
"Han gua boleh jujur sama lu?" Tanyanya dengan nada serius
"Apa?"
"Sebenarnya gua masih cinta sama lu alasan gua gak dateng kepernikahan lu karena gua gak rela ngeliat lu nikah dengan perempuan selain gua tapi gua gak tau harus berbuat apalagi gua cuma bisa salahin diri gua sendiri karena udah bersikap egois dalam memutuskan hubungan kita." Jawabnya dengan nada sedih dan menintikkan air mata
"Ri gua juga sempat terpukul dengan keputusan lu, tapi gua harus ikhlas untuk menerimanya dan sekarang gua udah bahagia dengan wanita yang gua pilih dan plis lupain gua tolong lu masih punya kesempatan untuk cari yang lebih baik dari gua."
Ria hanya terdiam dan membiarkan air matanya jatuh berderas dipipinya
"Ri jadi tolong hubungan kita hanya sebatas teman gak lebih kita mempunyai urusan kita masing-masing, dan maaf gua gak bisa lama-lama disini karena gua udah ada janji sama istri gua dan gua mau pergi kerumah mertua gua untuk memberitahu kalo istri gua sekarang hamil." Ucapnya dengan nada pelan
Ria hanya menganggukan kepalan sambil mengusap air matanya yang jatuh dipipi
"Yaudah lu hati-hati jalan kekantornya gua pamit dulu, lu gak usah bayar biar gua yang traktir lu. permisi Assalamu'alaikum." Ucapnya dan langsung pergi meninggalkan Ria dan menuju tempat parkiran untuk memasuki mobilnya
"Han lu boleh pergi untuk saat ini, tapi gua akan pastikan lu akan jadi miliki gua seutuhnya dan gua akan cari tau siapa istri lu." Ucapnya dengan wajah sinis
"Ya Allah semoga Ria bisa mengerti apa yang hamba ucapkan padanya semoga dia gak akan pernah ingin menganggu hubungan hamba dengan Fanny seperti Radit mantan suami Fanny." Ucapnya dengan diri sendiri sambil menyetir mobil arah pulang rumahnya
Sesampai dirumah
Farhan memasukkan mobilnya kedalam rumahnya dan dibukakan pintu gerbangnya oleh pak joko, securyty rumahnya
"Selamat siang pak." Ucap pak joko pada Farhan yang baru saja keluar dari mobilnya
__ADS_1
"Selamat siang pak joko." Jawabnya sambil mengambil tas kantornya didalam mobil
"Tumben pak pulangnya lebih cepat dari biasanya."
"Yah saya sengaja pulang lebih cepat karena ada urusan sama mertua dan orang tua saya." Ucapnya sambil melepaskan jasnya
"Oh kalo saya boleh nebak bapak teh mau kasih tau mertua bapak dan orang tua bapak karena bu Fanny teh sedang hamil, kitu?" Tanyanya pada Farhan
"Hahah iyah pak joko pinter bisa nebak."
"Saha dulu joko!" Ucapnya sambil melipat kedua tangannya diatas perut
"Iyahiyah yaudah saya masuk duluan yah."
Farhan pun langsung masuk dan pergi kedalam rumahnya menemui Fanny
"Assalamu'alaikum sayang aku udah pulang." Ucapnya sambil menutup pintu yang dibukanya
Farhan bingung karena tidak ada balasan jawaban salamnya dari sang istri, lalu bi surti pun datang menjawabnya
"Waalaikum'sallam, maaf pak tadi bibi lagi dibelakang." Jawab bi surti yang menghampiri Farhan
"Iyah gapapa bi, hmm bibi liat ibu?" Tanyanya Yang sedang celingak celinguk mencari Fanny
"Itu pak ibu lagi dikamar." Ucapnya sambil menunjuk tangannya kearah kamar Fanny dan Farhan
__ADS_1
"Oh gitu yaudah makasih yah bi." Ucapnya dan langsung menuju kamarnya
Farhan pun pergi dan menuju kamarnya untuk menemui Fanny
"Assalamu'alaikum sayang." Ucapnya dengan menutup kembali pintu kamarnya dan menghampiri Fanny yang sedang duduk diatas kasur
"Waalaikum'sallam." Jawab Fanny dengan nada jutek dan mencium tangan Farhan, suaminya
"Fanny pasti ngambek sama aku karena aku gak tepati janji, pantes dia cuma baca massage aku tapi gak bales." Ucapnya dalam hati sambil duduk disebelah Fanny
Farhan mendekatkan dirinya ke Fanny sambil merengek layaknya anak kecil
"Sayang maafin aku yah, tadi itu bener-bener dadakan meeting nya." Ucapnya sambil merengek dan menaruh palanya dipundak Fanny
Fanny hanya diam dengan muka ngambeknya
"Yaudah deh kalo kamu masih ngambek aku balik kekantor aja abis aku dirumah didiemin sama istri aku." Ucapnya sambil ingin berdiri dari kasurnya
"Yaudah kamu aku maafin, tapi janji kalo ada apa-apa kalo gak bisa nepatin janji kamu jangan bilang janji." Jawabnya dengan masih muka cemberut
"Iyah aku janji maafin aku yah?" Ucapnya sambil memberikan jari kelingking tanda janjinya
Fanny pun memberikan jari kelingkingnya kepada Farhan dan mereka berdua baikan kembali
jangan lupa follow ig @sofiimwddh
__ADS_1