
Pagi ini annelis bangun lalu menyiapkan pakaian santai untuk alvino karena yang ia dengar alvino akan libur selama satu Minggu ini ann memutuskan berjalan lewat tangga karena ia belum terbiasa dengan benda kotak yang membuat nya pusing .setelah berjalan menuruni tangga yang cukup tinggi itu akhir nya ann sampai di lantai dasar rumah bak istana ini.ann menatap sekelilingnya di mana para pelayan sudah berseliweran kesana kemari .seharusnya ia juga di posisi itu sekarang namun takdir berkata lain .ia terpaksa harus menjadi nyonya tanpa tau harus melakukan apa
Annelis berjalan menuju dapur untuk ikut menyiapkan sarapan pagi
"Selamat pagi."ujar annelis dengan ramah .dan para pelayan itu malah menunduk membuat annelis kikuk harus apa
"Pagi nona."jawab mereka
"Tak perlu seperti itu .aku teman kalian."ujar annelis
"Maaf nona .anda sudah menjadi istri tuan alvino berarti anda juga majikan kami ."ujar mereka membuat ann terkejut
"Aku masih teman kalian.jangan seperti ini ,aku malah merasa bersalah."ujar ann dengan pelan
"Kenapa harus merasa bersalah nona.jadi ada yang bisa kami bantu..?"tanya mereka mengalihkan pembicaraan canggung itu.dan ann sendiri akhirnya juga menghentikan pembicaraan ini
"Aku ingin membantu memasak ."ujar ann dengan lembut dan tanpa mau di bantah lagi akhirnya mereka berbincang dan sesekali tertawa melupakan status bahwa kini dirinya sudah menjadi nyonya muda di istana ini
__ADS_1
-o0o-
Pagi ini alvino kembali memulai harinya setelah resmi menjadi suami .ah menyadari dirinya sudah menjadi suami membuat alvino kesal tanpa alasan .ia berjalan menuju kamar mandi setelah terdiam tak kala melihat sikat gigi bertambah dan pencuci muka bertambah yang menandakan bahwa seseorang berhasil memasuki hidupnya .alvino terdiam cukup lama hingga akhirnya memutuskan fikirannya dan lanjut kan ritual mandinya keluarnya alvino dari mandi alvino berjalan memasuki wodrobe nya dan lagi lagi ia hanya dapat menghembuskan nafas tak kala melihat sudah terdapat pakaian wanita di wodrobenya kini.alvino sudah menyiapkan segala sesuatunya . alvino menyuruh pelayan memberikan pakaian dan keperluan ann tanpa terkecuali .jadilah seperti ini sekarang jas serta baju baju yang berwarna hitam putih navy serta warna waran gelap lain nya tergantung berdampingan dengan baju baju wanita itu tanpa bisa di cegah
Alvino berusaha mengabaikan nya dan melanjutkan langkahnya untuk berganti baju namun ketika akan memilah baju .ternyata terdapat satu set baju santai yang sudah di pisah dengan yang lainnya .terdapat note diatasnya 'Ini bajunya.aku di bawah membantu menyiapkan sarapan.' pesannya membuat alvino mendengus
"Siapa perduli kau dimana."gunggam alvino namun karena ia malas memilih milih lagi ia akhirnya memakai pakaian pilihan ann dengan ogah ogahan lagi pula menurut nya pilihan ann tak terlalu buruk .alvino berjalan menuju lift sembari sesekali mencek ponselnya namun langkahnya terhenti tak kala melihat pendek yang menghalangi jalannya
"Selamat pagi mas.jalannya kesini."ujar ann dengan senyuman manis nya menunjukan jalan untuk Alvino.alvino mengangkat wajahnya dan Benar saja ternyata didepannya ada tiang yang akan menghantam jidat rupawan nya
"Kata ayah ku dulu aku cantik."gunggam ann yang masih di dengar alvino yang belum jauh
"Semua ayah akan berujar seperti itu meskipun perkataannya bohong "ujar Alvino yang sudah menjauh dari ann .ann sendiri mengerucutkan bibirnya tak kala mendengar ejekan dari suaminya itu
-o0o-
Sesi sarapan di mulai ketika ann akan duduk di sebelah alvino namun langkahnya terhenti tak kala Jane terlebih dahulu mengambil start.melihat alvino maupun Alvaro yang tak protes akhirnya ann hanya diam dan duduk di sebelah Alvaro tanpa kata .dalam hal ini Haikal menyadari nya dan menyuruh mereka bertukar tempat duduk
__ADS_1
"Jane geser sedikit .biarkan ann dekat dengan vino."ujar Haikal dengan lembut Jane sendiri yang mendapat kan teguran dari mertuanya
"Biarin aja lah pah."ujar Alvaro dengan santainya yang alhasil mendapatkan tatapan tajam dari Haikal dan berakhir ia diam
"Ya baiklah."ujar Jane dan akhirnya mereka bertukar posisi duduk lalu melanjutkan sarapan pagi mereka dengan tenang hingga suara Haikal membuka kembali pembicaraan
"kalian jadi bulan madu sore ini..?"tanya Haikal alvino,Alvaro dan Jane mengangguk serentak dan ann sendiri melihat anggukan itu akhirnya ikut mengangguk padahal ia tak tau menahu prihal bulan madu ini
"Papa sudah siapakan kalian pesawat khusus.dan hotel nya segalanya sudah beres .jangan lupa jaga istri istri kalian dengan baik."ujar Haikal dan di beri anggukan lagi oleh ke4 anak manusia itu
"Terutama kamu vino."ujar Haikal membuat alvino mendengus pelan
"Ya papa."ujar Alvino tanpa mau lagi berdebat
lalu mereka melanjutkan makan dengan keheningan didalamnya .
HALOOO SEMUAAAAAA 🖤 TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA INI 🤗 JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🖤 SEE YOU NEXT PART 🖤
__ADS_1