
Ann lagi lagi hanya bisa menghela nafas nya ketika ia untuk kesekian kalinya berjalan dengan tuntutan sang pelatih
Ini sudah pukul 7 malam .ann terus melakukan kegiatan kegiatan melelahkan seperti mempelajari cara makan dan minum teh yang tak pernah ia lakukan sebelumnya meskipun dulu ia kaya raya .ann juga di mempelajari hal hal yang model model papan atas pelajari seperti cara berjalan cara berbicara dan cara bersikap .ann sangat ingin menangis karena ia sangat lelah melebihi beres beres penthouse kegiatan ini sangat membuat ann frustasi
"BUKAN BEGITU."bentak sang pelatih tak kala melihat ann melakukan kesalahan dalam berjalan .ann yang lemas kembali menegang dan menahan tangisannya
Latihan ini di mulai dari pukul 8pagi hingga saat ini.mentornya terus berganti ganti dengan pembawaan pembelajaran yang berbeda beda namun sejauh ini ann hanya baru istirahat 30 menit saja
Secara tiba tiba pintu latihan mereka terbuka menampakan Al yang tengah menatap ann dengan dingin
"Tuan ku mohon beri aku istirahat aku sangat lelah."ujar ann dengan pelan sembari berjalan ke arah Al dan Al melihat bertapa pucatnya wajah ann yang saat ini menatapnya memohon
"Kalian bisa pergi.lanjut besok."ujar Al dan para mentor ganas itu pergi dari mereka satu persatu membuat ann menghembuskan nafas nya lega dan langsung jatuh terduduk secara tiba tiba
"HIKSS BUNDAAAA."isakan ann membuat alvino sedikit terkejut ,kenapa malah menangis ?
"kenapa malah menangis bodoh...?"tanya Al yang masih menatap punggung ann yang tengah terduduk di depannya dengan menutup wajahnya sembari merengek
"Hikssss hiks huaaaaaa."tangisan itu jelas membuat Al semakin jengah dan dan menendang pelan ann dengan kakinya namun ann masih enggan mendongkak
"Hiss kau kenapa..?"tanya Al dengan kesal
"TUAN ...DEMI TUHAN... INI SANGAT MELELAHKAN , AKU MOHON.. AKU TIDAK MAU MENGIKUTI KELAS INI LAGI AKU MOHON HIKSSSS ..."ujar ann sembari memeluk kaki Al dengan tangis yang tak terhenti
__ADS_1
"lepas atau kau ku kurung di gudang."ujar Al risih dengan perilaku ann yang terus terusan merengek dan mendengar itu ann langsung terdiam dan menunduk menyembunyikan tangisnya
Ann menghembuskan nafas nya dan beranjak dari tempat sialan itu ,ia melewati Al yang tengah menatapnya tajam .ann sangat lelah saat ini
Ann memasuki kamarnya dan melanjutkan tangisnya .ia kembali meratapi nasibnya yang berbalik sangat simetris
"Kemana ann yang selalu berani menunjukan ketidak sukaannya..?kenapa aku menjadi lemah hikss..kemana semua keberanian ku..hiks ."ann terus bermonolog dengan tubuh nya yang sangat lelah hingga tanpa sadar ia terlelap dengan bekas air mata yang blm hilang
*PAGI
"Harus kah sepagi ini..?"tanya ann ketika ia sudah di ajak untuk keruangan latihan ketika baru selesai mandi
"Ini perintah tuan nona."ujar pelayan yang mengantar nya menuju ruangan neraka itu
Ann mendengus kesal dan memulai semuanya dengan alvino dan Johson sebagai penonton
"SALAH."
"SALAH."
"SALAH."kalimat kalimat itu sering muncul di telinga ann membuat ann semakin kesal dan dengan cepat ia melempar buku yang digunakan sebagai penyeimbang jalannya
"CUKUP ! AKU MUAK."teriak ann dengan keras berhasil membuat semuanya terkejut termasuk Al yang menatap ann yang akan menunjukkan sifat aslinya
__ADS_1
"Tapi nona.."saat mentor nya akan menemukan pendapat ann langsung menatap nya tajam
"AKU BILANG AKU MUAK.KALIAN FIKIR AKU BINATANG HAH? AKU LELAH AKU BUTUH ISTIRAHAT ."teriakan ann jelas membuat semuanya semakin terkejut karena kemarahan itu
Melihat itu alvino berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri ann dengan langkah pastinya
"Johson bawa mereka keluar."ujar Al tanpa mengalihkan tatapannya pada ann yang tengah menatap nya juga
"Baik tuan."ujar Johson . sepeninggalan semuanya ann menghembuskan nafas dan Al menatap nya tajam lalu dengan cepat Al menarik rambut ann hingga mendekat ke arahnya
"Sssh..saakit."ujar ann sembari memegang cekaman Al
"Lepas!"teriak ann dengan keras . mendengar teriakan ann al tersenyum smrik dan semakin menarik rambut ann hingga menenggak
"Berani kau."ujar Al dengan pelan dan tatapan menakutkan turut hadir di sana membuat ann yang melihatnya sedikit meneguk ludahnya lalu tak lama ia kembali ingat akan tekatnya untuk tidak lagi lemah
"LEPAS KU BILANG!"Teriakan ann membuat Al semakin emosi dan mendorong ann dengan keras hingga tersungkur dengan tatapan yang dulu sangat Al kenal
"Tatapan itu."kekeh Al layaknya psikopat yang akan menelan hidup hidup mangsanya
HALOOOOO SEMUAA TERIMA KASIH YANG SELALU MENUNGGU CERITA INI 🖤 JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤 SEE YOU NEXT PARTTTT YAAA 🖤🤗
AUTHOR
__ADS_1
MS🖤❤️