Aku mengikhlaskanmu karena Allah

Aku mengikhlaskanmu karena Allah
Chapter 19


__ADS_3

"Sayang kamu sudah siap?" Tanya Farhan pada Fanny yang sedang membereskan pakaiannya


"Bentar mas sebentar lagi ini tinggal dimasukkin di dalam koper doang kok."


"Yaudah aku bantuin yah."


"Gak usah mas ini biar aku aja."


"Gapapa sayang aku cuma mau bantu istri aku doang kok masa gak boleh." Jawabnya sambil memasukkan bajunya didalam koper


Setelah selesai mempacking barang-barangnya mereka berdua keluar kamar dan menuju ruang keluargga yang terdapat pak Anto dan bu Ani disana


"Pah mah Farhan sama fanny mau pindah kerumah kami." Ucapnya pada orang tuanya


"Loh kok kalian bilangnya dadakan sih?" Jawab bu Ani, mamahnya Farhan


"Iyah Farhan bilang ke Fanny juga semalam jadi aku lupa kasih tau kalian deh."


"Yaudah gapapa mamah juga minta maaf yah karena gak bisa anter kalian karena jam 09.00 mamah sama papah mau pergi keondangan."


"Iyah gapapa kok mah pah, yaudah Aku berangkat dulu yah takut macet dijalan nanti alamat rumahnya aku wa aja yah."


"Farhan hati-hati bawa mobilnya dan jangan ngebut-ngebut." Ucap sang papah pada Farhan


"Insyaallah pah, aku sama Fanny pamit yah Assalamu'alaikum." Ucapnya dan mereka berdua pun mencium tangan pak Anto dan bu Ani


"Setelah mereka menghabiskan waktu kurang lebih selama 1,5 jam dari rumah pak Anto dan bu Ani menuju perumahan komplek rumah Farhan dan Fanny


"Allhamdulillah kita sudah sampai." Ucapnya sambil membukakan pintu untuk Fanny


"Mas ini rumah siapa?" Tanya Fanny yang syok dengan desain rumah tersebut


"Yah rumah kita lah sayang masa rumah orang lain."


"Subhanaallah ini besar sekali mas, ini apa gak kebesaran untuk Kita tinggal berdua?"

__ADS_1


"Kita gak tinggal berdua aku udah cari asisten buat bantu-bantu bersihin rumah kita."


"Ya Allah mas harusnya Kamu gak usah repot-repot seperti ini. Aku mau kok kalo tinggal dirumah biasa."


"Sayang aku akan melakukan apapun untuk membuat kamu nyaman." Ucapnya sambil menatap wajah Fanny


Fanny hanya terpaku diam Karena merasa menjadi wanita paling bahagia didunia ini


"Ya Allah terimakasih engkau telah mengirimkan laki-laki sabaik mas Farhan. Dan engkau yang maha baik jagalah suamiku dimanapun dia berada." Ucapnya dalam hati sambil menintikkan air mata


"Sayang kamu kenapa nangis? Kamu gak suka yah sama rumahnya?" Tanyanya dengan wajah menatap wajah Fanny


"Eh gak kok aku suka sama rumahnya sangat suka, aku cuma terharu aja." Jawabnya sambil mengusap air matanya yang jatuh dipipi


"Yaudah kita masuk sambil kita lihat semua ruangan." Ucapnya sambil menarik tangan Fanny untuk masuk kedalam rumah barunya tersebut


Keesokan harinya


Fanny membuka matanya dipagi hari saat dia ingin bangun untuk mandi tetapi Farhan masih tertidur pulas disampingnya sambil memeluk dirinya


"Ya Allah betapa beruntungnya aku memiliki laki-laki ini, jangan kau cabut nikmat ini ya Allah karena hamba tidak ingin dikhianati untuk yang ke-2 kalinya." Ucapnya dalam hati sambil mengusap kepala Farhan


"Morning my dear." Ucap Farhan


"Morning to my perfect husband." Jawabnya sambil tersenyum kepada Farhan


Farhan hanya membalas senyuman Fanny karena dia masih merasa mengantuk karena semalam tidurnya larut malam


"Mas aku mau siapin sarapan dulu buat kamu kekantor."


"Aku hari ini mau cuti aja."


"Loh emangnya kenapa? Kamu sakit?"


"Aku gapapa aku cuma mau seperti ini sampai ngantukku ilang gapapa kan?

__ADS_1


Fanny hanya menganggukan kepalanya


Siang harinya


"Sayang kamu gak usah masak siang ini."


"Emangnya kenapa mas?"


"Aku mau ajak kamu makan siang sambil cek swalayan kamu mau kan?"


"Aku mau kok mas."


"Yaudah kamu siap-siap dandan yang cantik untuk aku." Ucapnya sambil mencium pipi Fanny


Setelah selesai siap-siap dan sudah sampai direstoran XX yang dipilih oleh Farhan


"Silahkan duduk tuan putri." Ucapnya sambil memberikan kursi untuk Fanny


"Terimakasih mas."


"Kamu pilih menunya sesuai yang kamu mau." Ucapnya sambil memberikan buku daftar menu


"Kalo aku pesen semuanya gimana?" Tanyanya sambil meledek


"Gapapa asal kamu kuat habisinnya lagi pula ini hari spesial buat kita." Jawabnya sambil menatap wajah Fanny


"Spesial?"


"Iyah kamu ingat gak sama resto ini?"


"Hmm Iyah ini tempat Kita makan siang pertama kali cuma kita pas itu duduknya bukan disini." Ucapnya sambil tersenyum


"Allhamdulillah kamu inget juga."


"Iya dong masa aku lupa."

__ADS_1


"Fan kamu kemarin ngobrol bareng Radit yah?" Tanyanya sambil memasang wajah serius


jangan lupa follow ig @sofiimwddh


__ADS_2