
"Luna, jam nya udah dapat nih, gak beli yang lain?" tanya Veronica
"nggak sih, kemaren kita kan udah beli baju jadi Luna gak beli apa apa lagi, tapi kalo kalian mau beli juga gak papa kok" ucap Luna
"kita mah gak beli apa apa, toh kagak ada yang ulang tahun juga kan" ucap Leysa
"jadi mau nya gimana nih?, langsung pulang apa gimana?" tanya Luna
"jangan pulang lah, bosen gue kalo dirumah Lun" ucap Veronica
"iya tuh, gimana kalo kita makan aja ke restoran Deket sini, laper gue" ucap Leysa
"dih, kalo urusan makan mah nomer satu ya kek nya" ucap Luna & Veronica serempak
"Yo'i, hehehe" ucap Leysa sambil cengengesan
"ok, kuy ke restoran!!!"
...🌕🌕🌕🌕...
Restoran Samlekom
"permisi, mau pesan apa ya" tanya seorang pelayan restoran tersebut ramah
"eh Lo mau pesen apa guys" tanya Luna
"gue in-" ucap Leysa terpotong
"samain semua Lun, biar gue yang pilih menu nya" ucap Veronica
"jadi pesen yang mana ya?" tanya pelayan itu sekali lagi
"ice cream rasa coklat, mint, and stroberi, masing masing setiap rasa satu mangkuk" ucap Veronica sambil mengingat ice cream kesukaan para sahabat nya
"mangkuk yang kecil apa besar ya kak?" tanya pelayan itu
"mangkuk yang sedang aja kak" ucap Veronica
"and choco cake, lemon cake dengan hiasan keju, and red Velvet cake" ucap Veronica
"minuman nya mix juice aja kak" ucap Veronica
"baik, silahkan tunggu sebentar ya kak"
"iya"
...🌕🌕🌕🌕...
"Oni, Sasa yuk pulang sekarang udah jam setengah tiga nih" ajak Luna
"ok, kita juga mau pulang, takut dimarahin" ucap Leysa
"yaudah kita ke mansion dulu naro ni mobil terus pulang ku rumah masing masing"ucap Veronica
"Ok!!!"
...🌕🌕🌕🌕...
Kediaman keluarga Wiliam Franklin...
pukul: 15.00
"kak Bintang, kak Bintang dimana nih!!!" teriak Cia dirumah itu yang terlihat sepi sekali seperti tanpa penghuni
"kak Bintang, kak Bintang ada dikamar?!!!" tanya Cia yang masih berteriak
"non, den Bintang gak ada dirumah" ucap bi' Ida, pembantu yang bekerja di kediaman keluarga Wiliam Franklin
"loh, kak Bintang nya kemana bi' " tanya Cia dengan sopan
__ADS_1
"itu, tadi siang sepulang sekolah, den Bintang, nyonya sama tuan, sama den Nichole dan den Arlan keluar" ucap bi' Ida
"keluar kemana bi'? " tanya Cia
"katanya nyonya, semua nya mau ngerayain ulang tahun nya den Bintang, non" ucap bi' Ida
"Cia gak diajak lagi kayak nya" gumam Cia sedih
"bi' kata mama, mama tadi nyariin Cia gak?" tanya Cia penuh harapan
"maaf non, tapi nyonya gak bilang apa apa sama bibi' " ucap bi'Ida
"em.., ya udah deh bik, Cia mau ke kamar dulu, nanti kalo kak Bintang udah pulang kasih tau Cia ya" ucap Cia
"iya non"
disisi lain
restoran Val Cafe telah di booking oleh keluarga Wiliam Franklin, dan sudah di hias sedemikian rupa
terlihat seorang pria sedang meniup lilin kue ulang tahun dengan sangat bahagia
"happy birthday to you"
"happy birthday to you Bintang" ucap seluruh orang yang hadir dalam pesta ulang tahun Bintang, ya yang di undang hanya teman teman dekat Bintang serta yang pasti keluarga Wiliam Franklin dan pastinya tanpa Cia
"wish you all the best, sayang" ucap Nabila lembut
"thank you mom" ucap Bintang dengan wajah tersenyum
"happy birthday Bintang, ini hadiah dari gue sama kak Nichole" ucap Arlan
"makasih kak Nichole, kak Arlan" ucap Bintang dengan wajah tersenyum
"hmm..." ucap kedua nya dengan berdehem
"Bintang ini hadiah dari gue" ucap seorang pria yang diketahui sahabat Bintang
MAULANA ZICO MAHENDRA
sahabat dekat Bintang, paling suka ngingetin Bintang tentang Cia, paling sayang sama Cia dibandingkan kakak kakak Cia, punya sikap yang dingin, cuek+++, bad boy and posesif selayaknya kakak bagi Cia
"yo'i" ucap Zico
"sayang, ini hadiah dari papa" ucap Sandy lembut
"thank you pa" ucap Bintang dengan tersenyum
"you're welcome sayang" ucap Sandy
"ini hadiah dari mama sayang" ucap Nabila sambil memberikan hadiah untuk Bintang
"thank you mom" ucap Bintang dengan wajah tersenyum
dan begitu pula teman dekat Bintang semua nya memberi hadiah, hanya teman laki laki yang diundang Bintang, karena Bintang gak punya temen perempuan
"open the gift, Bintang" ucap semua nya
"open!!!, open!!!, open!!!" seru semua nya
"ok, gue buka hadiah nya" ucap Bintang dan mulai membuka semua hadiah yang didapat kan nya
semua sudah dibuka sekarang tinggal hadiah dari Arlan, Nichole, Mama and papa Bintang
"thank kak Nichole, tau aja Bintang pingin remote control" ucap Bintang senang saat mendapat sebuah mainan mobil balap berwarna merah, yang mana itu adalah warna favorit Bintang yang kedua bukan pertama
"thank kak Arlan, tau aja Bintang pingin remote control" ucap Bintang senang saat mendapat sebuah mainan mobil balap berwarna putih, yup hadiah Arlan dan Nichole sama sama mobil balap tapi beda warna and jenis, putih adalah warna favorit Bintang
"thank mom, drone nya, Bintang suka banget!!!" ucap Bintang senang mendapat sebuah Drone dari mama nya
__ADS_1
"thanks pa, tapi Bintang mau nya jam bukan Ps 10" ucap Bintang sedih saat melihat hadiah dari papa nya bukan lah jam yang ia inginkan melainkan PS 10 yang baru saja dirilis
"Bintang gak suka hadiah dari papa?" tanya Sandy lembut
"Jujur Bintang suka sama hadiah nya dari papa, tapi Bintang pinginnya jam" ucap Bintang
"maaf, papa belum bisa beliin jam yang kamu mau" ucap Sandy
"it's ok pah" ucap Bintang sedih
...🌕🌕🌕🌕...
Kediaman keluarga Wiliam Franklin
pukul 18.30
pesta yang diselenggarakan itu telah bubar tiga puluh menit yang lalu, dan sekarang seluruh keluarga Wiliam Franklin sedang berada di ruang keluarga
tepatnya mereka baru pulang dari pesta ulang tahun Bintang, dan sedang duduk sambil menikmati waktu bersama
"kak Bintang udah pulang!!!!" ucap Cia girang saat tau Bintang sudah pulang
"Happy birthday kak Bintang!!!" ucap Cia senang
"di ulang tahun nya kak Bintang yang ke empat belas tahun, semoga kak Bintang selalu bahagia dan selalu sehat, pokoknya doa Cia yang the best deh buat kak Bintang!!" ucap Cia senang tapi hanya dihiraukan oleh Bintang, Nabila dan Sandy sudah naik untuk istirahat dikamar mereka, diruang keluarga itu hanya diisi oleh Nichole, Arlan dan Bintang
"ck berisik!!!" hardik Bintang
"maaf kak" lirih Cia
"oh ya, Cia punya hadiah nih buat kak Bintang!!" ucap Cia senang
"hadiah?" ulang Nichole
"iya kak Nichole, Cia udah beliin kak Bintang hadiah nih, terima ya kak" ucap Cia
"kak Bintang terima hadiah dari Cia dong!!" ucap Cia
"hadiah dari Lo?" tanya Bintang
"iya, kak Bintang pasti paling suka hadiah yang dikasih Cia, coba buka dulu kak" ucap Cia sambil memberi sebuah kotak kecil lengkap dengan hiasan nya
"gue udah bilang, gue gak butuh hadiah dari Lo, gue udah bad mood dari tadi dan Lo pingin bikin gue tambah emosi!!!" bentak Bintang
"Cia jamin kak Bintang gak bad mood kalo buka hadiah nya Cia" ucap Cia
"Lo bilang kek gini hadiah? hah!!, kotak kecil kek gini Lo bilang hadiah? hadiah murahan apa yang Lo kasih ke gue hah!!!!" hardik Bintang
"buka dulu dong kak" ucap Cia
Bruk!!!
Bintang melempar kotak pemberian Cia, tapi untung isi nya gak rusak, karena Cia melapisi satu kotak lagi
saat Bintang melempar kotak kecil itu, tiba tiba nampak isi dari kotak itu, ya sebuah jam tangan, jam yang sangat diinginkan oleh Bintang, jam Rolex series Eric Clapton's Rolex
'Oyster Albino' Cosmograph Daytona
"jam itu..." terkejut Bintang melihat isi kotak kecil itu
"tada!!!!, Cia beliin kak Bintang sesuatu yang kak Bintang pingin, untuk Cia lapisin dulu kotak nya biar jam nya gak pecah" ucap Cia
"gak mungkin!!!, gue tau itu palsu kan bukan asli" ucap Bintang
"tapi Kak Bintang itu asli gak palsu!!" ucap Cia, memang benar omongan Cia jam itu asli
"Lo ngingetin gue jam itu lagi, cepet beresin gue gak mau inget itu lagi!!!" hardik Bintang
"tapi kak..."
__ADS_1
"beresin atau gue buang!!!"