
pokoknya kamu tidak usah makan malam ini, tidak ada bantahan, mengerti!!!!"
ucap Sandy
" udah saya mau istirahat aja, karena anak pembawa sial ini mood saya jadi buruk '
ucap Sandy lagi
setelah Sandy pergi Cia langsung berlari menuju kamarnya
bukan bukan kamar, tapi sebuah gudang, ya semenjak kejadian itu Cia, tidak tinggal dikamarnya tapi di gudang
sebelum ke kamar nya Cia mengambil sebotol air untuk diminum dan mengganjal perutnya yang kelaparan karena belum makan seharian
...🌕🌕🌕🌕...
setelah sampai di kamarnya tangisan Cia langsung pecah. karena sejak kejadian pagi hari itu membuat Cia ingin menangis, tapi karena Cia takut menangis didepan keluarga nya karena Cia akan di sebut berisik dan akan di cambuk jika berisik
"Hiks... hiks... hiks..." pecah tangis Cia
Cia, berjalan ke meja rusak yang disulap menjadi meja belajar. Cia membuka laci meja dan mengambil sebuah foto, di foto itu terdapat foto dua anak , satu anak perempuan dan satu lagi anak laki laki yang sedang bermain dan tersenyum saat di foto
Cia menyembunyikan foto itu dari keluarganya. Karena jika keluarga nya tahu Cia memiliki foto itu pasti akan mengambilnya atau membakar nya.
"Hiks... hiks... hiks..., segitu bencinya kalian hiks... sama hiks... Cia.Cia sayang hiks... hiks... sama kalian semua ta- hiks... hiks... tapi kalian benci sama hiks... Cia.
Cia menangis tersedu sendu
" hiks... Ciko, kenapa Ciko ninggalin Cia, hiks... hiks... Ciko tahu mama hiks... mama benci sama Cia hiks... hiks..., seharusnya Cia yang hiks... hiks... pergi hiks... bukan Ci hiks... Ciko"
tangis Cia sambil memandang foto itu
" seharusnya hiks... Ciko yang selamat hiks... hiks... bukan Cia "
seharusnya Ciko gak ngajak Cia ke taman biar Ciko masih di sini sama hiks... hiks... Cia "
" Ciko hiks... hiks... tau papa bilang hiks... hiks... Cia bukan anak papa hiks... hiks... sama mama hiks... hiks..."
" bener yang dibilang hiks... hiks... kak Bintang sama kak Nichole kalo hiks... hiks... Cia itu hiks... pembawa sial"
" hiks... Cia emang hiks... pembawa sial "
"Tuhan hiks... kenapa Tuhan hukum hiks... hiks... Ciko atas hiks... kesalahan hiks... hiks... Cia"
" seharusnya Tuhan hukum hiks... hiks... Cia, bukan hiks... Ciko hiks..."
" seharusnya Ciko hiks... yang disini hiks... bukan Cia"
"Ciko hiks... Cia kangen Ciko "
" hiks... ini semua salah Cia hiks seharusnya Cia nggak sedih hiks... terus biar Ciko gak ngajak hiks... Cia jalan jalan "
...- FLASH BACK ON -...
__ADS_1
*setelah kado perpisahan dari Alka, Cia bersedih karena kehilangan sahabatnya itu
sudah seminggu sejak kepergian Sahabatnya Alka, Cia mengurung diri nya dikamar. dia tak pernah turun ke bawah menikmati waktu bersama keluarga nya
mungkin Cia kesana hanya untuk makan saja, itu pun dipaksa oleh Arlan kakak ke dua nya itu
" Cia, Cia makan dulu ya, Cia kan belum makan sejak pagi, nanti Cia sakit Loh "
ucap Arlan dengan perhatian nya
" kak Arlan, Cia enggak laper, Cia mau dikamar aja "
jawab Cia sambil memeluk erat boneka owl nya itu, inget kan boneka owl dari Alka
" tapi kalo Cia nggak makan nanti Cia sakit Loh"
nasehat Arlan pada adik perempuan satu satunya itu
" iya nanti Cia sakit Loh, emang mau Cia di suntik "
sahut Nichole dengan perhatian pada Cia, saat itu umur Nichole 12 tahun
" enggak kak Nichole, kak Arlan. Cia nggak laper, Cia mau di sini aja sama owl "
ucap Cia sambil menggenggam erat boneka owl nya itu
" Cia kalo sakit, Cia nggak kasihan sama mama yang nantinya jaga Cia di rumah sakit"
" kak Bintang, Cia nggak laper kok, Cia udah kenyang "
jawab Cia
" Cia, harus makan ok, nanti Ciko suapin Cia deh"
ucap anak laki laki itu yang diketahui bernama Ciko*
ASLAN CIKO WILIAM FRANKLIN
*Kakak ke - 4 atau terakhir Cia, yang juga merupakan Saudara kembar Cia. mempunyai nama panggilan Ciko. Ciko ini sangat menyayangi Cia lebih dari segalanya. bahkan sama seperti Bintang Ciko pernah memukul anak yang membuat Cia menangis sampai sampai membuat Nabila dan Sandy dipanggil pihak sekolah
" Ciko, kan udah Cia bilang Cia nggak laper"
ucap Cia
" gini deh besok Ciko ajak Cia jalan jalan ke taman deh, tapi Cia harus makan dulu "
ucap Ciko
" beneran?, besok Ciko ajak Cia jalan jalan"
tanya Cia dengan mata berbinar binar
" iya, tapi Cia harus makan dulu, besok pagi Ciko ajak Cia jalan jalan"
__ADS_1
"Cia makan ya " ucap Ciko
" iya, Cia makan " jawab Cia antusias dan melupakan kesedihannya sejenak
" Cia doang nih yang diajak jalan jalan sama Ciko, kakak enggak nih "
ucap Nichole, Arlan dan Bintang serempak
" iya, Ciko cuma pengen jalan jalan sama Cia doang, gak sama kak Nichole, kak Arlan dan kak Bintang" ucap Ciko
" Ciko pengen jalan jalan sama Cia, kan kakak udah gede jadi Kakak bisa jalan jalan sendiri, Ciko gak mungkin nyuruh Cia jalan jalan sendiri, Cia kan masih kecil " ucap Ciko lagi
" emang Cia doang yang masih kecil, Ciko kan juga masih kecil " ucap Bintang
" kan Ciko Kakak Cia, jadi kecilan Cia dong dari pada Ciko " jawab Ciko yang membuat Cia, Nichole, Arlan terkekeh
" hei bocil, Lo sama Cia itu cuma beda 2 menit doang " ucap Bintang
" sama aja kakak Bintang tersayang, Ciko lebih tua dari pada Cia, jadi Ciko juga kakak Cia juga"
ucap Ciko
" Ciko, kalo jalan jalan itu harus ngajak orang dewasa, anak kecil gak boleh pergi sendiri"
ucap Bintang kesal
" emang kakak Bintang udah dewasa, kakak Bintang aja belum genap 8 tahun, masih 7 tahun" jawab Ciko
" tapi kakak Bintang kan lebih dewasa daripada Ciko kan? " tanya Bintang pada Ciko dengan kesal
" iya sih, tapi kak Bintang belum dewasa "jawab Ciko
" tapi harus pergi sama orang dewasa Ciko, emang Ciko mau ngajak siapa yang dewasa"
jelas Bintang pada Ciko yang kesal dengan perkataan Ciko
" kakak Bintang tersayang, kan Ciko udah bilang Ciko kan lebih tua nih ya dari Cia, jadi otomatis Ciko yang jadi orang dewasa buat jaga Cia "
jawab Ciko
" ASLAN CIKO WILIAM FRANKLIN, kalo kakak Bintang belum dewasa berarti Ciko juga belum dewasa dong " jelas Bintang kesal dan memanggil nama lengkap Ciko
" udah selesai bertengkar nya? " tanya Nichole
" nanti Cia gak jadi makan loh ya " jelas Arlan kepada Bintang dan Ciko
" ya udah deh Ciko ngalah sama kak Bintang, Kak Bintang udah dewasa, Ciko ngalah demi Cia loh ya, soalnya kan Cia belum makan "
ucap Ciko
" kak Bintang tahu, kalo setiap kak Bintang berdebat sama Ciko itu Ciko yang menang bukan kak Bintang " ucap Ciko lagi.
memang benar yang di bilang Ciko, setiap kali mereka berdebat Ciko lah yang menang bukan Bintang*
__ADS_1