ANNELIS

ANNELIS
13.MAKANAN


__ADS_3

Ann menatap jendela kamarnya . beberapa kali ia menghela nafasnya menginggat apa yang tengah terjadi pada hidupnya yang tak dapat ia prediksi sebelumnya kenyataan dan realita terus menerus menyadarkan dirinya bertapa kecilnya ia didunia ini


"Nona anda sudah di tunggu di ruang makan."ujar pelayan di luar sana membuat ann mau tak mau harus bangkit


Fisik dan mentalnya jelas sedang tidak baik baik saja di situasi ini . sembari berjalan segala fikiran berkecamuk di benaknya


"Sampai kapan kau berdiri di situ."ujar alvino yang kini tengah menatap ann dengan pandangan menantikan khas dirinya


"Ah ya."hanya itu kalimat yang keluar dari mulut ann . sesampainya di meja ia menatap hidangan yang di siapkan untuk dirinya .dan semuanya tidak mengandung lemak


"Apakah aku harus makan seperti ini terus


.?"tanya ann dengan pelan dan alvino mengalihkan tatapannya


"Ya."jawaban singkat tanpa ragu alvino membuat ann lagi lagi menghembuskan nafas nya pelan


"Tapi aku gak biasa .aku cape makan ini terus."ujar ann pelan dan alvino mendengar itu kembali mengalihkan perhatian nya pada ann yang kini sedang menatap salad didepannya dengan tatapan nanar


"Makan sekarang ! "Perintah penuh peringatan alvino membuat ann mau tak mau memakan salad itu dengan pelan


"Minggu depan kita menikah."ujar Alvino dengan tiba tiba membuat ann tersedak karena terkejut

__ADS_1


"KENAPA ..?"Tanya ann dengan wajah terkejut nya


"Kenapa apanya..?" Ujar Alvino membalikkan pertanyaannya


"Kenapa langsung nikah .kata nya tunangan dulu."ujar ann dengan gerutuan kesalnya


"Suka suka saya lah."jawaban alvino membuat ann mendengus kesal dan meletakan garpu di tangannya dengan keras lalu beranjak dari meja makan


"Mau kemana..?"tanya alvino dengan penuh penekanan ketika ann sudah melangkah sejauh 5 langkah dari meja makan


"Kekamar."jawab ann singkat .namun perintah alvino kembali membuat ann duduk di meja tersebut


"LANJUTKAN MAKANAN NYA ATAU TIDAK USAH MAKAN SELAMA 2 HARI."ancaman alvino tak di hiraukan oleh ann ia terus melanjutkan langkahnya menuju kamarnya


"Ada yang bisa saya bantu tuan..?"tanya Johson


"Jangan beri dia makan dua hari ."ujar Alvino tanpa menatap Johson


"Tapi tuan.."saat Johson akan mengeluarkan pendapatnya alvino kembali berujar


"Turuti.dan tambah jadwalnya perpadat."ujar Alvino sembari beranjak dari meja makan dan melangkah meninggalkan Johson yang menunduk hormat padanya

__ADS_1


***


Ini hari kedua ann yang tak makan .tubuhnya sangat lemah karena kegiatan yang di atur alvino semakin banyak hingga membuat tenaganya terkuras di tambah nutrisi yang di konsumsinya sangat kurang


Tubuh lemah nya kini tengah terduduk di dekat balkon kamarnya dengan pandangan kosong seraya memikirkan kenapa hidupnya menjadi berantakan seperti ini


"Tuhan..aku tau dulu aku banyak melakukan kesalahan. tapi tidak kah ini terlalu berat untuk aku . aku iklas prihal aku yang terjatuh miskin ,tapi untuk menikah dengan pria kejam itu rasanya sangat keterlaluan . bukan begitu ? aku tau kau marah pada ku tapi setidaknya jangan biarkan aku bersatu dengan pria kejam seperti tuan alvino." curahan hati ann jelas tidak di dapat di dengar oleh siapapun . saat ini hanya angin yang menemani duduknya sembari sesekali angin itu membalas perkataannya dengan belaian di rambutnya


"Kau FIKIR tuhan akan mendengar hamba palsu seperti dirimu..?"tanya seseorang di belakang ann dengan mengejutkan


Ann berbalik dan menemukan alvino yang tengah menatap dirinya dengan tatapan tajam seperti biasanya .ia mengenakan kemeja putih dengan tangan di gulung dan celana merah maroon serta dasi yang masih melekat di lehernya


HALOOO SEMUAAAAAA 🖤 TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA INI 🤗🤗 AKU SANGAT BERTERIMA KASIH PADA KALIAN YANG MEMBERIKAN APRESIASI DENGAN LIKE DAN COMENT 🤗 MAKASIH BANYAK YAAA .


JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤


SEE YOUU NEXT PART 🖤


BABAY 🖤🤗


AUTHOR

__ADS_1


MS🖤


__ADS_2