
"terserah loh deh, gue mau kekelas Lo mau disini terserah mau kekelas ya terserah!" kata Utami berlalu pergi.
"eh tam tungguin dong main tinggal aja!" kata Desi berteriak.
"emm kak saya permisi kekelas dulu ya!" kata Desi tersenyum manis dan berlalu pergi dan dibalas anggukan dan senyuman oleh putra.
'dasar wanita!' ucap putra dalam hati dan berjalan menuju kelas.
dikelas Utami, Utami sudah duduk dikursinya dan menunggu guru datang.
"Lo parah banget sih ninggalin gue berdua dengan kakak lo!" kata Desi sedikit berteriak.
"Lo jangan kenceng kenceng kenapa!" ucap Utami melotot.
"UPS! maaf!" ujar Desi menutup mulutnya.
"abis Lo ngapain juga kecentilan banget orang kak putra biasa aja." ucap Utami.
"ya elah kayak gak pernah jatuh cinta aja sih!" kata Desi cengengesan.
"terserah Lo dah" kata Utami.
"jangan jangan Lo cemburu yaaa hayooo!" ucap Desi sambil menunjuk Utami.
"ya kalek gue cemburu sama lo;! lagian gue sama kak putra kan saudara." ujar Utami berbisik.
__ADS_1
"nahh itu tauu, oh ya nomer WhatsApp Lo berapa sini gue catetin" kata Desi mengeluarkan hpnya dari sakunya.
"sini gue aja yang nulis" kata Utami tersenyum jahil.
"nih!" kata Utami mengembalikan hp Desi yang sudah ada nomer ponselnya dan tersenyum jahil.
"idih apaan masa dinamain 'utami cans' cantik dari mananya coba!" kata Desi mengangkat bahunya.
"emang Lo gak liat apa kecantikan gue?" kata Utami tersenyum manis kepada Desi.
"cantik sih tapi cantikan gue! wleee" kata Desi menjulurkan lidahnya.
"tau ah" ucap Utami ngambek.
"yahh jangan ngambek dong iya Lo cantik, kayak Cinderella tapi..." ujar Desi menggantung kata-katanya.
"tapi boong, ya hahahhaha'" ucap Desi tertawa terbahak bahak dengan menghentak hentakan kakinya dan memegang dadanya tangan lainnya menunjuk Utami sambil tertawa.
"tau ah!!" kata Utami cemberut dan mengalihkan pandangannya.
"utu utu utu utu cayang maaf ya maaf! jangan ngambek lagi dong nanti cantiknya ilang. Lo itu cantik kok malah Lo itu udah plus plus cantik, manis pinter pokoknya Lo itu limited edition" ujar Desi.
"beneran?" tanya Utami semringah.
"iya gue beneran sekarang ini gue ngomong tulus dan jujur." kata Desi.
__ADS_1
"emm makasihh Lo juga cantik kok!" ucap Utami memeluk Desi.
"iya sama sama Lo itu kan mulai sekarang temen sekaligus sahabat gue!" kata Desi menepuk punggung Utami pelan.
tak berselang lama guru MTK datang memperkenalkan diri dan memberi materi yang akan dipelajari Minggu depan.
"emm Des," ucap Utami bimbang.
"kenapa?" kata Desi masih melihat guru didepan menerangkan.
"Lo beneran suka sama kakak gue?" tanya Utami sambil menekan kedua jari telunjuknya didepan dadanya.
"kalok iya kenapa kalokk enggak kenapa?" tanya balik Desi.
"gini...." gantung Utami.
"eh Lo jangan Sampek suka sama kakak Lo sendiri ya kan kalok saudara kandung gak bisa suka apalagi pacaran!" ujar Desi.
"gak gitu gila apa gue suka sama kakak gue sendiri!" ketus Utami.
"trus kenapa?" tanya Desi sedikit melihat Utami.
"dia itu udah punya pacar tauk, pacarnya sekolah sini juga tapi gue gak tau yang mana pacarnya" jelas Utami.
"masa? Lo tau dari mana gobl*k" kata Desi menjitak kepala Utami.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, and vote ya teman teman❤️😘