
Flash back
Ternyata selama 1 tahun Radit telah berselingkuh kepada teman satu kantornya tanpa sepengetahuan Fanny.
Saat Radit berangkat kantor ternyata handpone dia tertinggal didalam kamar, dan ada pesan masuk dari seorang perempuan dikarenakan Fanny ingin tahu pesan tersebut Fanny pun membuka pesan tersebut
Saat ingin beres-beres tempat tidur Fanny melihat handpone Radit Yang tertinggal
"Asstagfirullah handpone mas Radit ketinggalan, harusnya aku cek dulu sebelum dia berangkat." Saat ingin meletakkan handpone tersebut tiba-tiba ada pesan masuk dari seseorang
"Ini pasti dari cliennya mas farhan pasti bingung karena hpnya ketinggalan, tapi kalo pesan ini penting gimana?." Tanpa basa basi Fanny langsung membuka pesan tersebut, dan ternyata pesan itu dari seorang perempuan
"Asstagfirullah kenapa pesannya seperti ini apa maksudnya atau jangan-jangan mas Farhan seling..." Belum sempat menyelesaikan perkataannya tiba-tiba Radit datang untuk mengambil handponenya yang tertinggal tapi sayang, Fanny telah mengetahui perselingkuhannya
"Assalamu'alaikum sayang aku mau ambil hp soalnya hp aku..." Belum selesai berkata Radit syok ketika melihat Fanny menangis sambil memegang handponenya
"Sayang kamu kenapa nangis?" Tanyanya
Tapi Fanny tidak menjawab pertanyaan Radit dia tetap menangis karena sakit hati telah dikhianati oleh sang suami
"Fanny kamu kenapa?" Tanyanya sekali lagi
"Kamu gak usah mengelak karena aku sudah baca semua pesan di hp kamu semuanya dari perempuan itu." Jawabnya dengan sambil menangis
__ADS_1
"Jadi kamu udah tau semuanya?"
"Yah aku tau semuanya, pantesan selama satu tahun ini sikap kamu beda kamu udah jarang dirumah, pulang selalu telat, jarang makan dirumah."
"Fanny aku minta maaf aku tau aku salah dan aku akan menerima semua hukuman dari kamu." Jawabnya dengan nada menyesal
"Aku gak akan melakukan hukaman buat kamu tapi aku akan bertindak aku akan menggugat cerai kamu!"
"Fan tolong Fan jangan lakukan ini."
Fanny pun langsung pergi meninggalkan Radit dan membereskan semua perlengkapannya untuk pulang kerumah orang tuanya
Sampai dimana hari perceraian pun tiba, hakim memutuskan bahwa mereka berdua telah sah bercerai
"Jadi begitu om ceritanya?" Tanyanya
"Iyah dan mulai kejadian seperti itu Fanny jadi trauma dengan kembali mengenal cinta tapi sejak bertemu dengan kamu sikap dia jadi seperti dulu dimana dia belum pernah merasakan sakit hati karena diakibatkan pengkhianatan suaminya. Tapi om percaya sama kamu dan om akan menyetujui untuk kamu mendekati anak om untuk ke jenjang yang serius." Ucapnya sambil menepuk pelan bahu Farhan
"Jadi om sudah menyetujui saya untuk melamar Fanny, putri om." Tanyanya dengan nada terharu
"Iyah om sudah setuju dan ibu Fanny pasti juga akan setuju." Ucapnya
Tiba-tiba Fanny sudah datang dengan membawa secangkir minuman untuk Farhan dan obrolan mereka pun terhentikan
__ADS_1
"Eh ada ayah disini, tapi aku cuma bikin satu doang karena aku gak tau kalo ayah ngobrol bareng mas Farhan." Ucapnya sambil menaruh secangkir pepper mint, minuman kesukaan Farhan
"Gak papa ini kamu berikan saja pada Farhan, ayah bisa ambil sendiri kalo mau."
"Ini mas silahkan minumannya pepper mint, teh kesukaan kamu." Ucapnya sambil menatap wajah Farhan
"Iyah makasih yah kamu udah bikinin buat aku." Sambil meminum minuman yang disiapkan oleh Fanny
"Semoga aku sudah mengambil keputusan yang benar karena aku sendiri sudah menerima Farhan untuk menjadi menantuku dan imam yang baik untuk Fanny." Ucap pak Rahmat dalam hatinya
Setelah mereka mengobrol akhirnya Farhan pun pamit pulang
"Om, Fan saya pamit pulang dulu." Ucapnya
"Kamu mau pulang sekarang Han gak nanti aja?" Tanya pak Rahmat
"Makasih om tapi saya disini juga sudah cukup lama dan saya mau langsung bersih-bersih karena udah bau badan bekas olahraga bareng Fanny tadi pagi."
"Yaudah kalo gitu hati-hati pulangnya dan om titip salam buat orang tua kamu juga." Ucapnya
"Iyah om insyaallah akan saya sampaikan, saya juga titip salam buat tante Ani. Saya pergi sekarang, Assalamu'alaikum." Ucapnya sambil keluar rumah Fanny menuju mobilnya
@sofiimwddh
__ADS_1