ANNELIS

ANNELIS
14.LUGU


__ADS_3

"Kenapa..?"tanya ann dengan wajah dengan tak santainya .ia jengkel kenapa orang seperti alvino selalu muncul di saat saat yang tidak tepat


"Mana mau dia mengabulkan doa hamba seperti dirimu ."ujar Alvino yang kini sudah berdiri di samping ann


"Kenapa tidak...? kata ibuku dulu .tuhan akan selalu mendengar kan dan mengabulkan doa hambanya yang mau memohon."ujar annelis dengan percaya dirinya .dan mendengar itu alvino berdecih mengejek hingga membuat ann yang melihat itu memutarkan bola matanya jengkel


"Yaya baiklah kita lihat.apakah tuhan mu bisa membantu dirimu."ujar Alvino tanpa mau menatap wajah ann


Annelis maupun alvino sama sama menatap pemandangan di depan mereka yang tempatnya di balkon kamar ann ,pemandangan hutan nan dan tumbuh tumbuhan


"Jika aku kabur lewat sana apakah bisa..?"tanya ann pada alvino yang kini mulai menatapnya remeh


"Coba saja."ujar Alvino enteng


"Jika aku bisa , apakah kau akan melepaskan adik ku...?"tanya ann dengan pelan .ini pertama kalinya mereka berbincang tanpa harus bersi tegang


"Jika aku melepaskan mu dan adik mu .memang kau yakin ia bisa hidup dengan perawatan lengkap tanpa uang dari ku..?"tanya alvino membuat ann menghembuskan nafas nya pelan


"Iya juga."gunggam ann membuat alvino tersenyum kecil yang nyaris tak terlihat

__ADS_1


"Kenapa kau begitu kejam pada ku..?"lanjut ann yang sekarang menatap alvino .alvino sendiri masih menatap pemandangan gelap di depannya


"Cihh . ingat lah bertapa kejam nya kau dulu."ujar Alvino membuat Ann mengerutkan dahinya binggung


"Kau mengenal ku dulu..?apa aku pernah menyakiti mu..?apakah aku telah melakukan sesuatu yang..."ucapan ann terpotong dengan suara alvino


"Besok kita akan pergi ke pernikahan kakakku."ujar Alvino dengan dingin ,setelah mengatakan itu alvino keluar dari kamar ann yang tengah kebinggungan memikirkan seandainya ia membuat kesalahan dulu


"Ah...dia memang selalu menyebalkan bukan."ujar ann dan langsung menuju tempat tidurnya tanpa mau melanjutkan fikirannya terhadap alvino


 


 


Pagi pagi sekali ann sudah di bangunkan oleh pada maid , ann jelas terkejut namun ia mengikuti saja .jujur ia senang karena hari ini salah satu maid bilang ia tidak akan berkegiatan seperti biasanya namun ia akan pergi ke acara pernikahan kakaknya alvino yang akan di langsung kan hari ini


"Aku tidak ingin make up nya terlalu tebal."ujar ann dan fashion stylist itu hanya bergunggam seraya berkata


"Tidak tebal pun kau akan terlihat cantik nona.apakah kau berasal dari Jakarta asli..?"tanya di fashion stylist itu

__ADS_1


"Tidak . Aku berasal dari desa..kenapa..?"ujar ann dan fashion stylist itu mengangguk


"Pantas .wajah mu sangat lugu."ujar nya membuat ann mengerut ka dahinya binggung


"Apa iya...?"tanya ann pada cermin di depannya ketika fashion stylist itu meninggalkan dirinya yang sudah full make up


"Apa yang iya..?"tanya laki laki yang tak lain tak bukan adalah alvino


"Dia bilang aku terlihat lugu."ujar ann yang mulai bisa bersifat santai pada alvino .tatapannya masih pada cermin mengamati


"Wajah mu wajah bodoh."ujar Alvino dengan santainya membuat ann mendelik


"Sembarangan."gunggam ann pelan


"Di pesta nanti bersikap lah seperti apa yang sudah di ajarkan."ujar Alvino mengalihkan pembicaraan mereka


"Di ajarkan apa maksudmu..?"tanya ann


"Jadilah wanita berkelas."ujar Alvino dan ann hanya terdiam sebentar untuk mencerna lalu mengangguk mengerti

__ADS_1


HALOOOOO SEMUA TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA INI 🤗🤗🤗 JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤 SEE YOU NEXT PART 🖤


__ADS_2