Aku Kira Kita Musuh

Aku Kira Kita Musuh
DI BULLY


__ADS_3

“Wahh ini dia kelasnya , fyuhhh semangat nuka” Batinnya


“Ada anak baru nih haha kenalan dong haha” Ejek anak – anak laki itu yang menggoda nuka


Selina yang melihat anak baru itu rishi saat di perlakukkan seperti itu membelanya,


“Hei !! jangan gitu dong kalian” Pintah Selina


Seketika mereka pun terdiam dan menuruti perintah Selina. Nuka pun mendapat tempat duduk di samping bangku prin, ia sengaja menduduki tempat itu agar bisa dekat dengan orang yang membelanya tadi ialah Selina.


Selina dan herra pun terdiam melihat anak baru itu langsung duduk tepat di dekat mereka.


......................


Saat prin menuju kelas semua murid menertawainya , ia tau apa yang terjadi.


“Sabar prin lihat saja akan ku buktikan kalau aku juga bisa lebih cantik , akan ku buat kalian menarik komentar – komentar jahat kalian itu” Batin prin



Saat prin memasuki kelas dan menemui selena , herra


“Morning guys…” Ucap prin yang semangat dari awal pintu kelas seketika suaranya mengecil saat melihat ada seseorang yang menempati bangku sampingnya itu.



“Kenapa kamu duduk di situ , cari saja tempat lain jangan di sini ?” Tanya prin dengan lantang


“Hmm prin begini dia anak baru di sini hehe, tidak ada tempat kosong lagi wajar saja dia di sini hehe” jawab Selina dengan menenangkan prin


“no..no..no.. minggir” Pintah prin dengan mengusir nuka


Selina yang kasihan dengan melihat nuka langsung memberikan ide.


“Hmm begini saja nuka dan herra di belakang yang menempati tempatmu, kamu dengan ku saja prin , bagaimana ?” ide Selina ia tau bahwa prin tak akan menolak, tapi herra sangat kaget dengan ide Selina itu tapi karena ia sangat kasian dengan nuka mau tak mau ia pun menuruti ide Selina.


“Yaa sudah kalau begitu” Prin pun setuju dan masalah pun beres.


“jujur saja Selina aku tak suka dengan orang yang baru aku kenal mendekatiku, kamu nggak ingat pertama kali kamu hadir di sini aku sangat – sangat menghindar, apalagi ini dia langsung duduk di sampingku tentu saja aku nggak mau” Jelas prin



“husttt suaramu prin kecilkan, iyaa aku tahu maka dari itu aku membuat ide seperti ini, walaupun mengorbankan herra haha” Ucap Selina


“HEH ! aku mendengar percakapan kalian ya” Kata herra dengan jengkel ia sangat – sangat pasrah dengan keadaan.



“Hmm oh y akita belum berkenalan, kenalkan aku Selina nama kamu siapa ?” Tanya Selina ke anak baru itu, dengan senyuman ramahnya.


“Oh yaa aku mbak , saya nuka salam kenal” Ucap nuka dengan logat dan suaranya yang khas yang sangat lucu.


Selina dan herra pun tentu saja ingin tertawa saat mendengar suara nuka tapi mereka menahan agar menjaga perasaan nuka, beda hal nya dengan prin…


“Brakakakakak hahahahah, haduhh aku nggak kuat” Ucap prin dengan tertawa yang sangat keras sampai – sampai mengeluarkan air mata itu.


Selina dan herra pun melotot ke arah prin agar tak menertawakan nuka, dengan Bahasa telepati mereka, prin pun juga berusaha menahan tawanya.


“Maaf ya nuka hihi, Kenalkan aku prin” Ucap prin dengan wajah merahnya karena menahan tawanya


“aku herra hehe”


“Salam kenal yaa nuka , semoga kita bisa menjadi teman yaa nantinya hehe” kata Selina

__ADS_1


TRingggggggg…… bel masuk pun berbunyi.


“Selamat pagi anak – anak baiklah sebelum memulai pelajaran pagi hari ini , ibu melihat ada anak baru yaa di kelas ini, silahkan maju nak dan perkenalkan dirimu di depan sini” Pintah bu guru


“pasti belum pada kenalan kan ?” lanjutnya


“Belummmmm” jawaban serentak yang di lakukkan murid – murid di kelas


Nuka pun maju ke depan untuk memperkenalkan dirinnya


“Selamat pagi”


Baru mengucapkan dua kalimat saja terdengar suara tertawa dari belakang.


“Perkenalkan saya nuka, saya pindahan dari sekolah daerah B, semoga kita semua bisa berteman dengan baik, salam kenal semuanya”


Semua murid di kelas pun tertawa kecuali Selina , prin dan herra mereka merasa kasihan kepada nuka atas perlakuan teman – teman kelas mereka.


“Sudah – sudah cukup , apa yang kalian tertawakan, baiklah nuka silahkan Kembali ke tempatmu” Ucap bu guru itu.


Nuka tau ia di tertawakan karna logat yang kental dan suaranya yang khas itulah membuat semua mengejeknya, dan ia pun tertunduk malu.


“Benar ternyata kata kakak kalau sekolah ini adalah sekolah yang nggak baik, anak – anaknya seperti ini menyebalkan, tapi aku nggak mungkin aku pindah dari sekolah ini , kan aku sendiri yang ingin sekolah di sini fyuhh..” batin nuka sedih


Bel istirahat pun berbunyi


“Ayo kita makan.. kalian bawa bekal apa ?” Tanya prin



“Aku bawa ini” jawab herra




“tapi aku nggak bawa minum nih, sebentar yaa aku mau beli di kantin” Ucap herra


“her aku titip dong.. please” Mohon Selina


“Iya..Iya.. yuks prin temanin aku ke kantin” herra pun menarik prin yang hamper saja terjatuh dari kursinya.


“Hey herra pelan – pelan dong ihh” kata prin


......................


Sementara itu,


“Nuka kamu tak ikut mereka ke kantin ? kamu ikut mereka sana supaya kamu tahu dimana kantin itu hehe” kata Selina


“Hehe nanti saja hari pertama aku membawa bekal juga kok aku takut makanan kantin tak cocok denganku sebab aku punya alergi ke beberapa bahan makanan hehe” Jelas nuka


“Loh jadi kamu membawa bekal ya sudah sini gabung makan Bersama yuk” ajak Selina


“Hehe terimakasih Selina , tidak apa-apa aku di sini saja aku nggak enak hati dengan prin dan juga herra” kata nuka


“Ohh mereka ngak kenapa – kenapa kok liat saja nanti kalau mereka tau kamu membawa bekal pasti mereka akan mengajakmu kok” Ucap Selina


Sementara di kantin


“Bu mau es jeruknya 3 ya” pesan herra


“herra kamu tak usah memesan kan aku, aku membawa minum kok” kata prin

__ADS_1


“idihhh kalaupun kamu mau ya pesan sendiri lah, aku pesan 3 , untuk Selina 1 dan aku 2 begitu” jelas herra


“Kurang ajar kamu herr” kata prin


“Wahh herra kamu cantik banget di foto yang lagi ramai itu, kamu dan Selina seperti malaikat” ucap murid 1


“Iyaa betul kamu dengan Selina menawan sekali , aku saja memperhatikan kamu dan Selina saja di foto itu” kata murid 2 dari pojok kantin


Herra yang hanya bisa terdiam karena melihat wajah prin yang sangat jengkel itu , ia tak enak hati kalau prin sampai marah akan hal membanding-bandingkan seperti ini lagi terulang.


Yaa memang foto mereka bertiga masih menjadi trending topik di sekolah.


“iyaa tidak seperti yang satu itu sangat menganggu ke aesthetic an foto itu” ucap murid 3


Prin yang tak tahan lagi mendengar ocehan dan sindiran dari teman – teman sekolah sejak pagi tadi akhirnya meluap.


“Hahaha bilang saja kalian ingin diposisiku berteman dengan Selina dan juga herra, justru kalian bertanya ke diri kalian sendiri sekeren apapun kalian apa iya Selina mau berfoto dengan kalian haha apalagi sampai berteman” Ucap prin dengan mengejek


“sudah – sudah prin ayo kita pergi, jangan sampai masalah ini berlarut” ajak herra agar prin bisa menahan amarahnya.


Sesampainya di kelas.


“terima kasih herra” ucap Selina



“sama – sama , loh nuka kamu membawa bekal juga ternyata ayo makan Bersama kami” ajak herra


“tuh kan nuka kamu pasti di ajakin makan bareng , ayo sini kita makan Bersama” ucap Selina


Nuka pun menyetujui ajakan herra dan Selina walaupun sebenarnya ia takut kalau prin akan memarahinya lagi seperti tadi pagi, padahal prin kesal karna kejadian di kantin tadi.


Tak lama bel selesai istirahat pun berbunyi, Tringggggg…tringggggg..


“Sepertinya guru pelajaran ini tak masuk kelas itu tandanya jam kosong yukss kita bergosip ria girls” Ajak Selina


Saat Selina , herra dan prin mengobrol , nuka di panggil oleh murid – murid lain di kelas sebelah yang juga jam kosong.


“Sepertinya kelas sebelah seru sekali anak – anak di kelas sini juga pada ke sebelah ada apa ya ?” tanya herra


“Ayo kita lihat saja” jawab prin , mereka bertiga pun mendatangi kelas sebelah


“Hey nisa ada apa di kelasmu kenapa ramai sekali ?”Tanya Selina”


“Itu anak baru yang dari kelas kalian lagi di kerjain di dalam tuh” Jawab nisa


“Apa ?” jawab Selina, herra dan prin serentak


Terlihat nuka tertunduk malu dan ketakutan.


“Apa – apaan kalian ini !!” Ucap prin dengan lantang


Herra yang langsung memeluk nuka dan mengajak nuka Kembali ke kelas.


“Tingkah kalian itu memalukan, apasih yang kalian tertawakan ? Hah” kata Selina dengan ketus


“Sudahlah kalian jangan membully atau apalah itu kalian kira kalian lebih baik dari pada dia , asal kalian tau kalian lah yang paling buruk” Ucap prin dengan marah


“jangan kira perlakuan kalian di diamkan begitu saja , kita tidak tau kalau saja nuka melaporkan perlakuan kalian ke pihak berwajib entah bagaimana nasib kalian , yang pasti kalian akan di keluarkan dari sekolah ini ! camkan, ayo prin kita keluar” Jelas Selina


“minta maaf lah sebelum terlambat , karena kalau nuka mengambil Langkah itu , saya pastikan kami akan menjadi saksinya ingat baik – baik” pintah prin


...****************...

__ADS_1


__ADS_2