Aku mengikhlaskanmu karena Allah

Aku mengikhlaskanmu karena Allah
Chapter 22


__ADS_3

"Iyah, oh iyah bi hmm tolong bikinin kopi buat pak joko soalnya pak joko keliatannya ngantuk banget." Ucapnya pada bi surti


"Iyah bi kalo gitu saya permisi mau kedapur dulu."


"Maaf yah bi kalo saya suruh bibi."


"Gapapa bu ini kan udah jadi tugas saya."


"Iyah makasih yah bi." Ucapnya sambil memegang tangan bi surti


Bi surti hanya menganggukan kepalanya dengan senyum dan langsung pergi menuju dapur


Fanny pun langsung masuk kedalam kamarnya


"Huuu aku gak sabar mau kasih berita ini ke mas Farhan. Apa aku kekantornya aja yah?" Tanyanya pada diri sendiri sambil memegang kertas laboratorium


"Pak joko kalo mau minta bikinin kopi bilang ke saya langsung aja gak usah nyuruh bu Fanny." Ucapnya pada pak joko sambil memberi segelas kopi padanya


"Yehhh sapa yang minta kopi ke bu Fanny, bu Fanny yang nawarin saya kopi." Jawabnya dan langsung mengambil kopi yang diberikan bi surti padanya


"Yaudah lain kali jangan gitu gak enak tau ke bu Fanny nya."


"Iyah Iyah maaf atu lah, tapi saya lihat teh bu Fanny lagi bahagia, kamu tau kenapa?" Tanyanya sambil menyeruput kopi


"Saya gak tau juga sih, emang saya liat bu Fanny lagi bahagia tapi udahlah gak usah ngurusin orang lain mending kamu urusin hidup kamu."


"Iyah kamu mah meni bawel pisan. Yaudah sana kamu balik ke dapur saya mau menikamati kopi sambil nyantai disiang hari seperti ini." Jawabnya sambil mengambil kursi didalam pos securitynya


"Yaudah lagi siapa yang mau ngobrol bareng kamu terus rugi saya." Ucapnya dan langsung pergi menuju dapur


"Eyyy meni enak pisan idup kiye duduk sambil nyeruput kopi." Ucapnya pada diri sendiri sambil menyeruput kopi dan memakan cemilan yang dikasih Fanny padanya


"Kok aku jadi khawatir yah sama Fanny? Apa aku telfon dia aja untuk memastikan dia baik-baik saja." Ucapnya pada diri sendiri sambil melihat waktu dijamnya


Farhan langsung mengambil handponenya di saku celananya dan menelfon Fanny


"Hallo Assalamu'alaikum sayang, iyah aku masih dikantor, kamu gimana baik-baik aja kan? Allhamdulillah kalo gitu, Emangnya ada apasih kok kayanya kamu lagi seneng? Yaudah insyaallah secepatnya aku pulang, iyah I love you, Assalamu'alaikum." Ucapnya pada Fanny ditelfon


"Fanny mau cerita apa sihh sampe suruh cepet-cepet aku pulang? Kok aku jadi kepo yah?" Ucapnya dengan diri sendiri sambil kembali mengecek tugas-tugasnya


Jam istrihat siang tiba


Farhan keluar dari ruangannya dan ingin menuju musholla untuk shalat zuhur sebelum membeli makan siangnya

__ADS_1


Saat ingin pergi menuju moshollah tiba-tiba ada seseorang yang menepuknya dari belakang


"Hei Han." Tepuk seorang perempuan yang menepuk bahu Farhan dengan pelan


"Eh iyah ada apa RI? Jawab Farhan padanya sambil berbalik arah padanya


"Gak gua cuma mau ajak lu makan siang, mau kan?" Tanyanya


"Hmm gua pengen ke mushollah dulu sebelum makan siang." Jawabnya sambil mengantongi tangannya ke saku celana


"Ouh gitu yaudah deh gua kekantin duluan." Ucapnya dengan muka sedih


"Maaf yah. Tapi ngomong-ngomong gimana diterima gak?" Tanyanya


"Allhamdulillah gua diterima Han walau masih jadi karyawan biasa sih."


"Syukurlah kalo diterima sabar aja gua juga dari awal untuk jadi seperti ini."


"Iyah thank you yah motivasinya."


"Ehhh motivasi apaan gua aja masih diingeti sama istri gua."


"Oh iyah lu udah nikah yah? Congrats yah sorry gua gak dateng ke acara lu soalnya waktu itu gua lagi di jepang."


"Iyah gapapa santai aja yaudah gua duluan yah takut telat jamaahnya." Ucapnya sambil pergi menuju arah mushallah


Malam harinya, Farhan pulang dari kantornya seperti biasa kali ini dia lebih cepat pulang kerumahnya karena penasaran dengan apa yang ingin diceritakan oleh Fanny padanya


"Assalamu'alaikum." Ucap Farhan sambil membuka pintu rumahnya


"Waalaikum'sallam, mas kamu sudah pulang." Jawabnya sambil mencium tangan Farhan


"Iyah kali ini aku bawa mobilnya lebih cepat karena aku penasaran dengan isi cerita apa yang pengen kamu kasih tau ke aku." Jawabnya sambil menarik Fanny duduk disofa dekatnya


"Emangnya ada cerita apasih sayang sampe keliatannya bahagia?" Tanyanya dengan menatap wajah Fanny dengan cinta


Fanny hanya diam sambil tersenyum-senyum yang membuat Farhan makin penasaran dengan apa ceritanya


"Sayang ayolah cerita kan aku udah pulang, tadi minta aku pulang cepat giliran udah pulang kamu gak mau kasih tau." Ucapnya sambil memasang wajah cemberut agar cepat dikasih tahu oleh Fanny


Fanny hanya memberikan kertas labnya ke Farhan sambil tersenyum


"Apa ini?" Tanyanya sambil mengambil surat yang diberikan Fanny

__ADS_1


"Kamu baca aja." Jawabnya dengan singkat


Lalu Farhan membuka dan membaca isi kertas tersebut, saat Farhan membaca bahwa Fanny positif hamil dia bahagia dan senang layaknya anak kecil yang dibelikan mainan baru oleh ibunya


"Allhamdulillah sayang kamu hamil?" Tanyanya sambil memegang tangan Fanny


Fanny menganggukan kepalanya sambil tersenyum bahagia, lalu Farhan memeluk Fanny dengan pelukan cinta dan kasih sayang


"Aku hamil mas." Ucapnya pada Farhan


"Iyah, makasih yah sayang kamu sudah bikin surprise yang gak kebayang sama aku. Pokoknya mulai hari ini kamu gak boleh capek-capek kamu harus istirahat yah sayang." Ucapnya sambil memeluk Fanny lagi


"Nanti aku akan kasih tau mamah, papah, umi, dan abi besok." Ucapnya pada Fanny


Keesokan harinya, seperti biasa Farhan sedang siap-siap untuk berangkat kekantor setelah shalat subuh berjamaah dan sarapan pagi dengan Fanny


"Sayang hari ini aku usahain untuk pulang cepat." Ucapnya sambil memakai dasi


Fanny hanya menganggukan kepalanya sambil mengambil jas yang ingin dipakai Farhan


"Yaudah aku berangkat sekarang yah, jangan lupa istirahat yang banyak dan jangan lakukan hal-hal yang berat." Ucapnya sambil menatap Fanny


"Insyaallah mas." Jawabnya sambil tersenyum


"Dede bayi jangan badung-badung didalem perut yah, jangan bikin bunda susah insyaallah ayah akan cepat pulang dan semangat kerjanya untuk kamu dan bunda." Ucapnya sambil mengelus dan mencium perut Fanny yang agak membucit dikit


Fanny hanya tersenyum bahagia karena melihat suaminya yang sangat mencintai dirinya dan calon anaknya nanti


Farhan keluar menuju mobilnya untuk berangkat kekantor


"Makasih yah pak joko." Ucapnya sambil membuka pintu mobilnya


"Sami-sami pak, hati-hati dijalan semoga kerjaannya lancar." Jawabnya setelah membukakan pintu pagar rumah Farhan


"Iyah makasih yah pak atas doanya dan doain semoga Fanny dan calon anak saya nanti lahir dengan selamat." Ucapnya sambil tersenyum


"Eleh-eleh berarti kemarin muka bu Fanny bahagia teh gara-gara sedang hamil. Selamat atuh kalo gitu semoga sehat dan lancar sampai persalinan."


"Iyah Aamiin makasih yah pak, yaudah saya berangkat dulu jagain rumah jangan sampe kabur."


"Aih si bapak teh kumaha masa maling teh kuat angkat rumah segede ini." Jawabnya sambil tertawa


"Yah siapa tau yaudah saya berangkat Assalamu'alaikum." Ucapnya dan langsung masuk kedalam pintu

__ADS_1


"Waalaikum'sallam." Jawabnya dan langsung menutup pintu pagar kembali


jangan lupa follow ig @sofiimwddh dan share ke teman-teman kalian sebanyak-banyaknya tq yang udah baca 😘


__ADS_2