata Selina dia berbohong kepada herra sebenarnya ia ingin mengikuti prin,



“Tak apa Selina hari ini aku yang trak… “ Tuutttt tuttt “Yah aku tidak kaget lagi dia sering mematikan telfon secara tiba – tiba” Herra pun melanjutkan make up nya

__ADS_1



Sementara Selina terus mengikuti prin, prin tak merasa jika ada yang mobil yang membuntutinya dari belakang , sampailah di sebuah tempat makan yang sangat sederhana, Selina membuka kaca mobilnya agar bisa mendengar dan melihat prin lebih leluasa,



Terdengar prin memanggil seorang Wanita yang sedang mempersiapkan tempat makan itu prin pun memanggilnya Wanita itu ‘mamah’ , Selina sangat yakin tempat makan itu milik ibu prin dan terlihat prin yang membantu ibunya untuk melayani pelanggan.



“ Oke aku sudah dapat tempat nongki cantik Bersama herra “ dengan bergegas Selina Kembali menjemput herra


Titttttt.. Selina berulang kali membunyikan klaksonnya sebagai tanda dia sudah di depan menunggu herra



“Kurangggg Nyaringg” Teriak Herra saat menuju mobil Selina sangat kesal hingga dia berkata seperti itu,


“hahahaaha, Habisnya kamu lama sekali aku dari tadi menunggumu di sini” Ledek Selina


“Bohonggg, aku melihatmu dari jauh sudah klakson dari tadi dan baru saja sampai” Jawab herra dengan meninggikan suaranya


“Santai dong mbaknya jangan ngegass , nanti makeup nya luntur tuh , mbak nya cantik banget hari ini pas banget nih cocok dengan tempat makan yang akan kita pakai nongki cantik nih” Goda Selina


“Oke deh yuksss meluncurr” Ucap Selina dengan penuh semangat


“Hah ? Kamu yakin di sini tempatnya sel ?” Herra sedikit kecewa dengan tempat yang di pilih oleh Selina untuk nongki cantik pertama mereka bukan itu saja , Herra tak pernah datang ke tempat makan ini kalau tidak Bersama keluarganya karena ia tau ibu prin lah yang memiliki tempat ini tentu saja, prin ada di sana dia akan canggung bertemu prin,


Yakin dong hehe karena ini salah satu tempat makan yang sering banget aku kunjungi dan aesthetic juga kan ?” dengan penuh semangat dia meyakini herra agar ia mau kesini.


Herra yang tak mau mengecewakan Selina dengan memilih tempat yang ia sukai, di Sisi lain Selina pun tak ingin mengecewakan Herra yang sudah berekspetasi kalau kita akan ke café mahal dan ternama untuk nongki cantik pertama mereka dengan menyakinkan herra kalau ini sangat bagus.


“Oke deh Selina ayo kita masuk kedalam” dengan nafas yang Panjang akhirnya herra mau memasuki tempat makan itu, ia pura – pura tak tau kalau prin pasti akan disini


“iyaaa hayukkkss tenang aku yang akan traktir” dengan semangat Selina masuk kedalam tempat makan , dia pun pura – pura tak tahu kalau dia sebenarnya tau kalau ada prin di sini.


Mereka saling menutupi kebohongan mereka agar tak kecewa.


Selina pun memesan makanan ke meja kasir itu yang di layanin langsung oleh mamahnya prin, Awalnya ibu prin tak melihat herra karena lagi -lagi herra bersembunyi di belakang Selina.


__ADS_1


Yang membuat Selina yang semakin curiga dengan kelakuan herra.


“Hmmm Herra kamu mau apa ?” Selina sengaja mebesarkan suaranya agar prin dengar kalau ia dan herra datang, Tetapi bukanlah Prin yang merasa malahan ibunya yang langsung salfok


“Loh Herra ada di sini ? Tante pikir tadi siapa hhehe pangling tante lihat herra ini cantik banget kamu herra” Ucap mamah prin yang begitu ramah



Selina pun di buat shock ternyata herra bukan saja mengenal prin bahkan mengenal ibunya juga dari ucapan ibu prin selina yakin prin dan herra dulunya sangat dekat.


Herra melihat wajah selina yang kaget dan bingung dia melihat wajah herra dengan penuh pertanyaan. Tetapi herra selalu saja buang muka


“Terimakasih tante hehe ini di ajak teman saya kesini katanya dia sering kesini makanya saya di ajak kesini hehe” Kata herra yang tadinya diam sekarang sangat aktif berbicara


“Oh yaah semua pelanggan tante yang baru kesini saja tante hapal apalagi langganan , tapi aku tak pernah melihatmu ?” Jawab mamah prin yang sontak saja membuat selina memasang senyum palsu dan malu itu .


Herra yang kaget dengan ucapan ibu prin langsung melihat wajah selina dengan senyum senyum psikopatnya hahaha, dan tentu saja selina tak melihat wajah herra itu


Selina langsung megalihkan pembicaraan itu dengan menambahkan pesanannya.


Setelah mereka memesan dan membayarnya mereka langsung mencari tempat, yah nongki ini bukan nongki cantik tetapi persidangan.


Herra dan Selina pun saling bertatap wajah dengan senyum meremehkan versi mereka masing - masing.


“Jangan liat - liat nanti jatuh cinta” Goda selina



“Dihh apa kita akan terus saling bertatap seperti ini ? Atau ada yang mau kamu sampaikan mbak selina sepertinya ada drama yang di mainkan di sini yaahhh” Jawab Herra lagi - lagi dengan senyum palsu itu


“Aku bakalan jelasin tapi kamu janji setelah aku jelaskan kamu juga haru jelaskan herra semua mua muanyaa jangan ada yang di tutupi, aku mau menjelaskan duluan karna penjelasan ku sangat sedikit tapi kalau kamu sudah pasti banyak, Setuju” Ucap selina dengan menyalimi herra untuk perjanjian itu


“Oke Setuju karna memang harus di ungkapkan saat ini jugaaaaaaa” Jawab herra


Semua sudah di jelaskan oleh selina keinginannya serta kejadian tadi,


“Aku nggak tau kenapa aku ada rasa ingin berteman juga dengannya makanya aku inisiatif melakukkan ini semua dan tujuan awal pun memang aku mau mengajak mu nongki cantik dan juga mau bertanya soal ini sih” Ucap selina dengan panjang lebar


“Oke nanti akan ku jelaskan saat makananya datang karena ini akan menjadi cerita yang sangat panjang antara aku sama prin”


kata Hera

__ADS_1


...****************...


__ADS_2