Aku Mencintaimu Kak

Aku Mencintaimu Kak
Bab 14


__ADS_3

"Nah sudah selesai dia terlihat ganteng pa bukan cantik" ujar mama Rina.


"Kamu ini bisa aja, ya udah kita tidur yuk putra juga udah tidur." Kata papa Hasan.


"Iya papa duluan aja ya mama mau nidurin dia dulu, eh tapi pa dia mau dikasih nama siapa?" Tanya mama Rina.


"Emm siapa ya papa gak kepikiran dari tadi" kata papa Hasan.


"Yaudah sekarang pikirin nama yang bagus buat dia" kata mama Rina.


"Emm" pikir papa Hasan.


"Gimana kalok Utami" sahut papa Hasan.


"Nahh itu nama yang bagus mama suka haloo utamii" mulai memanggil nama bayi itu dengan sebutan 'utami'.


Papa Hasan hanya melihat istrinya dengan tersenyum manis lalu berlaku pergi menuju kamarnya untuk menidurkan putra sedangkan mama Rina menggendong Utami untuk menidurkan nya.


Beberapa tahun kemudian ekonomi keluarga papa Hasan mulai meningkat semenjak kehadiran Utami dikeluarganya. Mereka terus menyayangi putra dan Utami tanpa membedakan mereka

__ADS_1


Flashback off.


"begitu sayang ceritanya tapi kamu jangan khawatir kamu akan tetap jadi anak mama sama papa" jelas mama Rina, Utami sudah terisak dia tak percaya ternyata dia bukan anak dari kedua orang tua nya sekarang.


"kamu jangan nangis dong," kata mama Rina mengusap lembut pipi Utami.


"pasti orang tua Utami gak sayang sama Utami, buktinya mereka membuang Utami " kata Utami ssmbil sesenggukan.


"mereka sayang kok sama Utami mungkin mereka mempunyai alasan ninggalin Utami" hibur mama Rina.


"Utami keluar dulu ya ma" kata Utami tersenyum tipis dan berjalan keluar sedikit berlari, Utami berlari mengarah ke taman rumah sakit.


sesampainya ditaman rumah sakit Utami langsung duduk dan menangis tersedu sedu.


"hiks hiks hiks, ternyata selama ini aku bukan anak mama sama papa, apa mungkin aku dibuang karena aku ini anak yang tidak diinginkan. tapi aku tidak pernah meminta untuk dilahirkan hiks hiks hiks" kata Utami menangis dengan kencang.


putra melihat Utami menangis hatinya sakit dia seperti tidak tega melihat Utami menangis dia seperti merasakan bagaimana sakitnya diposisi Utami. putra berjalan menghampiri Utami dan duduk disampingnya.


putra langsung memegang kepala Utami dan membawanya dibahunya.

__ADS_1


"jangan menangis ada aku disini, kau akan tetap menjadi keluarga Hasan" ujar putra.


"aku tidak menyangka selama ini aku bukan adikmu , mungkin kau selama ini memperlakukan ku dengan tidak baik, mengusiliku bahkan menyakitiku mungkin karna aku bukan adikmu iyakan?" tanya Utami mengangkat kepalanya menghadap putra sambil sesenggukan.


"tidak aku tidak pernah berfikir seperti itu" ucap putra kembali menyenderkan kepala Utami kebahunya.


"lalu? kenapa kau melakukan ku seperti itu?" tanya Utami masih terisak.


"aku hanya iseng" ucap putra.


"kau jahat, kau sama jahatnya dengan orang tua kandungku!" kata Utami memukul dada bidang putra


"hey sakit jangan begitu, aku menyayangimu. aku bukan mereka yang ingin membuangmu. kau akan tetap menjadi adikku selamanya" jelas putra.


"hiks hiks hiks" tangis Utami makin kencang.


"kenapa kau masih menangis apa aku salah lagi?" tanya putra dan Utami hanya menggeleng.


"lalu kau kenapa?" tanya putra.

__ADS_1


Jangan lupa like komen and vote ya teman teman ❤️🤗 terima kasih 🙏☺️ tinggalin jejak ya


__ADS_2