
"iya sayang mama makan" kata mama Rina mulai membuka bungkus makanan dan memakannya.
"kakak kok gak makan" tanya Utami melihat nasi bungkus putra yang tidak dibuka bahkan hanya dipegangnya.
"aku gak nafsu makan" ucap putra.
"kakak harus makan dong jangan gitu, Utami tau kalok kakak sedih tapi kakak harus jaga kesehatan. biar Utami yang nyuapin ya" kata Utami mengambil nasi bungkus ditangan putra.
"gak usah aku bisa makan sendiri" kata putra ketus.
"biar Utami aja" kata utami tak kalah ketus. putra diam dan menurut saja. Putri dengan telaten menyuapi putra.
"aaaaaa buka mulutnya" kata Utami putra dengan spontan membuka mulutnya.
"anak pintar" kata Utami mengelus kepala putra.
mama Rina yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala, dan memakan makanannya sampai habis laku membuang bekas makanan nya ditong sampah.
Utami juga selesai menyuapi kakaknya. dan membuangnya di tong sampah.
"kau tidak makan?" tanya putra.
"aku tidak lapar nanti akan ku makan" kata Utami .
"makanlah sekarang nanti kau sakit, kau dari siang tidak makan" ujar putra.
"iya kakak ku sayang nanti aku makan, aku sekarang masih kenyang" ujar Utami kekeh.
putra dengan cepat membuka makanan Utami dan ingin menyuapi Utami.
__ADS_1
"kakak mau apa?" tanya Utami.
"mau nyuapin kamu" jawab putra.
"aku gak laper kak nanti aja makannya" ujar Utami.
"kamu harus makan juga nanti kalok kamu sakit aku gak mau repot-repot ngurus kamu apalagi mama, mama pasti repot dengan papa" jelas putra.
"ayo makan buka mulutmu" ujar putra.
"ya" singkat Utami dan membuka mulutnya mengunyah makanannya kasar.
"yang bener dong makannya" kata putra.
'kenapa ya setiap aku Deket sama kak putra jantung aku ini gak bisa diajak kompromi selalu saja tidak bisa terkontrol' kata Utami dalam hati.
"ih emang aku anjing apa!" ketua Utami melengos.
"iya hahahahahh" kata putra terbahak bahak.
"ih kakak, tau ah" kata Utami.
" jangan ngambek dong, kakak kan bercanda" ucap putra.
"hm" singkat Utami.
"keluarga pasien" kata dokter keluar ruangan UGD putra, Utami dan mama Rina dengan cepat berdiri dan berjalan kearah dokter.
"ya dok saya istrinya" kata mama Rina.
__ADS_1
"pak Hasan melewati masa kritisnya dan operasinya berjalan dengan lancar" ujar dokter.
"apa suami saya sudah bisa dijenguk dok?" tanya mama Rina.
"iya setelah dipindahkan diruang rawat ya Bu" kata dokter dan dibawab anggukan oleh mama Rina.
"Alhamdulillah sayang" kata mama Rina tersenyum.
"iya ma" sahut Utami dan putra.
tak lama papa Hasan sudah dipindahkan diruang rawat dan menuju kekamar VIP dan mama Rina,Utami dan putra mulai masuk menjenguk papa Hasan.
"Alhamdulillah papa udah sadar apa ada yang sakit, atau papa lapar? mau buang air kecil?" tanya mama Rina.
"enggak ma" sahut papa Hasan.
Utami dan putra menghampiri papa Hasan yang terbaring lemah.
"papa gak papa? kenapa papa kok bisa kecelakaan. makanya papa kalok naik mobil jangan ngebut ngebut trus liat sekitar kalok nyebrang" jelas Utami terisak.
" gak sengaja papa tadi, udah dong anak papa jangan magis kan papa gak papa" kata papa Hasan.
"Utami gak nangis kok" kata Utami mengusap pipinya yang basah.
"idih orang basah gitu bilang gak nangis!" kata putra.
"ih kakak ngeselin" ucap Utami memukul lengan putra.
Jangan lupa like komen and vote ya teman teman ❤️🤗
__ADS_1