Aku Mencintaimu Kak

Aku Mencintaimu Kak
Bab 12


__ADS_3

"sakit tauk" ujar putra memegang lengannya.


"biarin kakak sih" kata Utami.


setelah berbincang bincang Utami masih kepikiran dengan darah yang tidak sama.


"emm ma pa?" panggil Utami dan keduanya melihat utami dan tak lupa putra juga melihatnya.


"kenapa sayang?" tanya mama Rina.


"emm kenapa darah aku gak sama kayak punya papa, darah ku O dan punya papa ab kok bisa ma?" tanya Utami.


kedua orang tua itu gelagapan tak terkecuali putra.


"kok diem sih Utami kan nanya" ucap Utami.


"se-sebenernya" kata mama Rina gugup.


"ma jangan dulu deh dia masih belum cukup umurnya untuk mengetahui semuanya." kata papa Hasan berbisik tapi masih didengar oleh Utami.


"maksut papa apa? apa Utami bukan anak mama dan papa?" tanya Utami mulai berkaca-kaca.

__ADS_1


"tapi dia harus tau pa, cepat atau lambat dia pasti tau biar dia tau meskipun dia mengetahui semuanya dia akan tetap jadi anak mama dan papa" jelas mama Rina dan dijawab anggukan oleh papa Hasan.


"sini nak duduk disamping mama biar mama yang menjelaskan." kata mama Rina lembut dan Utami menurut.


Flashback on


Dulu pada saat pasangan suami istri berjalan jalan disekitar rumahnya mereka melewati jalanan sepi setelah 200 meter dari rumah jalanan itu terlihat sepi tapi tak membuat mereka merinding karna sudah biasa mereka melalui jalan itu bahkan pada tengah malam pun mereka melewatinya dengan santai tapi kali ini mereka di buat merinding.


"Pa papa denger suara gak?" Tanya mama Rina.


"Suara apa ma!" Kata papa Hasan


"Masak papa gak denger sih coba deh kita berhenti dulu dengerin dengan seksama" ujar mama Rina dan dituruti oleh papa Hasan.


"Pa mama takut, nanti kalok hantu gimana?" Kata mama Rina mulai bersembunyi dibelakang suaminya dan membetulkan gendongannya.


Ya pada saat itu mama Rina menggendong putra yang berumur 2 tahun pada saat itu..


"Udah tenang aja kan ada papa" kata papa Hasan memukul dada bidangnya dengan sombong.


"Ih papa ini beneran gak bercanda kalok hantu beneran gimana" kata mama Rina berbisik.

__ADS_1


"Udah ayo kita cek, kayaknya suaranya disebelah sana deh " ujar papa Hasan mulai berjalan menuju tempat sampah yang tak jauh dari tempatnya berdiri.


Mama Rina hanya mengikutinya dari belakang tanpa bersuara dan memegang bahu suaminya.


"Ma beneran ma ini bayi" kata papa Hasan mengambil bayi itu dan memperlihatkan wajah bayi itu.


"Iya pa lucu banget imutt mama suka" sahut mama Rina.


"Emang barang" kata papa Hasan.


"Ih papa, tapi pa apa ini beneran bayi atau---" kata mama Rina menghentikan bicara takut dan memegang lehernya ngeri.


"Hus kalok ngomong yaudah kita bawa pulang ya" ujar papa Hasan.


"Tapi pa kita lebih baik ke pak RT dulu untuk memberi tau kalau kita gak memberi tau nanti kita dikira nyulik" ujar mama Rina


"Oh iya yaudah yuk kita kesana" ajak papa Hasan dan diangguki oleh mama Rina.


Tak jauh dari tempat itu ada sosok wanita yang melihat kedatangan mereka dan membawa bayi itu sosok wanita itu senang melihat mereka dan berlalu pergi setidaknya dia tau siapa yang mengambil bayi itu tapi pasangan suami istri itu tak mengetahuinya.


Mereka berjalan santai menuju rumah pak RT yang tak jauh dari tempat kejadian 5 menit berjalan mereka sampai dirumah pak RT.

__ADS_1


Jangan lupa like komen and vote ya teman teman ❤️🤗


__ADS_2