Aku Milik Siapa?

Aku Milik Siapa?
Belajar


__ADS_3

Malam pun tiba, Carmen dan Tania berencana makan di restoran. Mereka akhirnya pergi menggunakan motor ke Restoran Asyik.


Restoran Asyik.


Sebenarnya menurut Carmen restoran ini biasa saja. Tidak seperti namanya, 'asyik'.


Mungkin sangat cocok di namakan restoran biasa atau restoran membosankan.


Mereka memanggil pelayan dan memesan makanan. 10 menit kemudian makanan mereka datang. Mereka sudah sangat lapar, mereka langsung menyantap dengan lahap.


Setelah makan mereka mengendarai motor nya lagi. Namun mereka tidak ingin pulang, mereka ingin ke suatu tempat, tapi tidak tahu ke mana, pokoknya tempat selain rumah.


Akhirnya Carmen dan Tania langsung melaju menggunakan motor ke festival atau semacam pasar rakyat. Sudah lama juga Carmen tidak pergi ke festival, dia pernah pergi hanya waktu dia kecil. Saat sampai, di sana sangat ramai, banyak wahana permainan, penjual camilan dan makanan, sampai pertunjukan tarian.

__ADS_1


Pertama mereka berdua naik rollercoaster. Setelah itu Carmen muntah. Mereka akhirnya memutuskan untuk duduk dan membeli makanan dan minuman dulu. Setelah merasa enakan, mereka naik bianglala. Saat ada di paling atas, sungguh sangat dingin. Untuk mereka berdua membawa jaket.


Saat turun mereka membeli ice cream yang di tambah dry ice. Rasanya sangat dingin, seperti ada asap juga yang keluar dari mulut mereka berdua. Mereka tentunya tidak lupa mengambil gambar dari keasikan yang mereka lakukan tadi. Karena sudah puas bermain, mereka pergi melihat pertunjukan tari. Waktu kecil Carmen pernah bercita cita menjadi penari. Namun dia tidak ingin lagi menjadi penari, tidak ada alasan, dia sekarang hanya ingin menjadi orang sukses.


Akhirnya mereka pulang pukul 9.32 pm. Mereka pun kembali ke rumah dengan sangat capek. Mereka berdua melihat gambar gambar saat tadi di festival. Carmen pun membagi kan gambar gambar itu ke media sosial. Dan mereka pun tidur.


Keesokan harinya...


Carmen mengajak Tristan untuk ikut belajar bersama. Karena Carmen yang paling pintar di antara mereka bertiga, jadi Carmen berpura pura menjadi guru.


Carmen menjelaskan pelajaran dan memberikan beberapa soal latihan. 20 menit berjalan, Tristan sudah sangat malas untuk belajar. Tania memarahi Tristan dan mereka akhirnya bertengkar.


Carmen hanya melihat dan kembali membuat soal untuk mereka belajar. Tristan dan Tania saling berteriak dan akhirnya Tania mengejar Tristan di dalam rumah Carmen. Karena Carmen menjadi tidak fokus, akhirnya Carmen berteriak, " CUKUP !! ". " Kalian itu masih seperti anak kecil saja, sudah besar masih main kejar kejar an, dasar tidak tahu malu, cepat ayo kita belajar, nanti habis belajar aku traktir.. Kalau tidak belajar sungguh sungguh jangan harap kalian di sini lagi !!!. marah Carmen..

__ADS_1


Tania dan Tristan langsung duduk lagi dan belajar. Setelah belajar, Carmen memberikan soal latihan kepada mereka berdua. Total soalnya ada 50 soal. Tania dapat menyelesaikan soal lebih cepat dari Tristan. Karena Tristan tidak mau kalah, dia langsung mengerjakan secepatnya.


Setelah selesai, akhirnya Carmen menilai,


Tania : 82 dan Tristan : 76


Carmen memberikan kertas soal mereka. Tania terlihat senang, sedangkan Tristan marah karena nilai nya lebih rendah dari Tania. Setelah itu Tristan menagih janji Carmen yaitu akan mentraktir mereka berdua.


Mereka pergi ke tempat yang di rekomendasikan oleh Tristan. Tempat itu adalah Resto Ria. Saat sampai Tristan memesan banyak makanan, untung nya Carmen masih mempunyai sisa uang dari kontes kecantikan.


to be continued


🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2