Aku Milik Siapa?

Aku Milik Siapa?
Pantai


__ADS_3

Carmen tidak menyangka ia menang lomba kecantikan. Dia memandangi gambar dan menonton video yang di ambil Tania saat Carmen tampil. Namun Carmen memang takjub pada dirinya. Kalau dia pria mungkin dia akan menyukai Carmen.


Selagi memandangi foto cantik nya. Tiba tiba pintu kamar Carmen di ketuk oleh Tania. Tania masuk dan mengajak Carmen untuk ke bawah. Ternyata ibu Scarlett dan Anthony datang untuk mengucapkan selamat kepada Carmen. Sungguh tidak di duga oleh Carmen akan ada tamu, Carmen menggunakan pakaian piyama dan rambut nya sedikit berantakan. Sambil berbincang, Carmen terus mengotak atik rambut nya agar terlihat rapi.


Carmen memasak kan makanan untuk makan malam. Setelah makan, ibu Scarlett dan Anthony pulang ke rumah susun mereka.


Mungkin hari ini adalah hari terindah Carmen. Dia mendapatkan uang nya sendiri. Dia sekarang sudah mulai belajar hidup mandiri.


___________________________


Keesokan harinya, di kampus diamond


Saat di kampus, banyak yang membicarakan Carmen, karena Carmen menang kontes kecantikan. Banyak yang kagum dan percaya, namun ada juga yang tidak percaya.


Apalagi teman teman sekelas Carmen, semuanya sangat heboh dan menanyakan banyak sekali pertanyaan. Ada juga yang meminta foto Carmen saat perlombaan.


Sungguh kenangan paling indah bagi Carmen selain mendapatkan kekuatan hebat nya.

__ADS_1


Pelajaran pertama akhirnya di mulai. Guru menyampaikan 1 bulan lagi mereka akan lulus. Semua bersorak karena mereka akan lulus. Namun suara sorakan itu tiba tiba berhenti saat guru melanjutkan pembicaraan nya. Bahwa minggu depan mereka akan mulai latihan ujian dan minggu depan nya lagi akan ujian. Carmen sangat tenang,dia tidak peduli dengan apa yang di bicarakan gurunya, karena dia cukup pintar.


Pulang sekolah, Tania bingung, minggu depan mereka akan latihan ujian, Tania tidak terlalu pintar. Kalau dia belajar sekarang pasti tidak akan sempat. Carmen yang mengetahui hal tersebut berinisiatif untuk membantu Tania belajar. Tania sangat senang dan bersyukur, memang mungkin Carmen adalah malaikat yang di turunkan oleh Tuhan untuk Tania.


Tanpa basa basi lagi, mereka mulai belajar, karena hari ini mereka mulai belajar cukup malam, jadi mereka belajar hanya 2 jam.


Carmen dan Tania melakukan rutinitas yang sama sehari hari nya. Bangun pagi, pergi ke kampus, belajar, pulang ke rumah, makan, bermain handphone, mengerjakan tugas, belajar lagi, dan tidur. Setiap hari hanya itu yang mereka lakukan.


Seminggu berlalu dan hari ini adalah hari untuk latihan ujian. Latihan berlangsung dari pagi hingga siang. Tania tidak bingung untuk menjawab pertanyaan ujian karena Carmen telah mengajari nya.


Waktu latihan habis dan waktunya pengumpulan kertas latihan ujian. Latihan ujian hanya di lakukan 3 hari, Senin sampai Rabu. Dan untuk hari Kamis sampai Sabtu mereka di liburkan untuk belajar.


Kamis pagi Carmen mengajak Tania joging mengelilingi perumahan nya. Sebentar sebentar mereka menepi untuk istirahat. Perumahan nya cukup luas sehingga hampir memakan waktu 40 menit. Setelah joging, mereka mandi dan makan lagi.


Setelah makan mereka tidak tahu harus apa, belajar, itu sudah sangat membosankan, bermain handphone, juga lagi malas, terus enaknya ngapain.


Saat mereka berdua sedang berpikir, ada orang yang mengetuk pintu dan ternyata adalah Tristan. Carmen bertanya ada apa datang ke rumah nya. Ternyata Tristan juga bosan di rumah. Tidak tahu apa yang terjadi tiba tiba mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke pantai.

__ADS_1


Mereka menggunakan mobil milik Tristan untuk pergi ke pantai. Dari rumah sampai ke pantai jarak nya cukup jauh. Tania pun sampai tertidur, sedangkan Carmen melihat pemandangan dari jendela mobil.


Memang pemandangan yang mereka lewati sungguh indah. Seandainya handphone Carmen tidak mati, mungkin akan mengabadikan momen yang indah ini.


Memang terkadang Carmen itu ceroboh. Tadi saat telah dalam perjalanan, ternyata tas Carmen tertinggal, untung nya perjalanan belum jauh. Terkadang dia ke kampus, menggunakan seragam yang salah.


Saat tadi tas Carmen tertinggal, Tristan tidak terkejut atau memarahi Carmen, Dia memang telah mengenal Carmen lebih dari 10 tahun. Sifat ceroboh nya tidak pernah hilang.


Setelah 3 jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di pantai. Pantai tidak terlalu ramai, karena hari ini sebenarnya bukan hari libur.


Tristan duduk santai di atas kursi nya. Carmen duduk di tepi laut, memandangi ombak sambil merasakan air nya.


Sedangkan Clara menyiapkan makanan.


Tadi setelah di putuskan untuk pergi ke pantai, Tania, Carmen, dan Tristan langsung memasak makanan. Karena di kerjakan 3 orang, masakan cepat selesai. Namun memang tidak di sangka mereka akan pergi ke pantai ini...


to be continued

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2