Aku Mencintaimu Kak

Aku Mencintaimu Kak
Bab 15


__ADS_3

"apa aku anak yang tidak diinginkan, sampai sampai aku dibuang didekat tong sampah? apa mereka tidak berfikir membuang anak secantik, semanis dan seiimut diriku" ujar Utami .


"kau ya masih sempat bercanda" kata putra menjitak kepala Utami.


"sakit kak" kata Utami mengangkat kepalanya dan mengelus kepalanya sedikit tersenyum.


"kau sih, sini!" kata putra kembali menyenderkan kepala Utami.


"tapi apa yang aku katakan benar kan" tanya Utami .


"yang mana?" tanya putra.


"yang aku cantik, manis dan imut" sahut Utami semringah.


"ya" singkat putra mengelus lembut kepala Utami.


"kau memang terbaik" ucap Utami memeluk putra, putra pun membalas pelukannya


"emm kak?" panggil Utami mendongak putra menunduk melihat Utami.


"kenapa jantungmu ini, kenapa seperti gendang yang di tepuk tepuk" kata Utami polos.


"kau ini" ucap putra mendorong pelan kepala Utami dari dadanya.

__ADS_1


"ih kakak aku kan tadi udah pw" kata Utami dan melihat putra yang sudah berdiri.


"ciee kakak salting ciee" kata Utami menunjuk dada bidang putra.


"kau ya, sudah jangan membahas apapun lagi sekarang kita ke mama dan papa pasti mereka khawatir" kata putra dan dijawab anggukan kepala oleh Utami.


putra menggandeng tangan Utami menuju ruangan papa Hasan. sesampainya disana papa Hasan sudah tertidur dan mama Rina menjaga disamping nya.


"sini nak" ujar mama Rina kepada Utami. Utami berjalan menuju mamanya dan langsung memeluk mamanya.


"sabar ya sayang, mama gak bermaksud untuk menutupi masalah ini mama hanya tidak ingin kamu bersedih dan berfikir kalau kedua orang tuamu tidak menginginkan mu. mereka pasti mempunyai alasan yang jelas kenapa mereka meninggalkan mu" jelas mama Rina memeluk Utami dan mengelus kepala Utami.


"iya ma, maafin Utami ya ma selama ini Utami merepotkan mama" ujar Utami melonggarkan pelukannya.


"sudah kamu jangan berfikir macam macam sekarang kamu lebih baik doakan papa biar cepat sembuh dan kembali kerumah ya" kata mama Rina.


"iya ma" sahut Utami.


beberapa hari kemudian kesehatan papa Hasan berangsur membaik, dan boleh pulang.


"Alhamdulillah papa udah boleh pulang" ujar mama Rina.


"iya sayang aku rindu masakan mu, makanan disini terasa hambar" ucap papa Hasan.

__ADS_1


"sekarang kita berkemas sambil menunggu anak anak jemput ya mereka masih sekolah mungkin sebentar lagi kesini" ujar mama Rina dan dijawab anggukan oleh papa Hasan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"ayok tam lama benget sih papa sama Mama pasti udah nungguin kita" teriak putra dibawah tangga.


"iya kak ini Utami mau turun" jawab Utami.


"yaudah buruan!!" kata putra.


Utami turun menggunakan dress selutut berwarna peach dan memakai high heels pendek.


'masyaallah' ucap putra dalam hati.


"ayok kak" ajak Utami yang sudah ada disamping putra.


"ih kakak mulutnya loh nanti kemasukan lalat gimana" kata Utami yang melihat putra sedikit menganga.


"eh iya ayoo" kata putra menggandeng tangan Utami.


Utami hanya pasrah dengan perlakuan putra dia sudah terbiasa dengan perlakuan putra yang suka mendadak menggandengnya.


putra membukakan pintu mobil untuk Utami dan berputar masuk ke kursi kemudi dan mulai menjalankan mobilnya mengarah ke rumah sakit dengan kecepatan sedang.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen and vote ya teman teman ❤️🤗 terima kasih 🙏☺️


__ADS_2