
"Selamat makan." Ucap Farhan pada Fanny
"Selamat makan juga mas." Ucapnya
Ditengah makan mereka Fanny pun membuka pembicaraan
"Mas kalo aku boleh tau kamu ajak aku makan malam seperti ini ada apa yah?" Tanyanya yang memasang muka bingung
"Hmm apa aku ucapkan sekarang aja yah?" Ucapnya dalam hati
Fanny pun mengagetkan Farhan yang bengong dari tadi
"Mas hei hallo mas Farhan!" Ucapnya dengan agak sedikit keras yang membuat Farhan terkejut
"Eh asstagfirullah Fan kamu buat aku kaget aja." Jawabnya dengan wajah kaget
"Abis kamu dari tadi bengong mulu emang kamu lagi mikirin apasih?"
"Gak gak papa kok. Oh yah Fan aku mau bicara sesuatu sama kamu." Ucapnya dengan wajah serius
"Kamu mau bicara apa mas?"
"Hmm aduh aku mulainya dari mana yah? Fan aku mau melamar kamu untuk menjadi istri aku dan ibu dari anak-anakku."
Fanny pun terkejut dengan ucapan Farhan dan dia sampai tidak percaya dengan ucapan yang dikatakan Farhan barusan
"Kamu serius mas? Kamu gak bercanda kan?" Tanyanya dengan wajah tidak percaya
__ADS_1
"Fan aku serius." Ucapnya sambil mengeluarkan kotak cincin dan membukanya dihadapan Fanny
"Mas aku... Aku..." Sebelum menyelesaikan kalimatnya Farhan pun memotongnya
"Karena kamu dengan masa lalu kamu?" Ucapnya
"Mas kamu tau dari mana?"
"Aku tau semua tentang masa lalu kamu saat pertama kali kita bertemu aku sudah menyukai kamu dari akhlak yang ada pada diri kamu Fan."
"Tapi mas aku ini sudah menjadi janda."
"Mau status kamu janda atau apapun aku gak perduli. Aku akan memberti kamu cinta yang sesunggunya."
"Aku bukan gak mau menerima kamu, tapi aku trauma dengan masa lalu aku, aku sudah memutuskan sejak saat laki-laki itu mengkhianati aku, bahwa aku tidak ingin kembali bermain dengan cinta." Ucapnya sambil meneteskan air mata
Fanny hanya terdiam dan tidak tahu harus berkata apa sampai Farhan mengucapkannya sekali lagi
"Bissmilah'hirrohmannirrohim Fanny Aprilia maukah kamu menjadi pendamping hidupku dalam suka maupun duka dan menjadi ibu bagi anak-anakku dan aku akan memberikan kamu cinta dan kasih sayang dan memberikan kamu cinta yang sebenarnya, yaitu cinta tanpa air mata, dan pengkhianatan." Ucapnya dengan nada dan wajah serius sambil menintikan air mata
Fanny hanya terdiam dan membuat Farhan semakin bingung untuk menjawabnya
Sampai akhirnya fanny mengeluarkan kata
"Mas aku boleh minta sedikit waktu untuk menjawabnya?" Tanyanya
"Yah kamu boleh untuk memikirkannya. Kalo kamu terima lamaran aku kamu bisa langsung memakai cincin ini dan kalo kamu tolak kamu bisa kasih cincin itu ke aku." Ucapnya dengan pura-pura tersenyum
__ADS_1
Setelah makan malam selesai Fanny pulang diantar oleh Farhan
"Allhamdulillah udah sampai." Ucap Farhan sambil menghembuskan nafas
"Makasih yah mas untuk makan malamnya dan makasih juga kamu udah anter aku pulang." Ucapnya sambil melihat wajah Farhan
"Yaudah aku pamit yah mas, kamu hati-hati dijalan dan sampaikan salam aku ke papah dan mamah kamu." Ucapnya
*Assalamu'alaikum." Fanny langsung turun dari mobil Farhan dan Farhan tetap diam tidak mengeluarkan kata sedikitpun
Fanny pun turun dari mobil dan masuk kedalam rumahnya dan Farhan pun pergi untuk pulang kerumahnya
Dirumah pak Rahmat dan bu Lani
"Assalamu'alaikum." Ucap fanny dan bu Lani yang menjawabnya karena pak Rahmat sedang berada dikamar mandi
"Waalaikum'sallam, gimana tadi makan malamnya?"
"Allhamdulillah umi baik-baik saja. Dan tadi mas Farhan mengungkapkan perasaannya sama aku."
"Terus kamu terima?"
"Belum umi, aku minta waktu untuk menjawabnya."
"Umi tau perasaan kamu sayang, karena kamu masih trauma kan dengan masa lalu kamu?"
"Fanny hanya trauma dengan masa lalu Fanny aja umi. Karena mas Radit mengkhianati Fanny, Fanny jadi gak mau untuk jatuh cinta lagi."
__ADS_1
@sofiimwddh