
"Sekarang jelaskan apa ini..?"ujar Shinta yang kini tengah menatap tajam kedua nya dengan dada yang naik turun karena emosi yang bersarang di dadanya
"Tidak ada yang perlu di jelaskan mami , aku dan ann berpacaran .aku menyukainya begitupun sebaliknya."ujar Al dengan santai membuat Shinta menggertakan giginya dengan kencang
"Kau FIKIR semua ini lucu...?"tanya Shinta dengan emosi yang sudah semakin menguasainya
"Mami calm down.ink hanya pacaran bukan mau menikah ."ujar Al dengan santainya
"Lalu Bagaimana dengan laura..?bukankah kau berpacaran dengan nya ..?"tanya Shinta dengan penuh penekanan di setiap kalimatnya
"Masih,dia tidak tau dan sebaiknya terus begitu."ujar Al
"Terserah mami tak habis pikir dengan otak bodoh mu itu."ujar Shinta dengan cepat berdiri meninggalkan Al dan novelya di keheningan
-o0o-
Selama perjalanan menuju penthouse Al sibuk dengan segala perkerjaan nya tanpa menghiraukan ann yang tengah menangis dalam diam sembari menatap jalanan dengan Ngalang
"Jangan bertingkah seakan kau orang paling menyediakan didunia ini."ujar Al dengan sarkastik tanpa mau menatap ann mendengar itu ann hanya terdiam sembari membuang pandangannya ke arah jalanan yang ramai
-o0o-
Sesampainya di penthouse ann masih berjalan menunduk di belakang al tanpa berani mengucapkan kata kata dan ann juga binggung dengan keadaan yang di hadapinya sekarang ini
Semua tampak tiba tiba dan mengejutkan .fikirannya berkecamuk kenapa semua cobaan berdatangan pada dirinya tanpa henti ."Seburuk itu kah aku dulu hingga harus di bersihkan sedemikian rupa."fikir ann
Di tengah pemikirannya yang rumit tiba tiba ann di sodorkan setumpuk berkas membuat ann mengangkat wajahnya dengan penuh tanya
__ADS_1
"Apa ini tuan..?"ujar ann pelan pada Davin dan juga Reyhan sekertaris pribadi Al yang sudah membawa berkas berkas yang lainnya
jantung ann bertalu Talu menahan takut yang datang ketika melihat tumpukan berkas di depannya
"Itu kontrak nona , Tuan Al ingin nona menanan datangani kontrak tersebut."jelas Reyhan membuat ann semakin menegang
"Tapi untuk apa..?"tanya ann
"Nona bisa membuka dan membaca nya terlebih dahulu jika tidak ada yang di mengerti bisa tanyakan pada saya." ujar Reyhan dan ann mengambil berkas tersebut dengan ragu dan itu semua tak luput dari penglihatan Al yang menatap ann dengan tatapan tajam dan sinis nya
Ann membuka berkas tersebut dengan tangan yang gemetar
***PERNYATAAN INI DI TANDA TANGANI DAN DIKETAHUI OLEH KEDUA BELAH PIHAK
Pihak pertama yaitu Tn.Alexander Siregar dan Pihak kedua yaitu Ny.annalis Gabriella
1.Pihak pertama dan pihak kedua akan menjalani suatu hubungan di atas kontrak dan keduanya menyetujui tanpa adanya paksaan didalamnya
3.Pihak pertama maupun pihak kedua akan menjalankan pernikahan 1 tahun lamanya setelah masa pendekatan 2 Minggu ini
4.Pihak pertama yang akan mengatur semuanya dan pihak kedua menuruti dan mengikuti tanpa bantahan
5.Pihak kedua mendapatkan kompensasi untuk semua ini senilai 5M ketika kontrak berakhir dengan aman
6.Perjanjian ini hanya boleh diketahui oleh kedua belah pihak tanpa campur tangan orang lain .jika pihak lain mengetahui pihak kedua akan bertanggung jawab dengan di kenakan nya sangsi apabila ada yang mengetahui perjanjian ini
7.Perjanjian ini di tanda tangani dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun***
__ADS_1
Setelah membaca semua ini Ann menggeleng dan menatap sekertaris Al dengan pandangan tak menyangka
"Kau gila..?ini hanya menguntungkan untuk pihak kalian ..dan apa ini?pernikahan..?tidak aku tidak mau ."ujar ann yang langsung berdiri berniat meninggalkan ruangan tersebut tetapi langkahnya terhenti ketika mendengar ucapan Al padanya
"Baiklah jika itu pilihan mu.berarti kau lebih memilih adikmu itu mati ya."ujar Al sembari mengangguk menunggu respon ann yang tengah berdiri menegang
"Kenapa tuan melakukan semua ini..?"ujar ann sembari berbalik dan menatap Al yang tengah menatapnya santai
"Karena aku ingin."ujar Al membuat ann mengepalkan tangannya
"Saya mohon jangan buat saya melakukan semua ini."ujar ann dengan frustasi
"Pilihan mu hanya tanda tangani dan adik mu selamat atau pergi lalu kau akan mendengar kematian adik mu ,, selesai."ujar Al sembari melempar map kontrak nya pada ann yang langsung di tangkap ann Dengan sigap
Ann menatap kontrak di tangannya dengan Nyalang dan kembali membuka nya dengan gemetar seraya menahan air matanya yang menetes tanpa di komando
Ann membuka kembali kontrak tersebut lalu menan datangani kontrak nya dengan tangan yang gemetar
Melihat ann yang telah menandatangani kontraknya Al tersenyum miring dan memberikan kode pada sekertaris nya Reyhan agar mengambil kontrak yang sudah di tanda tangani itu
"Siapkan dirimu ."gunggam Al seraya berdiri meninggalkan ann yang tengah menangis menahan sesak yang muncul di dadanya
"Kenapa semuanya berdatangan menerjang ku tuhan."gumam ann seraya menangis memikirkan bagaimana nasibnya kedepan
Bagaimana ia akan menjalani hidup nya yang semakin rumit dan sulit .ann menatap layar ponselnya yang terdapat foto keluarga nya dulu membuat ann meringis dan kembali menangis
"Segala kebahagiaan ku akan di renggut paksa ."gumam ann lagi sembari beranjak menuju kamar nya dengan lesu
__ADS_1
HALOOOOO SEMUAA TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA INI 🤗 JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤
SEE you next PARTTTT 🌹🌹🌹