Aku Mencintaimu Kak

Aku Mencintaimu Kak
Bab 17


__ADS_3

"apa kamu menyukai Utami?" tanya papa hasan.


"maksud papa?" tanya balik putra.


"apa kau sudah mencintai nya?" tanya lagi papa Hasan.


"tidak pa, aku sudah mencintai wanita lain" jelas putra.


"benarkah?" kata papa Hasan.


"iya pa namanya fifa dia temanku disekolah!" jelas putra.


"baiklah sebenarnya aku ingin menjodohkanmu dengannya tapi ternyata kau sudah mempunyai pasangan" kata papa Hasan.


"ini bukan jaman Siti Nurbaya papa, jangan pakai jodoh jodoh an biar cinta itu tumbuh sendiri" jelas putra.


"baiklah, tapi kau harus membawa pacarmu itu kesini agar mama dan papa bisa tau bagaimana sifatnya. tapi kalau papa dan mama tidak suka kau harus menerima perjodohan ini" kata papa Hasan.


"terserah papa" ucap putra dan langsung berlalu pergi.


***

__ADS_1


"sayang apa kau mau nanti kuperkenalkan dengan ayahku?" tanya si pria


"aku belum siap sayang" ujar wanita yang kini ada dihadapannya.


"kenapa? aku hanya memperkenalkan mu saja tidak mengajakmu menikah atau bertunangan" jelas pria itu yang tak lain putra.


"aku hanya belum siap bertemu dengan ayahmu" kata wanita itu dan langsung berlalu pergi. putra terdiam melihat wanita itu pergi dan mendudukan bokongnya dikursi.


"shitttt" umpat putra sambil memukul udara dengan kesal.


***


"akuu pulang" teriak putra masih dengan suara kesal dan disambut oleh mama Rina.


"masa sih, kayaknya gak ada muka yang bisa ditekuk ma" gurau putra.


"kau ini ya, sudah cepat mandi trus turun kita makan bersama" ujar mama Rina dan dijawab anggukan kecil oleh putra.


setelah setengah jam berlalu keluarga kecil itu berkumpul dimeja makan dengan hening hanya dentingan sendok yang terdengar tak lama papa Hasan buka bicara.


"gimana put? dia mau?" tanya papa Hasan.

__ADS_1


"kita masih kecil pa jika nanti aku kuliah aku pasti membawanya kesini!" ujar putra.


"bilang saja dia tidak mau, masih bertele tele" kata papa hasan sambil memasukan makanannya kedalam mulutnya.


"terserah papa!" kata putra beranjak berdiri dan berlalu pergi.


"papa tunggu sampai kau nanti pertengahan kuliah jikalau dia tetap tidak mau kau harus menerima persyaratan papa" jelas papa Hasan sambil melihat punggung putra yang berlalu pergi, putra masih mendengar perkataan papa Hasan tapi putra tak menghiraukan itu.


"memang perjanjian apa pah?" tanya mama Rina.


"ada deh kepo!" kata papa Hasan sambil tersenyum.


"ih papa main rahasia rahasian" kata mama Rina pura pura ngambek.


"iya iya ma nanti papa ceritain ya" kata papa Hasan tapi tak digubris oleh mama Rina.


Utami yang mendengar itu acuh tak acuh dia hanya fokus pada makanannya.


"shitt kenapa gini amat sih hidup gue, selalu saja papa ngatur ngatur hidup gue, gak pernah gitu dia ngebebasin gue, meskipun adik gue itu lumayan cantik tapi kan gue gak cinta gue cuman sayang dan sayang itu sebagai adik gak lebih. cinta dan sayang kan beda" umpat putra sembari merebahkan tubuhnya di ranjang dia menatap langit langit kamarnya dengan frustasi.


"pa katanya mau cerita" kata mama yang sudah ada dikamar.

__ADS_1


"oh iya lupa," kata papa Hasan , papa Hasan mulai bercerita semuanya dari rencananya menjodohkan anak-anaknya. mama Rina setuju dengan pendapat papa Hasan karna mama melihat putra dan Utami itu sangat cocok.


JANGAN LUPA YA LIKE KOMEN DAN VOTE YA TEMAN TEMAN❤️🤗 TERIMA KASIH 🙏


__ADS_2