ALUNA Untuk SAMUDRA

ALUNA Untuk SAMUDRA
GUE BENCI LO CIA!!!!


__ADS_3

"huft..., semoga aja mama sama papa belum pulang" ucap Cia


Cia memasuki rumahnya dengan langkah ketakutan dan gemetar


Kriek


"DARI MANA AJA KAMU HAH!!!" bentak Sandy


"GAK PUNYA MULUT KAMU, DENGER GAK SAYA NGOMONG, JAWAB DONG KALO PUNYA MULUT!!!" bentak Sandy lagi


"C- Cia bosen p- pah, Cia ke- keluar ka- karena C-Cia bo-sen" ucap Cia ketakutan


"SAYA BILANG JANGAN PANGGIL SAYA PAPA, ANAK SAYA SUDAH MATI, PANGGIL SAYA TUAN!!!" Bentak Sandy


"iya t-tuan"


"DARI MANA KAMU HAH!!!" bentak Nabila yang baru turun dari tangga


"C-Cia da-dari taman, C-cia bosen di-disini, C-Cia gak ada te-temen"


"HALAH GAK USAH ALASAN"bentak Nabila


"MAU JADI JALANG KAMU HAH!!!"sambung Sandy


"NICHOLE, AMBILIN PAPA CAMBUK DI KAMAR PAPA" Ucap Sandy teriak dan hanya di beri anggukan oleh Nichole


"t-tuan ja-jangan c-cambuk C-Cia, Cia gak m-mau dicambuk lagi" memohon Cia sambil memegang kaki Sandy


Bruk


Sandy menendang Cia dengan keras hingga dirinya tersungkur di lantai


"GAK USAH PEGANG KAKI SAYA , KAMU ITU PEMBAWA SIAL, BISA SIAL.SAYA KALO KAMU PEGANG PEGANG SAYA!!!" Bentak Sandy


"Cia mohon jangan cambuk Cia, Cia sakit" lirih Cia tapi masih bisa didengar oleh Arlan


"sampai kapan di rumah ini hanya ada suara tangisan aja"batin Arlan sambil melihat adik bungsu nya menangis


"C-Cia mohon jangan cambuk Cia"


"SIAPA KAMU MEMERINTAH SAYA HAH!!!"


"ini pah cambuk nya, udah Nichole ambilin"


CTAR


CTAR


"a-ampun tu-tuan, ma-maafin Cia tuan"


CTAR


CTAR


"GAK ADA AMPUN BUAT KAMU!!!" Ucap Sandy


"KALO MAU KEMANA MANA ITU IJIN DULU SAMA TUAN RUMAH NYA!!!"


"MAU JADI JALANG KAMU HAH!!!"


"ma- maaf tuan, te-tapi tu-tuan tidak ada di rumah"


"DIKASIH TAU MALAH NGEBANTAH, DIAM!!!"


"MAU SAYA TAMBAHIN HUKUMAN CAMBUK NYA HAH!!!"


"ti-tidak tuan, a-ampuni Cia tu-tuan"


...🌕🌕🌕🌕...


15 menit kemudian

__ADS_1


"nanti kamu gak usah makan malam" ucap Sandy dan langsung meninggalkan Cia yang masih menangis kesakitan itu dan disusul oleh Nabila istrinya dan juga Nichole dan Arlan


hanya tersisa Cia dan Bintang saja


"ck, ternyata elo beneran jalang ya, pergi pagi pulang sore" ucap Bintang dengan nada sinis


"Cia bu-bukan jalang kak" ucap Cia sambil kesakitan


" gue udah bilang jangan panggil gue kakak, gue bukan kakak Lo!!!" bentak Bintang


"ta-tapi Cia kan masih adik nya ka-kak Bintang"


"ck, enak aja gue gak mau tuh punya adik pembunuh, Lo kira gue mau ngakuin elo sebagai adik gue"


"tapi kak Bintang kakak Cia"


"gue kakak Lo?!!, Lo udah mbunuh Adek gue, dan Lo masih pengen disebut adik?!!!"


"Cia saya sama kak Bintang"


"tapi sayang nya gue benci sama elo Cia"


"elo udah bunuh Adek gue, sekarang rumah ini sepi karena gak ada lagi Ciko"


"kak Bintang mau apa hah, Cia bakal turutin kemauan kak Bintang asal kak Bintang sayang sama Cia"


"gue mau apa?"


"gue mau elo balikin Adek gue sekarang juga!!!"


"tapi Cia gak bisa balikin Ciko" ucap Cia sedih


"kak Bintang boleh minta yang lain tapi jangan itu, karena Cia bukan tuhan kak"


"oke gue minta yang lain"


"Gue pingin elo mati Cia, biar elo gak ngingetin gue apa pun tentang Ciko!!!"


"IYA, GUE PINGIN ELO MATI CIA!!!"


"ok, Cia bakal nurutin keinginan kak Bintang"


"tapi Cia pingin kak Bintang peluk Cia sekali aja, itu udah cukup buat Cia"


"setelah itu kak Bintang boleh bunuh Cia"


"Cia mohon kak peluk Cia"


"gak, gue gak mau peluk elo, gue cuma pingin elo mati, Cia!!!"


"oke, kalo itu kemauan kakak biar kakak sayang sama Cia, Cia bakal mati"


"elo mau mati, mati aja Cia gak akan ada yang bakal nangisin kematian Lo"


"gak papa kok, yang penting setelah mati kak Bintang bakal sayang sama Cia"


"ini kak sekarang kakak bunuh Cia, ayo!!!" ucap Cia sambil memberikan sebuah pisau ke Bintang


"dengan senang hati, tapi gue mau Lo matinya menderita Cia, Lo harus menderita dulu baru mati!!"


"gue cuma bakal nyayat tangan Lo ini dulu, setelah itu gue bakal bunuh Lo perlahan Cia!!!"


SYAT


SYAT


SYAT


Bintang menyayat tangan Cia dengan kasar


"Akh!!!"

__ADS_1


"ck lemah!!!"


...🌕🌕🌕🌕...


malam hari


pukul\= 07.30 / 19.30


dikediaman Bagaskara


putri bungsu dari keluarga Bagaskara telah pulang dan sembuh dari koma nya selama 2 tahun


Rumah itu dihias semeriah mungkin untuk menyambut kedatangan putri bungsu yang sudah lama tidak kembali ke tanah air


"HELLO SEMUA NYA, ADA YANG KANGEN AKU NGGAK" teriak seorang gadis yang baru saja datang itu


"kita semua kangen sama kamu, Gabriel" ucap Tara Bagaskara, nyonya Bagaskara


"ya udah di peluk dong!!!, masa' di suruh diluar aja nih Princess nya Bagaskara" ucap gadis yang diketahui bernama Gabriel


GABRIEL ADRIANA PUTRI BAGASKARA


saudara kembar Gibran, Gabriel telah dirawat di luar negeri selama 2 tahun ini karena ...., pernah kehilangan ingatan nya tapi sekarang udah pulih walau gak semua ingatannya kembali, sifat: ceria, judes kalo ke orang yang gak disukai, dulu sahabat baik Luna ( Cia) sebelum kehilangan ingatan nya


"utututu, sini mama peluk sayang" ucap Tara dengan bahagia


"mama kangen loh sama Gabriel, udah lama banget gak peluk Gabriel kaya gini"ucap Tara lagi sambil memeluk anak nya


"iya, Gabriel kangen sama mama juga"ucap Gabriel yang mempererat pelukannya itu


"oh ya ma, mana ayah?" tanya Gabriel yang tak melihat ayahnya yang menyambut nya itu


"habis ini ayah pulang, masih kerja ayah kamu" ucap Tara lembut


"ayah mah gitu, anak nya pulang bukannya disambut malah mikirin kerjaan nya aja" sebal Gabriel


"Gabriel, pulang kok gak bilang bilang ayah sih!!!" teriak Garry Bagaskara, Tuan Bagaskara


"ayah lupa yah, hari ini Gabriel pulang, eh inget nya sama kerjaan nya aja" sebal Gabriel sambil mempout poutkan bibir nya


"maaf, maafin ayah ya, Gabriel gak mau nih peluk ayah" ucap Gerry


"iya, sini Gabriel peluk" ucap Gabriel dan langsung memeluk ayahnya itu


beberapa menit kemudian Gabriel melepaskan pelukannya


"Abang enggak di peluk nih" ucap Gibran,. ya memang Gibran tidak akan bersifat dingin di depan keluarga nya terutama adiknya, karena Gibran sangat menyayangi adik satu satunya itu


"utututu, Abang ngambek nih, masa' udah besar masih ngambekan sih bang" ucap Gabriel sambil tertawa kecil


"serah!!!" ucap Gibran kesal


"utututu, sini Gabriel peluk" ucap Gabriel sambil memeluk Gibran


"udah peluk pelukannya sekarang ayo makan malam terus istirahat, pasti kalian berdua capek kan habis perjalanan jauh, apalagi abang Gibran yang ngelakuin perjalanan 2x" ucap Tara


"mama udah masakin makanan kesukaan kalian nih, ayo makan terus kalian boleh istirahat" ucap Tara


"iya mah!!!"


hai 👋🏻


maaf ya author jarang update, soalnya author lagi sibuk, hihihi 🤭


maaf ya para reader's


jangan lupa terus dukung karya author agar author rajin up nih😊


jangan lupa like, komen ( biar rame 🤭), Vote and tambah favorit ya


see you guys 👋🏻

__ADS_1


__ADS_2