Aku Mencintaimu Kak

Aku Mencintaimu Kak
Bab 22


__ADS_3

Tak lama dari itu putra kembali dengan kantung kresek ditangan kanan dan kirinya.


"ini kamu makan dikantin cuma tinggal nasi uduk sama es teh" ucap putra.


"iya kak" jawab Utami membuka makanan nya. tapi tangannya satunya masih sakit karna cengkraman Alfin sangat keras sampai meninggalkan bekas merah.


"apa masih sakit?" tanya putra, Utami mengangguk pelan.


"sini aku lihat" ucap putra, Utami langsung menarik sedikit baju seragam nya keatas.


"ini kok merah banget, aku obati dulu ya" kata putra


"gak usah kak ini udah baikan kok, nanti aja Utami udah laper" kata Utami.


"nanti tambah sakit sini in esnya aku tempelin ke lenganmu" ujar putra. Utami menurut dia mengambilkan es dan memberikannya kepada putra.


putra mulai menempelkan es itu kelengan Utami sesekali Utami meringis, setelah mengobati putra menyuapi Utami dengan telaten.


"udah kak sini Utami sendiri aja" ujar Utami ingin mengambil alih dari tangan putra untuk makan sendiri.


"udah diem ayo makan jangan banyak bicara kalok lagi makan!" ketus putra.

__ADS_1


"yaudah kakak makan juga" kata Utami, langsung mengambil sendok dari tangan putra .


"ayo buka mulut aaaaaa" kata Utami sambil memeragakan dengan mulutnya, putra menurut mereka makan bersama dengan bekas sendok yang sama.


30 menit berjalan dengan cepat kini mereka sudah menyelesaikan makannya. dan bel masuk pun sudah berbunyi.


"kakak ke kelas dulu kau jaga diri baik baik" ujar putra mengelus kepala Utami lembut.


"iya kak, terima kasih" ucap Utami dan dijawab anggukan kepala oleh putra.


putra keluar kelas Utami dan banyak pasang mata yang melihat kearah putra karna kegantengannya,keren wah pasti banyak yang menginginkan menjadi kekasih putra. fifa adalah wanita beruntung bisa mendapatkan hati putra.


"emm maafkan aku ut, maafkan masalah yang tadi aku tidak bermaksud---" ucap Alfin.


"apa gue masih boleh duduk sini?" tanya Alfin.


"ya" singkat Utami .


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


Utami berjalan santai menuju gerbang sekolah untuk menunggu angkutan umum.

__ADS_1


"kau pulang bersamaku!" dingin putra yang sudah berada disamping Utami.


"astaghfirullah kakak ih ngagetin aja!" ucap Utami mengelus dada dan berhenti berjalan.


"maksud kaka yang tadi?" tanya Utami.


"apa kau sudah tuli!" ketus putra.


"aku hanya memastikan karna kakak yang bilang kemaren tidak mau membonceng aku, berangkat sendiri, pulang sendiri dan semuanya sendiri tanpa aku" jelas Utami. putra tak menghiraukan dia langsung menarik tangan Utami menuju parkiran.


"ih kakak aku belum selesai bicara!" teriak Utami dan meronta.


"diam!!" tegas putra, mendengar suara putra yang sudah sedikit marah Utami langsung diam dan hanya menurut.


"naik" ucap putra yang sudah berada diatas Motor,Utami menurut dia naik tapi sebelum naik dia menghentakkan kakinya menandakan dia sedang kesal.


"pegangan!" ketus putra tapi Utami hanya diam tak melakukan gerakan apapun, putra dengan seringai liciknya langsung mengegas motornya, usahanya berhasil Utami langsung memeluk pinggang putra dengan erat tapi masih dengan muka kesal.


"nahh gitu anak pintar" kata putra sambil mengelus kepala Utami.


"emang kakak kira Utami anjing!" ketus Utami dan hendak melepas pelukannya.

__ADS_1


"eits jangan ngambek dong," ucap putra kembali mengeratkan pelukan Utami keperut nya.


JANGAN LUPA YA LIKE KOMEN DAN VOTE TERIMA KASIH ๐Ÿ™โ˜บ๏ธ


__ADS_2