
“Pokoknya hari ini kita seru – seruannn” Selina
“Yuhuuuuuuuuu” Prin & Herra
SESAMPAINYA DIRUMAH SELINA
“Ayo kita ke kamar ku dulu kita ganti baju juga yaa, pakai bajuku saja” Ucap Selina
“Wahh kamar mu bagus sekali Selina” Ucap herra dengan kagum
“Ahh biasa saja herra , prin yang ku bawa kesini saja kemaren dia biasa saja” Ucap Selina
“Oh yaa prin pernah kesini , masa kamu nggak kagum prin dengan kamar ini” Ucap herra yang masih terus menggagumi kamar herra
“Ya memang bagus sih kamar ini” Jawab prin
“Hihh sudah – sudah aku mau berganti baju kalian pilih lah baju – baju yang ada di lemari itu ya” Kata Selina yang langsung menuju ruang ganti
“Wahh siap aku akan memilih gaun mu Selina hehe” Ucap herra yang sangat semangat memilih baju – baju yang akan ia pakai
Setelah prin dan Selina berganti pakaian
“Prin kamu pasti bisa memasak sesuatu kan ? aku sangat lapar apakah kamu memasak untuk ku huhu” Ucap Selina yang memohon
“Tentu saja aku bisa secara aku anak pemilik café , sudah pasti bisa” Jawab prin dengan pamer
“Wahhh yaa sudah aku akan membantumu memasak yaa kita masak Bersama, tapi kemana herra dari tadi lama sekali dia berganti baju ?” Tanya Selina yang kebingungan mencari – cari herra
“Iya lama sekali, ayo kita lihat herra jangan – jangan dia….” Prin dengan takut
Mereka pun langsung beranjak dari duduk santai mereka dan menemui herra, saat mereka lihat herra…
“Wahhh gaun ini sangat cocok denganku, atau ini bagus , atau yang ini haduhh aku bingung..” Terdengar suara herra dari sebuah ruangan di kamar Selina.
“What ?? herra kamu mau memakai gaun saat ini Hahaha” Kata Selina tertawa Bersama dengan prin
“HEHEhe sekalian aku mencoba – coba gaun mu ini ya Selina cantik sekali hehe maaf yaa Selina aku nggak ijin” Ucap herra dengan wajah memelas agar Selina tak marah.
“Ahh herra kamu seperti sama siapa saja tentu saja tidak apa – apa , Yaa sudah yuks kita make over diri kita terus kita foto – foto yukss, ayo prin” Ajak Selina
“Hmm yaa sudah ayo, tapi setelah ini kita masak dan makan ya ?” Tanya prin
“Iya iya prin, sebentar saja kok kita buat trending topik di sekolah dan keluarga kita, kalau prin dan herra sudah berteman bahkan secircle dengan Wanita hits kita ini ? SELINAAAAA, huhhhhh” Sorak herra
“Yaa sudah ayo – ayo kita make up dan ganti gaun yuks..” kata selina
“Wahh cantik sekali foto – foto kita Selina , ayo kirimin dong foto – fotonya cepet” Herra yang sangat bersemangat dan terus memperhatikan foto mereka.
Prin yang memperhatikan herra yang terus menerus memuji Selina di buat jengkel.
“Herra, bisakah kamu berhenti sebentar melihat handphine itu , kita kan ingin masak aku sudah sangat lapar sekarang” Kata prin dengan nada tinggi
Selina merasa kalau prin mulai emosi , herra pun terlihat mulai badmood dan jangan sampai herra salah paham dan membuat mereka berantem lagi.
“Iya nih her ayo aku juga sudah lapar, sekalian aku mau melihat prin masak dan mencoba masakannya” Ucap Selina padahal dia belum lapar dan juga memuji prin agar prin tak merasa di abaikan olehnya dan juga herra yang sejak foto – foto tadi ia dan herra saling memuji.
“Ya sudah ayo kita ke bawah” Herra yang luluh atas ajakan Selina
__ADS_1
Mereka pun masak Bersama.
“Hmm prin kamu akan masak apa dari yang aku lihat ini bahan – bahan yang kamu siapkan ini aku nggak bisa menebaknya nih hehe” Tanya Selina dengan penasaran
“kamu lihat saja nanti Selina aku yakin kalian akan suka dengan makanan yang aku buat ini, kalian ikuti intruksi ku saja ya hehe” Jawab prin
Setelah beberapa saat makanan yang mereka buat pun telah siap
“Ayo makan lah” Ajak prin
Mereka pun memakannya
“Hmmm astaga prin…” Ucap Selina yang masih mengunyah makanan itu
“Gilak sih ini…” Herra pun turut berkomentar makanan yang di buat oleh prin
“Mau meninggoy” Kata Selina dan herra bersamaan dan tertawa
“Ihhh kalian kok ketawa sih nggak enak ya ?” Tanya prin dengan badmood
“Enakk bgt ini gilak jangan salah paham prin” Ucap Selina
dan herra yang tak peduli dengan prin yang tadi hamper marah karena mereka menertawakan makanan yang telah ia buat.
“nih kamu nggak liat herra yang sangat bersemangat memakannya” Lanjut Selina
“Hah kenapa ?” Tanya herra dengan mulut yang penuh
“maaf aku kira kalian nggak suka sampai menertawakan makanan itu, Tapi baguslah kalau kalian suka aku juga senang melihatnya bisa aku tambahkan menu makanan ini di café mamaku nanti hehe” Ucap prin
“Hah ? Makanan seenak ini belum ada di daftar menu café mamamu aku pikir sudah ada jadi kalau aku pengen aku tinggal memesannya di café mu itu prin, dan harus segera kamu masukkan di daftar menu sih prin aku yakin ini menjadi menu best seller” Jelas Selina
“Loh emang kenapa prin ?’ Tanya Selina
Saat prin ingin menjawab pertanyaa Selina, tiba – tiba…
“guys.. guys.. !!
Lihat ini foto yang aku post di Instagram ramai sekali yang berkomentar apalagi yang menyukai sangat banyak haha” Ucap herra dengan penuh semangat
“Mana – mana coba aku lihat” Ucap prin
Mereka pun melihat semua komentar – komentar yang ada di Instagram herra itu.
“Wahh di pastikan besok kita akan menjadi trending topik di sekolah haha” Ucap herra
“Komentarnya pada menyukai Selina hehe” Ucap prin
“Tentu saja Selina pasti menjadi pusat perhatian kamu lupa kita berteman dengan siapa haha” Kata herra
“Apaan sih her..” Jawab Selina ia merasa tak enak kalau herra terus – terusan memujinya.
Beberapa saat kemudian.
......................
“Herra ayo kita pulang sudah waktunya pulang sekolah, kita harus tepat waktu juga pulangnya” Ajak prin
“Oh ya ? Ayo aku akan mengantar kalian, ayo” ucap Selina
“Ahh tak perlu Selina aku sudah memesan taksi online, ayo herra” Jawab prin dengan singkat , herra pun mengikuti perintah prin tetap saja terus fokus ke handphone nya.
__ADS_1
“Yaa sudah kalau begitu kalian hati – hati yah, sering – sering bermain ke sini ya” Ucap Selina
Saat di dalam mobil, tiba – tiba herra berteriak.
“Ihh kamu kenapa herra ? bikin kaget saja” Tanya prin
“Maaf yaa pak karena teman saya bapak jadi kaget juga , maaf pak” Lanjut prin yang merasa tak enak dengan pak supir itu
“hehe iya nggakpapa mbak” Jawab pak supir
“Kamu lihat prin foto kita tadi di repost di Instagram sekolah, wahh semakin yakin kita akan menjadi trending topik nih, Coba kamu lihat prin , wahhh” jelas herra yang tak henti – hentinya melihat ke handphone.
Dan prin sama sekali tak merespon omongan herra itu.
Malam harinya, saat prin membuka Instagram ia melihat foto tadi yang di repost Instagram sekolah ia pun membuka kolom komentar.
“Hahh ? apa – apaan ini kenapa begini sih ?” Ucap prin
......................
Keesokan Harinya
“Hai herra baru sampai ?” Tanya Selina
“Hmm i-iya , hmm sel kamu sudah tau ?” Tanya herra
“Tau apa , ada apa herra kok kamu terlihat bingung” Selina dengan penasaran menanyakan
“Foto kita saat aku post di akun Instagramku awalnya baik – baik saja, saat akun Instagram sekolah merepost foto itu awalnya aku senang karna likes nya lebih banyak tapi…” Jelas herra
“Ada apa herra ??” Tanya Selina , tetapi herra hanya diam dan Selina langsung membuka post foto itu betapa kagetnya dia kalau foto itu di penuhi dengan komentar yang membandingkan antara selena , herra ke prin, dan sangat tidak pantas.
“Hahh apa – apaan ini kenapa jadi begini ? pasti prin sudah melihatnya aku takut dia akan marah atau parahnya dia akan menjauh dari kita” Ucap Selina
“Yahh itu yang aku takutkan sel, apalagi aku baru saja berbaikan dengannya fyuhh” Kata herra
......................
Di sisi lain.
“prin sangat aneh bukan di foto ini” Kata murid 1
“sangat kebanting dia kalau di sandingkan dengan herra apalagi ada Selina haha” kata murid 2
“di make over bagaimana pun tetap saja dia biasa saja” kata murid 3
Yang terus membicarakan hal itu di pagi hari ini.
“baru saja 10 menit lalu aku berdiri di sekolah ini murid – muridnya pada berkomentar kasar, yaa Tuhan semoga hari ini menjadi hari baik dan seterusnya sampai aku lulus di sekolah ini dan di temukan teman – teman yang baik” Batin nuka
“Halo nuka sudah lama menunggu maaf yaa, silahkan masuk nuka” ucap kepala sekolah
“Baik bu, tidak lama kok bu hehe baru beberapa menit saja saya menunggu” Jawab nuka
“Baiklah, sejujurnya saya tidak bisa menerima kamu di sekolah ini baru pertama masuk saja kamu sudah izin yang sangat lama, tapi karena alasan kamu itu yaa saya bisa menerimanya tapi lain kali saya tidak mau kamu izin lagi seperti itu ya, walaupun aku mengenal orang tuamu tetap saja perarturan tetap di taati, mengerti ?” Jelas kepala sekolah
“Mengerti bu, terima kasih” Jawab nuka
“Yaa sudah silahkan masuk kelas, kamu sudah
tahu kan kelasmu dimana ?” Jelas kepala sekolah
“Iyaa bu, saya permisi” ucap nuka dan menuju kelasnya
__ADS_1
...****************...