Altar Sania

Altar Sania
Ex and Future (?)


__ADS_3

Kalian harus tahu, hari ini adalah hari pertama Sania menyandang jabatan barunya yaitu sekertaris OSIS, iya dia tiba tiba dipindah devisi menjadi sekretaris bahkan ini bukan devisi ini adalah bagain inti, meskipun ditemani kak Kenanga tapi Sania yakin ia akan lebih sibuk dari sekarang, devisi humas yang sudah dikuasai olehnya dipegang sama Arneo sekarang. Namun hari ini tugas terakhir Sania sama Arneo didevisi terdahulunya. Mulai Minggu depan mereka akan dilantik secara resmi bersama Mr Galmet juga.


Dan saat ini Sania sudah berada di lokasi lomba, dia datang bersama rombongan OSIS dan bang Rega yang memang mewakili KALTTER.


Kompetisi musik antar sekolah segera dimulai, Tiana sudah bolak balik kesana kesini karena dia ikut buat ngeliput perlombaanya. Denger denger yang jadi perwakilan di sekolahnya cukup populer karena sering manggung. Sania sama anak anak OSIS ngedukung bang Rega sesuai instruksi Mr. Galmet penanggung jawab anak OSIS.


Seharusnya Sania bisa ketemu sama Tiana, tapi mungkin Tiana sibuk karena dia harus dokumentasi buat berita siaran dan segala macem, Tiana itu keren dia cantik pinter percaya diri. Sebenarnya Sania sama Tiana itu hampir mirip cuma Sania lebih bisa mengekspresikan dirinya ketimbang Tiana


"Kira-kira sekolah kita menang ngga yaa" tanya Stella


Di OSIS Sania emang cukup dekat sama Stella meski devisinya beda, tapi dia nyambung sama Stella


"Gatau, ini mulainya jam berapa sih gue haus" Saut Sania


Sekarang anak anak OSIS kaltter sedang berada di tribun gedung tempat perlombaan Sania kesana bareng sama Arneo, entah kemana Arneo sekarang dia memisahkan diri sama anak anak OSIS


"Kak gue ijin cari minum ya aus gue" ucap Sania ke kak Dinda


"Iyaa jangan jauh-jauh, langsung balik sini minum disini aja" ucap Dinda


"Iyaa"


"Gue temenin nggak?" Tanya bang Ratur


"Gausa gue sama Stella bang, kalian gada yang titip?"


"Enggak deh"


Sania sama Stella pun menuju tempat yang di tunjukkan seorang panitia disini, Sania tadi sempet tanya.


"Bang Rega punya pacar ngga ya" tanya Stella tibatiba


"Mana gue tau"


"Emang menurut Lo ga ganteng? Duh dia tuh ganteng mana pinter main gitar, orangnya juga soft banget"


"Yauda deketin"


"Orangnya cuekk, apa gue modus naik bis aja ya kalo ke sekolah biar bisa ketemu tiap pagi"


"Tau darimana Lo dia naik bus"


"Gue pernah ketemu dia pas kita balik rapat OSIS gue dijemput sama adek gue waktu itu rus liat dia di halte deket sekolah"


"Oh, Lo galiat gue?"


"Emang kalian satu bis?"


"Enggak, bis gue dateng duluan"


"Lo udah balik kalik waktu gue liat bang Rega"

__ADS_1


Mereka pun sampai di boot minuman, Sania ini emang suka banget sama minuman jadi kaya gini Boba, Thaitea semacamnya


"Lo mau apa?" tanya Stella


"Red Velvet sama Chocolat banana deh"


"Lo beliin Arneo?"


"Enak aja, buat gue semua"


Stella pun cuma gelengin kepalanya, Sania ini emang suka maruk, bahkan kalau ada rapat OSIS aja dia dapet 2 box. Gada yang masalah soal itu, daripada ada sisa lebih baik dimakan sama Sania kan.


"Arneo beliin sekalian aja deh, ntar ngamuk lagi" saut Sania


"Apaan?"


"Coklat aja kalik ya"


Sembari menunggu minuman mereka, Sania melihat sekeliling ternyata acaranya besar juga, ada anak dari Skyhaltter, Paulin juga join lomba ini, banyak orang lalu lalang kesana kemari mereka semua sibuk, kalau ada acara kaya gini di sekolahnya kayanya Sania juga bakal mondar mandir kaya gitu deh


"Sania?" sapa seseorang membuyarkan lamunannya


"Fresa?"


"Ya ampun lama banget ga ketemu, gue denger Lo di Kaltter sekarang ternyata bener" ucap gadis rambut coklat didepan Sania ini


"Iya Lo apa kabar?"


"Eh emang iyaa? Sorry gue jarang cek DM. Kalo line gue emang ganti akun"


"Iya deh pasti banyak yang DM Lo kan, cewe hits kaya Lo mah beda" ucap fresa sambil mendudukkan diri di sebelah Sania


"Bisa aja Lo, yauda gue minta id line Lo sini"


"Tiana Defa sama Tata gaikut?" Tanya Fresa sambil menyodorkan barcode line nya


"Ada sih Tiana, tapi dia liputan disini gatau deh kemana, Lo kok disini setau gue Guardian ga join lomba" tanya Sania


Dia sama Fresa itu temen SMP sewaktu di Guardian, iya dulu Sania SMP di Guardian tapi dia galanjutin di SMA nya karna abangnya nyuruh di Kaltter


"Loh Lo gatau? Scorpion band jadi bintang tamu disini, mereka jadi tamu spesial. Gue kesini karena mau liat cowo gue" ucap fresa yang tentu aja bikin Sania kaget setengah mati


'deg'


Mata Sania terbelalak, ia sangat kaget sama pernyataan Fresa barusan, apa?Scorpion?brati ada Jevon dong. Bodohnya Sania galiat spesial guest dibrosur yang dikasih bang Ratur kemaren.


"Oo-oh, Lo masih sama Lody? Awet juga" ucap Sania agak gugup


"Yagitudeh walau sering ribut juga"


"Hmm" saut Sania canggung

__ADS_1


"Eh iya sorry-sorry gue gamaksud, gue lupa San sorry"


Stella yang disana cuma bengong, ia gatau mereka ngomong apa, tapi Stella tau siapa Scorpion orang dia juga ngefans sama Scorpion. Kenapa Sania kaya kaget waktu cewe itu bilang ada Scorpion? Emang Sania gatau? Kan dibrosur ada tulisannya spesial guest. Tapi yang Stella liat tatapan Sania jadi beda kaya tadi


"Gapapa santai"


"Gue gabakal kasih tau kok kalo Lo disini" saut Fresa


Pesanan Sania sama Stella pun udah jadi, Stella berdiri dan membayar semuanya lalu dia mengisyaratkan matanya ke Sania dan ngajak balik, takutnya kakak kakak osis nyariin lagi. "Iya makasih ya, gue duluan ya sa, jangan lupa konfrim line gue" jawab Sania sambil berdiri dan mengambil sebagian minuman ditangan Stella


Sial, Sania harus gimana sekarang. Ia gamungkin tiba-tiba minta pulang. Apa dia harus alasan sakit? Kalo sakit beneran gimana? Sania nyesel kenapa dia gabaca cermat brosur nya, dia cuma dengerin dari bang Ratur kalo Guardian ga ikut partisipasi dan itu buat dia lega setengah mati karena ia gakharus ketemu sama mantan pacarnya. Bukannya gimana gimana, ia gabisa ngehadepin mantan pacarnya itu karena Sania masih merasa bersalah soal putusnya mereka tapi disisilain dia gabisa sama sama Jevon lagi.


"Stell, gue ke toilet bentar yaa, sekalian minumnya Neo biar gue kasih, dia line gue katanya ada ditangga"


"Gue temenin nggak"


"Gausa Lo duluan aja, ntar bang Ratur nyariin"


"Ya udah gue duluan ya San cepet balik" ucap Stella yang melenggang pergi dan cuma di anggukin sama Sania


Setelah selesai mencuci mukanya Sania balik ketempat duduknya. Minumnya Arneo pun sudah mendarat aman, wajah Arneo tampak bahagia karena dari tadi dia emang nahan haus, harus dokumentasiin kegiatan osis hari ini cukup melelahkan juga buat dia. Sedangkan Red Velvet milik Sania diberikan sama Tiana, karna Sania liat Tiana kasian juga mukanya mana udah dehidrasi gitu.


Acara pun dimulai, semua peserta sudah siap dibelakang panggung termasuk bang Rega. Setelah sambutan dari beberapa panitia penyelenggara dan beberapa partner undian nomorpun dilakukan. Dan sekolah Sania mendapat nomor 4. Namun disini pesertanya kurang lebih hanya 28 mengingat ini kompetisi fresh jadi hanya sekolah-sekolah tertentu yang mendapat undangan


"Okee untuk opening acara, kita udah undang group yang lagi naik daun nih, yang jadi incaran cewe cewe group yang udah punya banyak lagu, dan udah punya jam terbang yang mengagumkan, siapa lagi kalau bukan 'SCORPION BAND !!!!!!'"


Sorak dan teriakan tiada berhenti menggema di gedung ini, mereka semua histeris karena bisa melihat secara langsung band yang lagi naik daun ini. Bahkan semua anggota OSIS Kaltter juga ngga kalah heboh. Berbeda dengan Sania yang cukup cemas karena hal ini


"Goodmor everybody!! Pertama tama biar kita kenalin diri kita dulu, what's up kita dari Scorpion band, ya seperti yang kalian tau kita dari Guardian high school, dan gue Jevon sebagai vokalis sekaligus leader disini, gue Lody sebagai drummer, gue Bezy bass, gue Rangga gitaris, gue Alden keyboard"


Sania melihat kedepan matanya menatap Jevon dari kejauhan, semoga dia tidak melihat Sania disini


"Oke sebelum gue mulai, gue ada cerita sedikit, kalian dulu sering tanya di media sosial gue Instagram or Twitter kenapa lagu yang gue buat selalu lagu soal patah hati?gue jawab disini boleh dong, lagu lagu yang gue buat sebenarnya relate banget sama perasaan gue, dimana gue ditinggal sama seseorang yang gue bener bener sayang dan berarti buat gue. Hari ini jadi hari terindah selama setahun gue terpuruk ! keputusan gue pergi ke toilet sebelum manggung tadi adalah keputusan paling gue syukuri saat ini. Lucu ya jangan mikir aneh aneh yaa, jadi hari ini gue ngeliat seseorang yang gue rinduin selama setahun belakangan, dia ga berubah dia tetep cantik kaya dulu, oh enggak dia makin cantik gue liat, dia cantik manis dengan seragam sekolahnya yang baru, dan gue bakal persembahan lagu ini, yang mungkin dia belum denger lagu ini. Lagu ini buat kamu "Sania Marca Dunel", aku kangen sama kamu"


"Uk-huk-ukk" Sania pun tersedak minumannya


Begitu namanya terucap Sania sangat terkejut, Jevon liat dia pas ke toilet, bodoh seharusnya dia gausa cuci muka tadi, dia ingin menghilangkan kegugupannya tapi itu malah membuat orang yang dia hindari ngeliat dia


Sepanjang Jevon ngomong dia terus minum karena gugup. Seketika semua anak osis menatap Sania. Sania pun cuma senyum canggung. Disana bahkan kak Dea sama kak Alanta kompak nyemburin minuman yang emang dikasih sama panitia untuk suporter.


Stella sendiri memberi tatapan, jadi ini yang dimaksud sama temen Sania tadi, sangat hebat Sania bisa pacaran sama Jevon dan bahkan si Jevon sampe gamon nin dia


'gue harus gimana sekarang?' batin Sania


"San, wah gila Lo mantannya Jevon?" Suara kak Alanta bikin semua yang ada di gedung itu nengok ke arah mereka


"Kenceng amat Lo ngmg, mulutlo ta!" Sengit bang Kavin.


Sania pun cuma diem dia gabilang apa apa


Sial banget dia hari ini

__ADS_1


Bang Ratur yang liat situasi kaya gini pun mencoba menelfon Arneo, dimana anak ini sebenernya.


__ADS_2