
Setelah mereka makan siang. Farhan kembali kekantornya dan Fanny pulang kerumahnya
Saat Fanny sampai dirumahnya
"Assalamu'alaikum." Ucapnya sambil membuka pintu rumahnya
"Waalaikum'sallam, allhamdulillah kamu sudah pulang." Ucap perempuan paruh baya itu yang tak lain umi Fanny
Lalu Fanny mencium tangan sang ibu
"Gimana kamu sudah bicara denganny?" Tanyanya
"Allhamdulillah mi Fanny sudah bilang kepada mas Farhan."
"Terus respon dia bagaimana?"
"Mas Farhan keliatan bahagia mi saat Fanny bilang kalo aku menerima lamarannya."
"Allhamdulillah kalo gitu."
"Oh ya mi mas Farhan bilang kalo dua hari lagi dia dan keluarggany akan datang kerumah kita untuk acara pertunangan aku sama dia."
"Yaudah nanti umi akan belanja keperluannya. Tapi orang tua Farhan sudah tau tentang status kamu?"
"Fanny kurang tau umi, mungkin mas Farhan belum cerita tentang status aku sama orang tuanya."
"Asstagfirullah nak sebaiknya besok kamu temui orang tuanya dan kamu bilang sama mereka tentang status kamu."
"Tapi mi."
"Fanny kedua orang tua calon pasangan kita itu berhak tau tentang status dan kondisi kita agar mereka lebih meridhai hubungan kamu dan Farhan."
"Yaudah umi nanti Fanny telfon mas Farhan untuk kasih tau dia."
__ADS_1
"Allhamdulillah kalo gitu, nanti umi kasih tau abimu."
Sore harinya, Fanny menelfon Farhan untuk memberitahunya bahwa Fanny ingin bertemu dan bicara pada orang tuanya
Setelah selesai menelfon Farhan fanny pun menyiapkan diri untuk menemui dan memberitahu calon mertuanya tentang statusnya
Malam harinya, Farhan menjemput Fanny untuk datang kerumahnya
Setelah Farhan menjemputnya dan sampailah dirumah Farhan
"Bissmilah'hirrohmannirrohim." Ucapnya dengan nada pelan setelah turun dari mobil
Farhan pun bingung pada Fanny karena melihat mukanya yang agak pucat karena nervous untuk membicarakan statusnya
"Fan kamu gak papa?" Tanyanya
"Allhamdulillah aku gak papa mas."
Mereka berdua pun masuk kedalam rumah milik pak Anto dan bu Ani, yaitu orang tuanya Farhan
Pak Anto dan bu Ani pun turun menemui Farhan yang memanggilnya dengan teriak
"Waalaikum'sallam Farhan kamu kenapa sih teriak seperti itu." Ucap sang mamah padanya
"Eh maaf mah, nih liat aku bawa calon mantu mamah dan papah." Ucapnya yang membuat orang tuanya syok setelah mendengar perkataan Farhan
"Calon mantu?" Ucap sang papah yang keheranan
"Oh iyah asstagfirullah aku lupa kasih tau mamah dan papah kalo Fanny udah terima lamaran aku."
"Allhamdulillah akhirnya mamah punya menantu solleha kaya Fanny."
"Assalamu'alaikum tante om." Ucapnya sambil mencium punggung tangan pak Anto dan bu Ani
__ADS_1
"Waalaikum'sallam ayo kita bicaranya sambil duduk aja." Ucap pak Anto
Mereka berempat pun duduk di sofa milik pak Anto
Fanny pun memulai pembicaraan
"Jadi Fanny datang kesini karena ingin membicarakan sesuatu sama om dan tante."
"Kamu mau bicara apa sayang?" Ucap bu Ani pada Fanny
"Bissmilah'hirrohmannirrohim." Ucapnya dalam hati
"Om tante sebelumnya Fanny mau minta maaf sama kalian. Fanny ingin memberitahu tentang status Fanny yang sebenarnya." Ucapnya dengan menundukkan kepalanya
Pak Anto dan bu Ani pun masih bingung dengan apa yang dibicarakan oleh Fanny
"Status? Maksud kamu apa Fan?" Tanya pak Anto pada Fanny
"Sebenernya status Fanny itu janda." Ucapnya dengan nada pelan
Pak Anto dan bu Ani pun syok ketika mendengar status Fanny yang sebenarnya
"Apa? Janda? Apa Farhan sudah tau status kamu Fanny?" Tanyanya dengan wajah terkejut
"Sudah tante."
"Farhan kenapa kamu gak kasih tau mamah dan papah lebih dulu?" Tanyanya pada Farhan
"Maaf mah Farhan bukannya tidak mau menceritakannya pada mamah dan papah."
Bu Ani hanya menarik nafas
"Mah pah tolong restui Farhan menikah dengan Fanny. Farhan tidak peduli dengan status Fanny mah pah, Farhan sangat mencintai Fanny jadi Farhan minta restu dari papah dan mamah." Ucapnya pada kedua orang tuanya dengan nada sedikit keras
__ADS_1
"Papah akan merestui kalian tapi papah ingin mengetahui kenapa kamu Fanny bisa bercerai dengan mantan suami kamu." Ucapnya dengan tegas
@sofiimwddh