
" AKH!!!" erang Ciko kesakitan
" hiks... hiks... ciko hiks... ini hiks... salah Cia hiks... hiks... gara gara Cia, Ciko harus kayak gini " tangis Cia
mendengar Ciko kesakitan, pria tersebut semakin mencambuk Ciko dengan bruntal
CTAR
CTAR
" AKH!!!" erang Ciko kesakitan
" om hiks... berhenti jangan hiks... hiks... pukul Ciko hiks... lagi " ucap Cia dengan menangis
" kamu mau saya cambuk HAH!!!" ucap pria itu
" j j jangan cambuk Cia om" ucap Ciko menahan sakit
" iya om, Cia mau om cambuk, t t tapi jangan Ciko ya om" ucap Cia takut dan pria itu mendekat ke arah Cia tapi Cia dilindungi oleh Ciko dan Ciko lah yang menerima cambukan pria tersebut
***CTAR
CTAR***
" AKH!!!" erang Ciko
setelah puas mencambuk, pria tersebut keluar dari gudang dan mengunci rapat gudang itu
" hiks... hiks... Ciko ini hiks... semua salah c hiks... Cia, hiks... maaf Cia hiks... udah buat Ciko hiks... jadi gini " tangis Cia sambil memeluk kembarannya itu
" c Cia ini se semua B B bukan salah Cia " ucap Ciko kesakitan
" Ciko, hiks.. ini semua salah Cia "
" Ciko, hiks... pasti Ciko hiks... kesakitan ya" ucap Cia sambil memeluk saudara kembarnya itu
" Ciko kan kuat, jadi gak bakal sakit" bohong Ciko
" Ciko bohong, hiks Cia lihat sendiri hiks tadi Ciko kesakitan "
" Cia, Cia tenang ya, nanti kita cari jalan keluar dari sini, ok" ucap Ciko nenangin Cia
" iya Ciko "
...🌕🌕🌕🌕...
sedangkan dirumah keluarga Wiliam Franklin
" pah, Cia sama Ciko kok belum pulang ya " khawatir Nabila, mama Cia
" iya nih, papa jadi khawatir" ucap Sandy
hari sudah menjadi malam dan Cia dan Ciko belum pulang, membuat seluruh keluarga menjadi cemas
" pah, kita lapor ke polisi aja pah" ucap Nabila khawatir karena anak kembar nya belum pulang
" iya mah, ayo kita ke kantor polisi" ucap Sandy
__ADS_1
mereka ke kantor polisi dan melaporkan bahwa mereka kehilangan kedua anak kembar nya itu
...🌕🌕🌕🌕...
matahari mulai menampakkan dirinya, hari berganti menjadi pagi, bulan telah diganti dengan matahari yang menyinari bumi
di gudang itu Cia masih tertidur dan Ciko mulai terbangun
" Cia, Cia bangun kita harus pergi dari sini " ucap Ciko
" emm... " Cia perlahan membuka matanya
" ayo Cia kita harus kabur dari sini " ucap Ciko sambil melihat sekeliling nya
" iya Ciko " ucap Cia
mereka berdua mencoba kabur, Cia sudah pergi dari gudang itu, namun Ciko baru memanjat jendela dan pria itu kembali lagi ke gudang
" Cia, Cia harus kabur dari sini, kalo udah sampai rumah Cia nanti lapor polisi dan jemput Ciko dan anak anak ini semua" bisik Ciko
" tapi Cia gak mau ninggalin Ciko " bisik Cia
" udah cepetan pergi dari sini sebelum orang itu ngejar Cia, Ciko bakal bertahan disini, cepet pulang dan panggil polisi" bisik Ciko
" tapi Ciko..." bisik Cia dan perkataan nya di potong Ciko
" udah cepetan pergi, Ciko gak papa" bisik Ciko
dan mau tidak mau Cia harus meninggalkan Ciko. Cia berlari menjauh dari gudang itu menuju rumah nya
...🌕🌕🌕🌕...
" Cia, kamu ke mana aja papa sama Mama khawatir" ucap Sandy
" ngomong ngomong mana Ciko " ucap Nabila
" boleh saya mengintrogasi anak ini pak?" tanya seorang polisi
" Cia mau kan diintrogasi?" tanya Sandy dan dibalas anggukan kecil oleh Cia
Cia menceritakan semua nya dari yang mereka diculik sampai disekap digudang
polisi itu langsung menuju gunung itu dan Cia mengingat ngingat dimana letak gudang itu
hari menjelang siang polisi dan seluruh keluarga sampai di gudang itu dan saat membuka gudang itu, betapa terkejutnya mereka menemukan potongan potongan tubuh manusia, saat melihat itu Nabila langsung syok dan akan melakukan penyelidikan itu potongan tubuh siapa
saat selesai melakukan otopsi potongan tersebut tak dapat diketahui milik siapa dan semua nya menganggap bahwa itu milik Ciko dan tak melakukan tindakan lebih
saat dikubur di pemakaman tangis seluruh keluarga pecah
" hiks... hiks Ciko jangan tinggalkan mama " tangis Nabila
" Ciko hiks.. kak Bintang cuma bercanda hiks.. Ciko kak Bintang janji kak Bintang gak hiks bakal bertengkar lagi sama Ciko " tangis Bintang
disitu terlihat Nichole, Arlan dan Sandy juga menangis dan Cia dia yang paling sedih karena kehilangan saudara kembarnya yang paling disayangi itu
...🌕🌕🌕🌕...
__ADS_1
saat sampai di kediaman keluarga Wiliam Franklin tiba tiba Nabila
" kamu telah membunuh anak saya " tuduh Nabila kepada Cia
" seandainya aja kamu gak nangis terus pasti Ciko masih hidup sampai sekarang" ucap Bintang karena kehilangan sosok adik yang sering menggodanya itu
" tapi mah, ini bukan salah Cia, Cia juga gak mau Ciko... " ucapan Cia terpotong
" diam kamu!!!" ucap Sandy
" berani membantah kamu ya !!!" ucap Sandy
" MULAI SEKARANG KAMU BUKAN BAGIAN KELUARGA INI LAGI" bentak Nabila
" MULAI SEKARANG NAMA MU HANYA ALUNA ANASTACHYA AGATHA, BUKAN ALUNA ANASTACHYA AGATHA WILIAM FRANKLIN" sambung Sandy
" BAGI SAYA KAMU SUDAH MATI BERBARENGAN DENGAN KEMATIAN CIKO, KELUARGA INI TIDAK MEMILIKI ANAK PEREMPUAN LAGI!!!!" ucap Nabila marah
DEG
" ma, dengerin Cia, Cia gak pengen ini semua terjadi, tapi mah..." ucapan Cia terpotong
" gak usah bantah apa susahnya sih" ucap Nichole dengan tatapan sinis
" udah ma, mama tenang ya nanti Ciko gak tenang disana " ucap Sandy menenangkan istrinya itu
Bintang langsung kekamar nya dan mengurung diri, saat Cia hendak kekamar nya tangannya dicekal oleh Nabila
" mau kemana kamu, hah!!!" ucap Nabila tak suka
" Cia, mau ke kamar ma" ucap Cia ketakutan karena mamanya itu tak pernah berbicara seperti itu ke Cia
" kamar yang mana hah!!!, mulai sekarang kamu tinggal digudang itu!!!" menunjuk gudang
" tapi mah..."
" tidak ada bantahan, cepat bereskan barang mu dan kamar mu sekarang gudang itu" ucap Sandy
" dasar pembunuh!!!" ucap Sandy
" gara gara kamu saya kehilangan anak saya, emang ya kamu itu anak pembawa sial!!!" sambung Nabila
" Cia gak salah ma, Cia juga pengen Ciko ada disini" lirih Cia
" cepet beresin barang kamu!!!" ucap Nabila
itulah awal kesedihan bagi seorang gadis kecil yang masih berusia 5 tahun
...- FLASH BACK OFF -...
mengingat kejadian itu membuat hati Cia sesak . setelah menangis semalaman Cia tertidur karena kecapean menangis
...🌕🌕🌕🌕...
Cia bangun pagi seperti biasanya, dan menyiapkan sarapan untuk semua keluarga nya dan berangkat ke sekolah
jarak sekolah dengan rumah Cia lumayan jauh, Cia berjalan sambil bersenandung kecil dijalan
__ADS_1
setelah berjalan 15 menit, Cia sampai disekolah nya, Cia bisa mendengar hinaan teman temannya, tapi Cia bersyukur karena memiliki 2 orang sahabat yang sangat menyayangi nya