ALUNA Untuk SAMUDRA

ALUNA Untuk SAMUDRA
???


__ADS_3

Lo lupa ya? gue udah dianggap mati sama mereka semua" ucap Luna


"bahkan mereka udah buatin kuburan yang di batu nisannya tertulis nama gue, tepat di samping makam Ciko" lirih Luna


"maaf Lun, kita gak berniat bikin Lo sedih" ucap Leysa


"yaudah yuk kita ke mansion, capek gue kalo di rumah" ucap Veronica


"ayo!!!"


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


Sesampainya di mansion


Tin


Tin


Tin


bunyi mobil memasuki mansion yang lumayan besar itu


"selamat siang non" ucap pak Harto, satpam penjaga mansion mereka


"siang juga pak!!" ucap ketiga nya serempak


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


Brakk!!!


pintu mansion terbuka dengan sedikit kasar karena ditendang sama Leysa🀭


"ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA" ucap ketiga nya serempak


"PARA PRINCESS TERCANTIK DIDUNIA INI SUDAH DATANG, MANA SAMBUTAN NYA, MANA RED CARPET NYA"ucap Leysa sambil berteriak


"waalaikum salam non" ucap para pekerja di mansion tersebut, mulai dari tukang kebun dan para pembantu yang mengurus mansion mereka


"gimana keadaan bibi bibi sekalian" ucap ketiga nya serempak


"kita semua baik non, disini" ucap Bi' Siti mewakili semua pembantu yang ada disana


"non udah makan, kalo belum bibi' buatin makanan buat non" ucap Bi' ria


"em..., nanti aja bi' kita mau istirahat aja, soalnya nanti sore kita harus ngurus pekerjaan di kantor, kata kak Lily numpuk berkasnya" ucap Luna, ya walau masih menempati bangku sekolah dasar mereka adalah seorang CEO perusahaan yang besar dan ternama di dunia


"iya non" ucap para pembantu serempak


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


"eh gue bosen nih, masa' iya kita ke mansion cuma duduk doang, bosen nih gue" ucap Leysa


"iya, bosen ngapain ya" jawab Veronica


"ke ruang game aja yuk, bosen kalo duduk dikamar doang" saran Luna


"kuy kesana, bosen juga dikamar" ucap Leysa


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


2 jam kemudian


"eh ternyata udah jam tiga sore, yuk mandi terus ke kantor" ucap Veronica sambil melihat layar ponsel nya yang menunjukkan pukul 15.00


"yok!!!!"


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


"Selamat sore bi'!!!!" ucap ketiga nya serempak


"sore juga non!!" ucap seluruh pembantu di mansion itu


"non, ini udah bibi' buatin makanan nya" ucap Bi' ria

__ADS_1


"wih!!!, bibi masak apa nih" ucap Leysa sambil memandang meja makan yang penuh dengan makanan


"tadi bibi', masak ayam goreng, sambal sama sayur SOP merah non" ucap bi' ria


"ayo makan!!!!"


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


"kalau gitu kita pamit dulu ya Bi', nanti keburu dimarahi kak Lily" ucap Luna


"iya non, hati hati dijalan ya!!!!" ucap seluruh pembantu serempak


"ASSALAMUALAIKUM" Ucap ketiga nya serempak


"WAALAIKUM SALAM NON"


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


15 menit kemudian....


sampai kantor...


"selamat sore bos" ucap semua pegawai dalam kantor itu serempak,


Luna, Veronica dan Leysa memakai topeng mata, (topeng yang cuma ada sampai bagian mata aja, gak seluruh muka) agar tidak ada yang mengetahui rahasia mereka, bahkan keluarga mereka tidak tahu bahwa mereka pemilik perusahaan ini


"sore semua" ucap ketiga nya datar plus dingin


"buset dah, dingin bener sifat nya si boss" batin salah satu karyawan


"cantik cantik dingin banget"batin salah satu karyawan


mereka melewati semua karyawan yang menatap kagum kecantikan mereka walau pun memakai topeng


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


Ruang direktur utama VAL COMPANY


Brak!!!


pintu ditendang dengan kasar oleh Luna, ya sifat asli Luna keluar jika bersama kedua sahabat nya,


"gue cantik,gue diem!!!" lata seorang gadis saat pintunya terbuka dengan keras


"Hah?" ucap ketiga nya


"heh!!,gue nunggu lama dari jam 2 siang Lo pulang sekolah sampek jam tiga sore!!!" ucap seorang gadis yang lebih tua dari mereka bertiga


"ya mangap, kita tadi kecapean habis sekolah, akhirnya kita ke mansion deh istirahat" ucap Veronica


"bener tuh, ngiming ngiming iming nyi Li cintik?" ejek Leysa


"cantik lah gue di banding Curut Curut kayak Lo semua"ucap seorang gadis


"hilih, cantikan juga gue, enak aja gue dipanggil Curut, elo kali yang Curut" ucap Leysa esmosi 😀


"STOP!!!!" ucap Luna, Veronica serempak


"heh Sasa tepung bumbu kita itu kesini mau bahas dokumen yang belum diselesaiin, bukan bertengkar sama kembang Lily" ucap Veronica


"iya tuh, udah tau tu kembang Lily kalo debat bikin orang esmosi"ucap Luna


"Tapi kalo udah debat sama Luna kalah" Sambung Veronica


"heh yang sopan dong, gini gini gue lebih tua dari Lo bertiga tau"ucap gadis yang diketahui bernama Lily


LILYAN NADINE MILLAR


Sekertaris plus kakak angkat Luna, Leysa and Veronica ini memiliki sifat yang tak bisa ditebak, sangat menyayangi Luna dkk, paling marah kalo adik adiknya di baku hantam orang


"iya iya, cepet mana dokumen nya mau kita selesain terus kita mau jalan jalan" ucap Luna menggoda Lily


"jalan jalan?" tanya Lily

__ADS_1


"Yo'i" ucap ketiga nya serempak


"gue ikut boleh kan?, bosen gue di kantor kagak ada apa apa nya" ucap Lily


"boleh gak yah?" goda Veronica


"boleh ya, pliss" mohon Lily


"kalo pekerjaan nya selesai baru jalan jalan bego" ucap Leysa


"mana dokumen nya?" tanya Luna


"bentar gue ambilin" ucap Lily


Lily pun membawa beberapa tumpuk dokumen


"nih dokumen nya" ucap Lily


"eh buset banyak bener dokumen nya"ucap Luna


"eh anak Dugong lu lupa?, Hah?,lu gak kesini berapa hari!!!" ucap Lily esmosi


"hehehe, mangap kita sibuk" ucap ketiga nya serempak


"eh, kak Lo mau ikut kita jalan jalan?' tanya Luna


"iya, boleh ya" mohon Lily


"em...., tapi ada syaratnya kak" ucap Veronica


"apa syarat nya?" tanya Lily


"harus janji dulu dong" ucap Luna


"ok, apa syarat nya?" ucap Lily


"kak Lily harus bantu kita nyelesain dokumen ini" ucap Leysa, emang dah nih si Luna, Veronica sama Leysa adalah contoh seorang adik lucknut


"hah?!!!"


"mau enggak?" tawar Luna


"iya deh iya!!!" ucap Lily sambil esmosi


...πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•πŸŒ•...


2 jam berlalu


sekarang jam menunjukkan pukul 17.30


"akhirnya selesai" ucap keempat gadis itu setelah menyelesaikan dokumen yang tiada habisnya seperti ombak lautan


"heh adik adik kita mau jalan jalan kemana?" tanya Lily


"entah, kita aja gak tau mau kemana" ucap Veronica


"Hooh!" ucap Luna, Leysa membenarkan perkataan Veronica


"hilih" ucap Lily


"eh gimana kalo kita ke pasar malam, katanya ada pasar malam di pusat kota" saran Luna


"yaudah yok kesana, lagian kita udah jarang kan ke pasar malam"ucap Lily


"ok, tapi kita kayak nya harus sholat Maghrib dulu deh, soalnya habis ini magrib"ucap Luna sambil melihat layar ponsel nya


"yaudah nanti kita ke masjid dipusat kota aja sekalian nanti ke pasar malam, dari pada harus bolak balik" ucap Leysa


"ok"


"yuk siap siap, terus kita ke masjid Sholat and ke pasar malam"


"yok!!!!"

__ADS_1


__ADS_2