
Hari pernikahan pun tiba. Fanny dan Farhan menikah digedung mewah yang dihadiri oleh sahabat, keluargga, dan tetangga mereka
Setelah selesai mengikuti acara demi acara pernikahan mereka, tibalah saat malam pertama mereka
Didalam kamar Farhan
"Sayang makasih yah karena kamu sudah ingin menjadi pelengkap hidupku." Ucap Farhan sambil mencium kening Fanny
Fanny hanya terdiam membiarkan Farhan menciumnya
"Yaudah yuk kita istirahat kamu keliatan lelah sekali." Ucapnya sambil menggandeng tangan Fanny keatas kasurnya
Fanny pun tidak bisa melarang Farhan menyentuhnya karena bagaimanapun kini mereka berdua telah sah menjadi suami dan istri
Keesokan harinya Farhan yang mengambil cuti untuk tidak masuk kekantornya karena masih ingin menikmati kebersamaannya pada Fanny
Saat Fanny terbangun dia melihat wajah Farhan yang menghadap kepadanya
"Ya Allah sekarang dia sudah menjadi suamiku, imamku semoga mas Farhan tidak pernah melakukan hal yang sama seperti mas Radit dan semoga mas Farhan adalah laki-laki yang bisa menuntunku kejannah mu." Ucapnya dalam hati sambil menatap bahagia wajah Farhan
__ADS_1
Lalu Farhan membuka matanya dan saat pertama yang ia lihat adalah wajah Fanny yang sedang memandangnya
"Good morning my wife." Ucapnya sambil menggenitkan matanya
"Morning my husband." Jawabnya sambil memasang wajah malunya
"Kamu dari tadi udah bangun?" Tanyanya
"Udah dari 20 menit yang lalu. Oh iyah mas gak berangkat kekantor?" Tanyanya pada sang suami
"Gak, aku sengaja ambil cuti karena aku masih ingin seperti ini sama istriku yang cantik." Ucapnya sambil mencubit hidung Fanny
Siang harinya Fanny dan Farhan sedang berbelanja makanan dan sayuran diswalayan pertama kali mereka ketemu
"Mas memangnya kamu sering yah kesini?" Tanya Fanny sambil memilih sayuran segar
"Iyah aku cukup sering kok." Jawabnya sambil mencubit pelan pipi Fanny
"Emangnya kamu kesini ngapain? Belanja?" Tanyanya sambil mengerutkan dahi
__ADS_1
"Yah aku cuma ngontrol kondisi aja."
"Ngontrol kondisi? Kaya kamu yang punya aja."
"Yah memang aku yang punya." Jawabnya dengan santai
Lalu fanny syok mendengar Farhan berkata kalau swalayan terbesar ini dia yang punya, Fanny tidak mengetahuinya karena Farhan belum pernah menceritakannya
"Asstagfirullah aku belum cerita soal ini yah sayang?" Ucapnya sambil menepuk jidatnya
Fanny hanya menggelengkan kepalanya sambil mencemberutkan bibirnya
"Sayang kamu jangan cemberut gitu dong, maaf yah aku lupa cerita soal ini. Maafin aku yah?" Ucapnya sambil memasang wajah melas
"Aku gak mau maafin kamu." Jawabnya dengan tegas
Farhan hanya memasang wajah melasnya agar dimaafkan oleh Fanny, lalu Fanny tidak bisa menahan tawa karena melihat wajah farhan Yang melas
"Iyah aku maafin deh." Jawabnya sambil mencolek hidung Farhan
__ADS_1
Farhan pun langsung mencium kening Fanny dan Fanny membalasnya dengan senyum bahagianya
maaf yah karena authornya jarang up😅 insyaallah akan ada chapther selanjutnya. untuk lebih lanjutnya jangan lupa follow ig saya @sofiimwddh