Aku Milik Siapa?

Aku Milik Siapa?
Teguran Tristan


__ADS_3

Tiba di rumah, Tristan membangunkan Carmen. Dan mereka berdua pun masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah sepi dan gelap. Tristan pergi ke dalam kamar nya dan mengucapkan selamat malam kepada Carmen. Carmen mengucapkan selamat malam juga kepada Tristan, namun Carmen tidak masuk ke kamar nya. Dia pergi tidur ke sofa. Tidak tahu apa yang di pikirkan oleh Carmen, dia ingin tidur di sofa.


Pukul 2.25 am..


Tristan terbangun karena merasa haus. Saat pergi ke dapur, Tristan melihat Carmen tidur di atas sofa. Tristan tidak ingin membangunkan Carmen. Tristan mengambil selimut dan menyelimuti tubuh Carmen.


Membelai rambut Carmen dan kembali ke kamar nya untuk melanjutkan tidur nya.


Pagi..

__ADS_1


Tristan bangun pagi dan ingin membuatkan sarapan pagi. Lagi pula hari ini Tania belum pulang. Tristan mencari resep makanan di handphone nya. Dia menemukan makanan yang cocok untuk sarapan pagi ini. Akhirnya Tristan pun segera memasak sebelum Carmen terbangun.


Carmen terbangun karena mencium aroma makanan yang lezat. Dia terbangun dan langsung berjalan ke dapur dengan mata yang masih terasa berat. Tristan melihat Carmen berjalan ke arah nya dan Tristan pun menyapa Carmen, " pagi 😁 !". Carmen hanya membalas Tristan dengan senyuman.


Carmen duduk di meja makan dan bersandar di dinding. Tristan menyajikan makanan nya di meja makan. Carmen yang melihat makanan itu langsung mengambil piring dan makanan yang telah di buat Tristan. Carmen makan cukup banyak, dia hampir menghabiskan seluruh masakan yang di masak oleh Tristan.


Tania tidak pulang pagi ini. Tania langsung bekerja setelah dari rumah ibu nya. Carmen dan Tristan pun juga pergi bekerja setelah makan sarapan tadi. Carmen sangat kenyang hingga perut nya merasa sakit. Tristan menertawai Carmen dan berkata, " maka nya kalau makan jangan banyak banyak, rakus sih... 😂 !". Carmen menunjukkan wajah cemberut nya dan menghadap ke jendela mobil serta tidak menghiraukan perkataan Tristan.


Tristan menghampiri mereka berdua dan menegur Carmen untuk kembali bekerja. Tania memesan Dalgona Coffe. Carmen mengantarkan pesanan Tania dan duduk di hadapan Tania. Mereka mengobrol dan bercerita bersama. Tristan menghampiri Carmen dan menegur nya lagi untuk bekerja, kalau Carmen selalu begini, Tristan mengancam Carmen akan memotong gaji nya. Carmen akhirnya kembali bekerja dan Tania tertawa kecil melihat wajah Carmen.

__ADS_1


Di rumah...


Tania membawa masakan yang dibuat oleh ibu nya. Carmen dengar masakan ibu Scarlett sangat lah lezat. Mereka bertiga akhirnya makan malam bersama dari masakan ibu Scarlett. Sungguh lezat... 🥴


Makan malam selesai, Tania kembali ke kamar nya sedangkan Tristan memanggil Carmen di dapur. Carmen menghampiri Tristan. Tristan memarahi Carmen karena tadi saat bekerja Carmen tidak bekerja dengan baik, Carmen malah berbincang bincang dengan pelanggan. Tristan mengancam kalau Carmen seperti itu lagi Tristan tidak akan menegur Carmen namun gaji Carmen langsung di potong.


Carmen mengiyakan dan berjalan malas ke kamar nya. Carmen duduk di kursi kamar nya dan membuka laptop nya. Pintu kamar Carmen pun tiba tiba di ketuk. Ternyata itu adalah Tania. Tania masuk dan duduk di atas kasur Carmen. Tania memberikan kotak hadiah kepada Carmen. Carmen melirik Tania karena menyodorkan kotak hadiah kepada nya. Carmen langsung menghadap ke arah Tania dan menerima kotak hadiah itu serta bertanya apa isinya. Tania berkata bahwa hadiah ini dari ibu nya, ibu Scarlett telah membuat baju untuk Carmen. Carmen mendengarkan penjelasan Tania sambil sibuk membuka kotak hadiah itu.


Carmen mengambil baju dari kotak hadiah tersebut. Carmen sangat suka dengan baju yang di beri untuk nya. Carmen pun langsung mencoba pakaian tersebut dan melihat dirinya di depan cermin. Tania memberikan tepuk tangan atas penampilan Carmen. Carmen berputar putar sambil tersenyum. Carmen memeluk Tania dan berterima kasih kepada nya. Carmen berkata dia akan mampir di rumah ibu Scarlett besok.

__ADS_1


to be continued


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2