ANNELIS

ANNELIS
16.PAPA


__ADS_3

Ketika akan memasuki kamar hotel nya ann di kejutkan dengan Alvino yang sudah berdiri di samping pintunya sembari bersidekap dada dan tak lupa tatapan datar yang selalu tampak di wajah tampannya


"Dari mana..?"tanya alvino dengan dingin membuat ann sedikit gugup


"Tadi dari taman."ujar ann dengan pelan tanpa berani menatap alvino yang kini menatapnya tajam


"MENGGODA KAKAK KU..?"tanya Alvino dengan penekanan di setiap perkataannya


"Tid..Tidak bukan seperti itu.."ujar ann yang tiba tiba kehabisan kata katanya karena aura mengintimidasi yang di keluarkan oleh alvino


"Lalu seperti apa..?"tanya alvino sembari menarik lengan ann hingga mendekat kepada dirinya ,ia bahkan menggenggamnya dengan keras hingga membuat ann meringis sambil mencoba melepas kan cekaman tangan Alvino terhadap tangan nya


"Tadi ia mengajak ku berbincang sebentar dan menyuruhku agar tidak terlalu bersikap formal terhadap kak Alvaro .kak Alvaro juga menyuruh aku memanggilnya kakak dan ia menawarkan untuk mengantar ku ke altar saat pernikahan nanti ."jelas ann dengan susah payah .setelah mendengar penjelasan dari ann alvino melepaskan cekamannya pada tangan ann dan cekaman Al terhadap tangan ann menimbulkan ruam memerah


"Jika kamu berbohong .aku tak segan segan mematahkan tangan mu itu dengan sekali gerakan."ancam Al dengan penekanan di setiap kalimatnya lalu meninggalkan ann yang berdiri menatap kepergian alvino dengan tatapan lelahnya


-o0o-


Menjelang 2 hari pernikahan Alvaro dan ann semakin dekat karena Alvaro sering kali mengantar ann kesana kemari , alvino tak dapat mengantar ann karena kesibukan nya kerja dan ia juga sedang mempersiapkan segala sesuatunya karena akan mengambil jatah cuti setelah pernikahan selama seminggu


Meskipun dirinya adalah directur perusahaan tersebut tetap saja ia tidak bisa libur seenaknya dalam waktu yang lama


Saat ini Alvaro , Jane dan ann tengah berada di cafe sehabis pulang mengantar ann fitting baju pengantin .


"Maaf ya .kak Alvaro dan kak Jane harus di repot kan untuk kesekian kalinya."ujar ann tak enak hati


"Tidak apa .lagian kan kami juga tidak sibuk .iya kan sayang..?"tanya Alvaro pada Jane


"Iya."ujar Jane seadanya


"Oh iya kalian tidak honey moon..?"tanya ann membuka pembicaraan


"Loh Al belum bilang..?"tanya Alvaro membuat ann binggung


"Bilang apa..?"tanya ann


"Kita akan honey moon bersama ."ujar Alvaro membuat ann menganga dan menatap Jane yang tampak malas dengan dirinya


"Benarkah..?"tanya ann dengan senyum yang di paksakan


"Iya.mami yang atur semua ini,kamu gak keberataan kan..?"tanya alvino sembari terkekeh karena melihat ekspresi ann yang tampak binggung

__ADS_1


"Ah engga sama sekali .aku malah senang.jadi ramai."ujar ann dengan cepat merubah mimik wajahnya menjadi senyuman lebar dan ann melihat Jane tampak mendengus tak suka membuat ann meringis dalam hati nya


"Syukur deh."kekeh Alvaro dan ann hanya mengangguk sembari menyesap teh nya


-o0o-


Pukul 12 dini hari .Alvino tengah menuju pulang setelah menyelesaikan meeting panjangnya dan segala kesibukan yang lainnya membuat alvino penat


Ketika membuka pintu rumahnya .orang orang di rumahnya tampak sudah menuju alam mimpinya .ia sendiri baru bisa bernafas setelah meeting yang terasa menghimpit tenggorokannya dan menguras otaknya


Alvino berjalan menuju lift rumahnya dan hanya terdengar langkah kakinya di sepanjang lorong rumahnya .jujur alvino merasakan kesepian yang begitu berasa


Ia membuka pintu kamarnya yang megah dan selalu rapih . sebenarnya ia sangat lapar karena sedari siang ia begitu sibuk hingga melupakan jadwal makanya


Saat ini ia ingin beranjak untuk makan namun tenaganya sudah tidak memadai hingga ia memutuskan untuk tidur saja dan melupakan persoalan kelaparan nya


 


\-o0o\-


 


"Papa serahkan semuanya ke kamu aja ."ujar Haikal ' papa alvaro dan alvino '


"Iya pa."ujar Alvino


"Dan Alvaro bagaimana rumah sakit..?"tanya haikal dan Alvaro menjelaskan prihal rumah sakit yang semakin meningkat


"Bagus papa bangga sama dua anak papa ini."ujar haikal


"Besok kamu akan menikah alvino .jika sudah menikah jaga istri mu dan keluarga mu ."ujar haikal .kata kata itu juga ia sampaikan pada Alvaro ketika menjelang pernikahan


"Iya-iya pah.avin paham kok .papa ngomong itu juga ke mas varo kemarin kan..?"tanya Alvin pada alvaro yang tengah tersenyum .Avin dan varo adalah panggilan orang tua mereka terhadap anak kembarnya itu


"Papa gak larang alvino nikah sama gadis gak berkelas itu..?"tanya Shinta yang masih belum terima sepenuhnya bahwa calon menantunya tidak sederajat dengan keluarganya


"Mami ,tidak masalah dia dari keluarga apa dan dari keluarga mana.yang penting gadis yang akan mendampingi anak anak kita nanti adalah gadis gadis baik."ujar Haikal dengan pengertian membuat alvino dan Alvaro mengangguk setuju


Jane yang melihat itu hanya diam saja tanpa mau membuka suara nya hingga haikal menegurnya


"Jane papa juga sudah menjadi papa mu .jika Alvaro menyakiti mu bilang pada papa ya.biar papa yang kasih pelajaran."ujar haikal dan Jane hanya Tersenyum seraya berujar

__ADS_1


"Iya pah terima kasih."ujar Jane


 


\-o0o\-


 


Hari pernikahan tiba dan semuanya berjalan dengan lancar seperti apa yang di rencanakan hanya saja karena terlalu banyak jadwal padat yang ann lakukan seperti diet ketat dan segala pembelajaran gila yang alvino berikan membuat ann terkulai lemas sesudah acara


Begitu pun dengan alvino ia juga tampak sangat lelah dan akhirnya mereka tertidur di kasur hotel dengan pulas , Alvino tanpa sadar mendekatkan tubuhnya pada ann dan memeluk ann semabri menghirup wangi tubuh ann yang memabukan


Ia mendekatkan wajahnya ke leher ann dan menghirup wangi menenangkan ann .mereka akhirnya tidur dengan posisi berpelukan terlebih alvino yang menaruh wajahnya di ceruk leher ann


Pagi ini ann bangun terlebih dahulu dan merasakan seseorang memeluk nya dengan erat .ia juga merasakan berat di bahu nya ketika membuka mata sepenuhnya ann di buat terkejut dengan alvino yang tengah menggesek gesekkan hidungnya ke leher ann mencari posisi nyaman


Sejenak ann menatap wajah laki lain yang berapa jam lalu resmi menjadi suaminya .ia tersenyum kecil dan mengusap wajah alvino dengan lembut lalu bangkit dari tempat tidurnya untuk membersihkan dirinya yang sudah sangat lengket


Tak lama alvino bangun dari tidurnya dan melihat samping yang kosong menyerngitkan dahinya hingga suara gemercik air di kamar mandi membuat alvino mengerti bahwa ann berada di kamar mandi


Di dalam kamar mandi sendiri ann sudah selesai dan ketika mengambil betrobe nya ia sadar bahwa ia tak membawa baju ke kamar mandi .bajunya ada di koper samping tempat tidur


"Aduh lupa bawa baju lagi."gunggam ann semabri menggigit bibir bawahnya tanda bahwa ia binggung


"Semoga mas Alvin belum bangun."gunggam ann .ngomong ngomong prihal panggilan 'mas' yang ia berikan pada Alvino itu semua atas perintah alvino dan tanpa mau berdebat ia hanya mengiyakan


**HALOOOOO SEMUAAAAAA TERIMA KASIH YANG SELALU MENUNGGU CERITA INI.ADA YANG NUNGGU GA YA..?HMM SEMOGA KALIAN SUKA DAN JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤


TEAM MANA NIH..?


TEAM ANN SI B AJA ..?


TEAM ALVINO SI GALAK..?


TEAM ALVARO SI SOFT BOY..?


APA TEAM JANE...???


TERIMA KASIH SEKALI LAGIIIIII.TUNGGU PARY SELANJUTNYA YAAAA,


SEE YOUUU NEXT PARTTTT DEAR MUACHH 🌹**

__ADS_1


__ADS_2