ANNELIS

ANNELIS
12.Helaan nafas


__ADS_3

kini ann kembali didudukan di meja rias dengan beberapa orang yang akan kembali merombak penampilan nya dan ia lagi lagi hanya bisa menghela nafas


Beberapa jam kemudian ia telah di rubah menjadi Cinderella yang akan menipu dunia .ann menatap tampilan nya dari bawah sampai atas ia menutupi dadanya yang menurutnya terlalu terbuka


"Kenapa bajunya harus seperti ini sih.."gerutu ann dengan pelan dan Al yang berada di sampingnya yang awalnya hanya fokus pada tabnya melirik ann yang sibuk menutupi dadanya


"Ada apa..?"tanya Al cuek kembali mengalihkan perhatian ya pada tab nya


"Bisakah bajunya jangan seperti ini terus..?"ujar ann


"Baju seperti apa yang kau maksud bicara lah yang jelas."ujar Al


"Terbuka.ini terlalu terbuka."ujar ann

__ADS_1


"lalu..?"tanya Al dengan santai membuat ann memutarkan matanya kesal


"Aku tidak nyaman."ujar ann


"Kampungan sekali. belajar lah menjadi wanita berkelas ."jawaban Al itu mampu membuat ann mendelik tajam dan tanpa di duga ann dengan kasar menarik rambut Al hingga terjadi sedikit pergulatan di antara mereka


"Kau gila..?"teriak alvino dengan keras tak kala ia berhasil meringkus tangan ann dan menahannya .Ann maupun Al sama sama engos ngosan penjaga didepan tak mendengar pergulatan Mereka karena Limosin Al di lengkapi vitur kedap suara


"Kau yang memulai ."ujar ann menatap alvino tajam .mereka bertatapan lama hingga alvino berdecih dan tanpa di duga alvino mencium bibir ann dengan kasar membuat ann terkejut lalu memberontak namun usahanya hanya lah sia sia karena Al jauh lebih kuat di banding dirinya


"KAUUU aaaaaa"teriakan ann semakin membuat Al senang dengan reaksi ann yang membabi-buta memukul dirinya


"Diam atau sesuatu yang lebih parah akan terjadi lagi."gunggam Al pelan berhasil menghentikan sikap anarkis ann terhadap dirinya .Al sedikit berantakan begitu pula ann yang sudah kehilangan banyak lipstik di bibirnya .rmabutnya yang awalnya tertata rapih di ikat kini sudah turun melihat ann yang kacau membuat Al tertawa dalam hati

__ADS_1


Ann sudah akan menangis dan melihat itu Al sedikit terkejut lalu dengan cepat ia merapihkan rambut ann yang akhirnya di biarkan tergerai .lipstik yang berantakan di lap oleh Al tanpa mengeluarkan suara dari ann maupun Al mereka sama sama hening


"Sudah jangan bersikap konyol."ujar Al sembari menatap ann dengan keseluruhan .ia kembali menatap dirinya di cermin lalu melap bekas lipstik yang ternyata menempel juga di bibirnya ia juga merapihkan tatanan rambut jas serta dasinya ketika di rasa sudah aman ia membuka pintunya dan keluar dengan ann yang masih mematung di dalam Limosin


"Turun."ujar Al dengan di Sertai nada peringatan di dalamnya .ann turun dari Limosin itu di gandeng oleh Al menuju ballroom hotel


Al memperkenalkan ann pada kolega koleganya sebagai sekertaris nya ia tak berniat memperkenalkan ann sebagai pasangan nya dan ann juga tidak nampak keberatan dengan hal tersebut Yaa meskipun keberataan ann tidak berhak mengatur ngatur Al yang notetaben nya sutradara hidupnya


Ketika ann akan mengambil makanan nya Al melarang ann mengambil makanan tersebut dengan alasan ia harus diet untuk acara pertunangan dan pernikahan mereka yang akan di selenggarakan beberapa Minggu lagi


**HALOOOOO SEMUA TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA INI 🤗🖤 JANGAN BOSEN BOSEN YA 🖤 JANGAN LUPA JUGA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤


SEE YOUUU NEXT PART 🖤🤗

__ADS_1


AUTHOR


MS🖤**


__ADS_2