ALUNA Untuk SAMUDRA

ALUNA Untuk SAMUDRA
LUNA BUKAN SIAPA SIAPA???


__ADS_3

" heh! bekantan enak banget Lo manggil gue gila ya Lo yang gila la, dasar bekantan gak kerawat" jawab Doni


" Nama gue itu Nathan bukan bekantan Doni!!!" kesal Nathan karena dirinya disebut bekantan


" ya sama aja bego!!!" jawab Doni nge gas kaya gak elpiji


" Beda Doni Donald bebek" jawab Luna ( Cia ), Leysa, Nathan, Gibran serempak kayak pasukan paskibra


" lah kok bareng sih!!!" jawab Doni Watados


" SERAH LU DONALD BEBEK " ucap mereka lagi serempak kayak pasukan paskibra yang lagi latihan


saat asyik berdebat tiba tiba


BRAK!!!


seseorang menggebrak meja mereka yang membuat mereka kaget


" Weh bisa gak sih kalian diem!!!, malu tau diliatin banyak orang" ucap Veronica sambil membawa pesanan Luna and Leysa. ya, orang yang menggebrak meja adalah Veronica


" eeh ada Onion ring " jawab Doni


" Heh!!, Donald bebek nama gue itu VERONICA DIELLA BELLINE bukan Onion ring!!!" ucap Veronica kesal pasal dirinya disebut sebagai Onion ring


" Donald,Donald nama bagus bagus dipanggil Donald bebek ya kali elo yang Donald bebek" jawab Doni


" emang nama Lo bagus??!!!" lagi lagi ucap semuanya serempak kayak pasukan paskibra yang lagi latihan


" ya bagus lah, nih ye nama gue itu DONI ANTONIO BREKLIN, bagus kan?" tanya Doni


" GAK!!!" Ucap semuanya serempak kayak pasukan paskibra


" mau gue masukin penjara kalian, karena udah menghina pewaris keluarga BREKLIN " ucap Doni kesal


" GAK PEDULI!!!" lagi lagi Ucap semuanya serempak kayak pasukan paskibra yang lagi latihan


"kalo Nathan gak peduli, gapapa sih kan dia Keturunan keluarga Adiguna" ucap Doni sambil menjeda kalimat nya

__ADS_1


" kalo Gibran gak peduli juga gak papa sih dia kan penerus keluarga BAGASKARA, toh dia lebih berkuasa di banding keluarga gue " ucap Doni lagi


" Kalo Sasa tepung bumbu juga keturunan keluarga CALISTA, toh gak peduli juga gak papa malahan gue yang bakal dipenjara karena berani ngelaporin anak keluarga CALISTA tanpa bukti" ucap Doni Lagi


" Kalo Onion ring juga dia kan keturunan keluarga BELLINE, orang terkaya no 4 se Asia tenggara, dan kalo gue nuduh tanpa bukti pasti tu polisi langsung penggal kepala gue, karena menghina keluarga BELLINE" Ucap Doni lagi


" lah kalo Lo Luna, Lo kan bukan siapa siapa, kok Lo bisa sih temenan sama anak orang kaya..." Doni sengaja menjeda kalimat nya yang membuat Veronica dan Leysa tersulut emosi dengan apa yang dikatakan oleh Doni


" Lo kan cuma anak pemb..." ucapan Doni terpotong oleh Leysa


" DIA BUKAN ANAK PEMBANTU!!!" bentak Leysa yang tersulut emosi karena omongan Doni


" Lah kan yang gue katakan bener, mungkin dia ngedeketin kalian berdua cuma pengen ngerebut ha..." lagi lagi Ucapan Doni terpotong, tapi kalo ini bukan Leysa tapi Veronica


" ASAL LO TAHU YA LUNA ITU JUGA PENERUS KELUARGA WILI hmp..." bentak Veronica yang tersulut emosi karena omongan Doni dan dengan sigap Luna langsung menuju mulut Veronica agar tak ada yang tau rahasia besar itu


ya memang kedua sahabat nya itu mengetahui semua tentang Luna, bahkan kedua sahabat nya itu menyuruh Luna buat kabur dari rumah nya tapi Luna tak mau


" Udah Oni, Sasa yang dikatakan Doni bener kok, Luna bukan siapa siapa, tapi Luna gak ada niatan sedikit pun untuk ngambil hartanya Oni sama Sasa " ucap Luna, sedih dengan perkataan Doni, memang benar kedua orang tua nya menganggap nya sudah mati


setelah mengatakan itu, Luna langsung pergi meninggalkan kedua sahabatnya tanpa makan makanan yang ia pesan tadi, padahal niatnya dia akan makan karena dari kemarin dia belum makan tapi perkataan yang dikatakan oleh Doni itu benar benar menusuk hati Luna


" ck, jadi bad mood gue gara gara Lo!!!" ucap Veronica meninggalkan Doni dan lain nya


" ck, bisa gak sih Lo gak ganggu ketenangan waktu makan gue hah!!! Lo udah ngehina sahabat gue, puas Lo hah!!! awas Lo hina Luna lagi gue baku hantam Lo!!!" bentak Leysa pada Doni dan meninggalkan Doni dan lain nya


" lah gue salah apa, yang gue bilang kan bener, Luna kan cuma anak pembantu, dan yang pasti mungkin mau ngerebut harta mereka" ucap Doni yang membuat kedua temannya juga emosi dengan kata kata Doni khususnya Gibran, seperti hal nya Veronica dan Leysa, Gibran juga tahu semua hal yang dilakukan keluarga Luna kepada Luna


" Doni, asal Lo tau Luna itu bukan orang yang Lo pikirin, mungkin dia lebih kaya dari pada Lo!!!, gue kecewa sama Lo Don" ucap Gibran emosi dan berlalu meninggalkan kedua sahabat nya itu


" kenapa si Gibran?" tanya Doni tanpa sadar dengan perbuatannya


" Doni gue kecewa sama Lo, bisa bisanya Lo bilang Luna kek gitu, gak semua orang kayak yang Lo pikir Don, gue bener bener kecewa sama Lo!!!" ucap Nathan sambil berjalan meninggalkan Doni.


saat mendengar perkataan Nathan tadi Doni jadi menyesali apa yang dikatakannya kepada


Luna

__ADS_1


" apa perkataan gue salah" lirih Doni yang melihat raut wajah kedua sahabatnya kecewa akan perbuatannya itu


...🌕🌕🌕🌕...


disisi lain


Veronica dan Leysa mengejar Luna yang masih memikirkan perkataan Doni itu, Luna berhenti di taman sekolah duduk di salah satu bangku dan memikirkan perkataan Doni tadi


" bener yang dikatakan Doni, gue bukan siapa siapa didunia ini" lirih Luna yang tanpa sadar air mata menetes di pipinya itu


" Luna, gak usah didengerin omongan Donald bebek itu, anggep aja angin " ucap Leysa


" tapi sa, yang dikatakan Doni itu bener, bagi keluarga Wiliam Franklin gue udah mati sa" lirih Luna yang pipinya sudah dibanjiri air mata


" Luna, dengerin Oni, Luna masih punya kita, Luna gak sendirian. gue sama Sasa bakal terus ngedukung apa pun yang Luna lakuin " ucap Veronica, ya walaupun sengklek, Veronica lah yang paling bijak diantara Sahabatnya


" udah jangan nangis dong nanti Luna jelek loh" ucap Leysa.


" biarin!!" ucap Luna sambil menghapus kasar air mata dari pipinya


saat mereka asyik mengobrol tiba tiba saja bel berbunyi pertanda bel masuk


***KRING


KRING


KRING***


"udah ayo masuk" jawab Luna dan berjalan santai meninggalkan kedua sahabat nya itu


" IYA LUNA SAYANG JANGAN NANGIS LAGI YA!!!" Ucap keduanya sedikit berteriak karena Luna tiba tiba meninggalkan kedua sahabat nya itu


" IYA!!" Jawab Luna


......🌕🌕🌕🌕......


sampai kelas Luna, Leysa Veronica langsung menuju bangkunya, dan Veronica dan Leysa menatap tajam ke arah Doni yang membuat Doni bergidik ngeri dengan tatapan mata Veronica dan Leysa

__ADS_1


" eh Stt... ada Bu high heels datang ke sini " ucap salah satu siswa sambil melihat kedatangan Bu Laras


__ADS_2