
Fanny sampai dikantor Farhan, dia sengaja tidak memberitahunya untuk memberikannya surprise
"Selamat pagi bu Fanny." Ucap Salah satu karyawan Farhan
Fanny membalasnya dengan senyuman. Setelah sampai diruangan Farhan
"Selamat pagi bu fanny." Ucap sekertaris Farhan
"Pagi juga."
"Bu Fanny mau ketemu dengan pak Farhan yah?" Tanya sekertaris Farhan
"Iyah pak Farhan ada kan diruangannya kan?"
"Sekitar 10 menit lagi pak Farhan keruangannya soalnya dia lagi meeting dengan cliennya."
"Oh gitu yaudah saya tunggu diruangannya aja." Fanny langsung masuk keruangannya Farhan dan duduk dikursi ruangan tersebut sambil menunggu suaminya datang
"Maaf pak didalam ada bu Fanny." Ucap sekertaris tersebut pada Farhan
"Hmm sudah lama?" Tanyanya
"Sekitar 20 menit yang lalu pak."
"Yaudah terimakasih yah." Farhan langsung masuk kedalam ruangannya
"Assalamu'alaikum." Ucap Farhan pada Fanny
"Waalaikum'sallam mas." Jawab Fanny sambil mencium tangan Farhan
"Kok kamu kesini gak bilang sama aku sih?"
"Aku sengaja gak kasih tau kamu karena aku mau kasih surprise kekamu."
__ADS_1
"Hmm kalo kamu kasih tau aku kan kamu gak usah nunggu lama."
"Gak papa kok mas. Nih aku bawa makanan kesukaan kamu." Ucapnya sambil memberikan kotak makan tersebut ke Farhan
"Makasih yah sayang." Ucapnya sambil mencolek hidung Fanny
"Mas aku boleh nanya sesuatu gak sama kamu?" Tanyanya sambil menatap serius wajah Farhan
"Kamu mau nanya apa emangnya?"
"Soal kemarin, kamu kenapa kaya diemin Aku? Emangnya Aku salah apa?" Tanyanya dengan wajah sedih
Farhan langsung mengambil tangan Fanny dan berbicara sesuatu yang serius
"Maaf yah soal kemarin aku diemin kamu."
"Emangnya kenapa mas?"
"Mas Radit mau rebut aku dari kamu? Tapi itu gak mungkin mas karena dia Kan sudah menikah dengan perempuannya."
"Aku juga gak tau kenapa dia bilang seperti itu, tapi yang pasti aku gak mau kehilangan kamu."
"Mas tenang aja yah aku gak akan balik lagi sama dia karena cinta aku cuma buat kamu, kamu yang menganjarkan aku cinta yang sebenarnya dan aku mencintaimu karena Allah."
"Masyaallah betapa beruntungnya aku mempunyai istri seperti kamu sayang. Aku juga mencintai kamu katena Allah love you." Ucap Farhan sambil memeluk tubuh Fanny
"Farhan cepat atau lambat gua akan menghancurkan kehidupan lu terutama gua akan rebut kembali Fanny." Ucap Radit sambil mengintip dipintu ruangan Farhan yang sedang tertawa mesra bersama Fanny
"Mas aku pamit pulang dulu yah aku mau kerumah umi sama abi." Ucapnya pada Farhan
"Ihhh masa kamu cepet banget sih." Jawabnya sambil memasang muka manja
"Kalo aku disini lama-lama nanti aku ganggu kerjaan kamu."
__ADS_1
"Yaudah deh kalo gitu aku anter kamu aja sampe loby."
"Yaudah tapi kamu masang mukanya jangan gitu dong jelek tau diliatnya." Ucapnya sambil menyubit pipi Farhan
"Ihhh sekarang kamu udah berani yah cubit-cubit pipi aku." Ucapnya sambil memencet hidung Fanny
"Biarin wleee kamu juga mencet-mencet idung aku sakit tau."
"Yaudah maaf yah, ayuk aku anter kamu sampe lobby." Ucap Farhan sambil mengajak Fanny keluar ruangannya
"Sayang aku pulangnya hari ini insyaallah agak cepet."
"Allhamdulillah kalo gitu hmm kamu mau aku masakin apa?"
"Terserah kamu aja apapun yang kamu masak pasti aku makan."
Tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Farhan dan menyamperinya
"Pak pak Farhan!" Ucap seorang perempuan itu yang tak lain adalah April, sekertaris Farhan
"Iyah pril ada apa?" Tanyanya pada April
"Maaf pak, bapak diminta keruang meeting karena ada berkas yang belum bapak tanda tangan."
"Bukannya sudah semua?"
"Tadi sekertaris pak burhan datang lagi dan lupa memberikan berkas kontraknya."
"Ok sebentar lagi saya akan datang keruang meeting."
"Baik pak kalo gitu saya permisi dulu, Mari bu." Ucap sekertaris Farhan sambil meninggalkan Farhan dan Fanny
jangan lupa follow ig @sofiimwddh
__ADS_1