
Setelah bersantai di pantai, mereka bertiga langsung kembali pulang, karena mereka pulang agak sore, jadi mereka dapat melihat sunset. Tania yang melihat sunset itu langsung mengeluarkan handphone nya untuk mengabadikan momen ini.
Ini baru pertama kalinya Carmen melihat sunset. Perjalanan pulang sungguh membosankan, jadi Carmen dan Tania tertidur. Sebenarnya Tristan juga ingin tidur, namun nanti siapa yang akan menyetir. Jadi Tristan menahan rasa kantuk nya.
Akhirnya mereka pun tiba di rumah, Tristan membangunkan Carmen dan Tania agar segera turun karena Tristan juga ingin tidur.
Setelah Carmen dan Tania turun, Tristan langsung memarkirkan mobil nya di depan rumah nya dan langsung masuk rumah nya.
Carmen dan Tania masih belum sadar penuh.
Mereka masih berdiri terdiam dan sedikit mengantuk. Akhirnya Carmen dan Tania masuk dan kembali tidur.
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
__ADS_1
Keesokan harinya
Carmen terbangun pukul 7.29. Dia sudah mencium bau masakan di lantai bawah. Perut Carmen juga tiba tiba berbunyi, dengan cepat Carmen langsung turun untuk sarapan.
Setelah makan, mereka di telpon guru mereka untuk belajar, kemarin guru mendapat info dari guru lain bahwa Carmen dan Tania bersantai santai di pantai dan tidak belajar.
Saat telpon di tutup, Carmen merasa kesal, Huuh siapa sih yang lihat mereka berlibur, emang salah, kan kemarin udah latihan kan hari ini juga bisa belajar besok kan juga bisa.
Carmen terpaksa berjalan ke kamar nya dan belajar. Carmen tidak membaca buku nya, dia hanya membolak balik buku itu. Setelah setengah jam, Carmen kembali turun ke bawah untuk melihat Tania.
2 jam berlalu dan mereka selesai belajar. Tania sedang menonton televisi sambil memakan camilan. Sedangkan Carmen bermain handphone nya sambil menggunakan headphone. Cukup lama mereka bersantai, ada lagi yang mengetuk pintu rumah mereka. Dan ternyata adalah Nathan.
Carmen langsung berkata, ada apa ke sini. Nathan menjawab bahwa tadi dia pergi ke rumah teman nya dan kebetulan lewat depan rumah Carmen jadi mampir deh..
__ADS_1
Carmen terpaksa mempersilahkan Nathan masuk. Tania terkejut melihat Nathan, Nathan juga terkejut melihat Tania. Nathan langsung bertanya pada Carmen ada apa Tania di sini.
Carmen menjawab bahwa tadi dia hanya belajar bersama. Tidak tahu apa yang akan di lakukan Nathan jika tahu Tania tinggal bersama Carmen, dan tahu ibu Scarlett sudah sembuh. Karena itu Carmen menjawab seperti itu. Suasana di situ tiba tiba canggung karena tidak ada bahan pembicaraan.
Karena tidak mau membiarkan suasana tetap canggung, Carmen berkata akan memasakkan makan siang. Setelah memasak mereka makan bersama. Nathan berkata masakan Carmen adalah masakan yang paling enak. Carmen hanya menjawab dengan senyuman terpaksa.
Setelah makan, Nathan memutuskan untuk pulang. Setelah pulang, Carmen naik ke lantai dua untuk pergi ke kamar nya. Dia berkata pada diri nya sendiri, apa aku harus mencintai Nathan, atau aku harus membencinya...
Carmen bingung, di satu sisi dia menyukai Nathan, di satu sisi dia membenci Nathan karena melukai sahabat nya.
Carmen menyerah, dia akan melupakan hal tersebut. Meskipun dia ada rasa pada Nathan, namun ternyata Nathan juga jahat di belakang nya.
to be continued
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏