
"Assalamu'alaikum om." Ucap Farhan kepada ayahnya Fanny, dan langsung mencium punggung tangannya
"Waalaikum'sallam gimana kabar kamu dan kedua orang tua kamu?" Tanyanya kepada Farhan
"Allhamdulillah mamah sama papah sehat om." Ucapnya
"Allhamdulillah kalo sehat semua. Umi ada tamu bukannya disiapin minuman sama makanan."
"Ya Allah asstagfirullah umi lupa bi gara-gara keenakan ngobrol bareng Farhan jadi lupa siapin minum deh." Ucapnya sambil menepuk jidat
"Gak papa kok om tante gak usah disiapin juga."
"Gak papa sekalian umi panggilin Fanny biar kamu nunggu disini kemaleman."
"Oh ya tan ini aku udah siapin baju gaun untuk fanny." Ucapnya sambil memberikan paper bag yang berisi baju
"Ya ampun Han gak usah repot-repot begini." Ucap bu Lani
"Gak papa tan ini gak ngerepotin kok, karena ini kan malam spesial jadi Fanny juga harus pake baju spesial."
"Yaudah tante ambil dan tante kasih ke Fanny yaudah tante permisi dulu yah." Ucapnya dan langsung pergi menuju kamar Fanny
Dan diruang tamu hanya sisa pak Rahmat dan Farhan, mereka berdua pun mengobrol bersama
"Om Farhan sekali lagi ucapin terima kasih Karena om dan tante udah izinin saya pergi malam ini sama Fanny."
"Sama Han."
Saat bu Lani mengetuk-ngetuk pintu kamar Fanny
__ADS_1
"Tok tok tok." Ketukan bu Lani pada pintu kamar Fanny
Lalu Fanny pun membukakan pintunya dan menyuruh bu Lani masuk kekamarnya
"Fan kamu diajak pergi sama Farhan." Ucap bu Lani
"Pergi kemana mi."
"Umi juga kurang tau kemana perginya, yaudah sekarang mending kamu siap-siap soalnya dia udah nunggu dari tadi."
"Dari tadi? Kok umi baru kash tau Fanny sekarang sih?"
"Tadi umi sama abi lagi ngobrol bareng dan sekarang umi udah kasih tau kamu kan? Udah mending kamu siap-siap kasih masa Farhan harus nunggu lagi."
"Tapi kan aku harus izin dulu sama abi mi."
"Yaudah deh kalo abi udah izinin aku, aku siap-siap dulu yah."
"Ehh bentar ini dari Farhan katanya buat kamu." Ucapnya sambil menyodorkan papper bag tersebut pada Fanny
"Buat aku? Emangnya apaan mi?"
"Umi juga kurang tau umi kan gak buka dalemnya lagi juga ini masih disegel."
Fanny pun membuka isi papper bag tersebut, Saat membukanya fanny terkejut ternyata didalamnya terdapat gaun yang sangat indah Saat Fanny sedang melihat desain demi desain dia tidak sengaja melihat tanda hargga yang ada digaun tersebut dan membuat fanny lebih syok lagi
"Asstagfirullah!" Ucapnya yang membuat bu Lani kaget
"Kenapa sayang?" Tanyanya yang bingung
__ADS_1
"Ini serius buat aku umi?" Tanyanya sekali lagi
"Kan tadi umi udah bilang ini buat kamu, emang asa apaan?"
"Umi coba deh liat ini." Sambil memberikan kepada bu Lani, ternyata hargga yang tertera adalah senilai Rp.30.000.000
"Asstagfirullah ini serius hargganya segini?"
Mereka berdua diam beberapa saat karena masih terkejut dengan hargga yang tertera pada gaun tersebut
"Umi apa ini gaunnya aku balikin ke mas Farhan aja yah? Soalnya aku gak enak sama dia?" Tanyanya
"Umi juga gak nyangka kalo hargganya segitu, tapi kalo kamu balikin umi takut dia akan kecewa mending sekarang kamu siap-siap dandan yang cantik dan ikutin apa kata Farhan kalo kamu harus pake baju dari dia."
Fanny hanya menganggukan kepalanya dan bu Lani pun pergi menuju dapur untuk memberikan minuman untuk Farhan
Setelah bu Lani selesai membuatkan minuman untuk Farhan dia pun kembali ke ruang tamu
"Ini minumannya maaf yah nunggu lama." Ucapnya pada Farhan sambil memberikan minuman untuknya
"Iyah mi gak papa kok."
"Umi ngapain aja sih didapur lama banget." Tanya pak Rahmat
"Umi tadi lama dikamar Fanny karena kita syok saat membuka barang dari kamu dan melihat hargga yang tertera digaun itu." Jawabnya
"Loh emang kenapa dengan hargganya mi?" Tanya pak Rahmat yang masih bingung
@sofiimwddh
__ADS_1