
saat ini Ann tengah mempacking perlengkapan nya dan alvino untuk sore nanti .seperti baju dan keperluan yang lain.ketika membuka wodrobe ann tercengang karena melihat jas baju gaun jam tangan tas dan perlengkapan sepasang suami istri sudah tersusun rapih dan apik
ann berdecak kagum tak kala melihat bertapa mewahnya gaun gaun ini .Ann bahkan tak dapat menebak berapa harga satuan dari gaun gaun manis yang tersusun rapih berdampingan dengan milik alvino
"Ini semua buat apa ..?"gunggam ann
"gak mungkin kan buat aku..?aku cukup tau diri bahkan aku belum menurunkan bajuku yang di koper karena aku rasa pakaianku akan menghalangi saja."ann bermonolog sembari merapihkan keperluan alvino terlebih dahulu di bandingkan dirinya di tengah tengah fokusnya mem-packing perlengkapan untuk suaminya.namum ia di kejutkan dengan alvino yang memasuki kamar dengan wajah dingin seperti biasanya
"Kenapa harus kamu..?suruh pelayan melakukan itu."ujar alvino dan ann menatap packingannya dan alvino dengan bergantian
"Aku bisa kok mas.ini sudah mau selesai."ujar ann dengan lembut .
"Lain kali Tinggalkan kebiasaan maid mu.kamu sudah menjadi istriku berhenti lah bersikap kampungan."ujar Alvino berhasil menusuk relung hati ann
"Iya mas maaf."ujar ann tanpa mau berdebat .
"Dan lagi..untuk apa baju murah murah mu ini berada di kamar ku..?bakteri.! buang semua pakaian kusammu dan pakai pakaian yang berada di dalam wodrobe ."ujar Alvino tanpa perasaan
"Tapi mas gaun yang di dalam itu.."pernyataan ann terpotong karena tatapan tajam yang di layangkan alvino yang memilki arti ia tidak suka di bantah
__ADS_1
"Oke."gunggam ann dengan pelan . mendengar jawaban dari ann alvino keluar meninggalkan ann dengan kumpulan amarah yang sangat menyesakkan baginya dan lagi menurut alvino ann yang sekarang adalah ann yang muna dan sangat memuakan
"Gadis licik itu."gunggam alvino setelah meninggalkan ann yang menatap kepergian alvino dengan sendu .ucapan alvino selalu berhasil mengenai telah di ulu hatinya .namun untuk kesekian kalinya ia mengingatkan dirinya Bahwa ia tak berhak untuk marah dan hanya bisa menghembuskan nafas nya sesak
\-o0o\-
siang sudah berganti petang .alvino ann dan Alvaro sudah siap dengan bodyguard masing masing .
"Loh Jane mana..?"tanya Shinta *mami alvino dan alvaro.ketika menyadari bahwa menantu emas kesayangan nya belum di menampakan wajahnya
.
"Masih di atas mam. Sedang make up."ujar Alvaro dengan kekehan ketika mengingat istrinya sudah berada di depan meja rias hampir setengah jam lamanya
"Ann panggil Jane!" Perintah Shinta dengan wajah juteknya.ann sendiri yang merasa namanya di panggil mengangguk tanpa mau membantah .dari pandangan Shinta terhadap ann .ann sadar betul bahwa Shinta masih memandangnya sebagai maid bukan menantu
__ADS_1
Ann mengangguk lalu berjalan tanpa menjawab perintah Shinta .ketika melihat ann akan menaiki tangga Haikal Shinta Alvaro menyerngitkan dahinya binggung sementara alvino memilih tidak perduli
"Loh kenapa lewat situ ann.liftnya di kanan."ujar Haikal dan ann hanya terdiam lalu tersenyum bodoh
"Ann masih takut naik lift papa."ujar ann di hadiahi kekehan dari Haikal dan Alvaro yang menganggap bahwa ann sangat lah polos . sementara Shinta dan alvino mendengus pelan mendengar ann berbicara bodoh
"Tapi naik tangga itu cape ann.kalo begitu tak usah di panggil Jane nya .kamu di sini aja."ujar Haikal ketika ann akan membatah
"Tidak apa papa.ann..."ucapannya terpotong tak kala mendengar suara lift yang berbunyi dan tak lama menampilkan Jane yang sangat cantik dengan segala kesempurnaan nya
Alvaro dan alvino terpaku sebenar tak kala melihat kecantikan Jane yang menurut mereka sangat istimewa
"Cantik sekali."gunggam ann pelan
"Maaf membuat menunggu ."ujar Jane memecahkan lamunan orang orang yang tengah terpesona akan kecantikan yang di miliki Jane itu
"Tak masalah sayang.kamu sangat cantik..alvaro bahkan sampai tak bisa memindahkan tatapannya dari dirimu lihat lah."ujar Shinta dengan senyuman lebarnya tampak jelas bahwa dirinya sangat bangga memilki menantu seperti Jane yang tampak sempurna dari segi manapun .ann mengurungkan niatnya untuk memanggil jane.ia kembali menuruni tangga dengan tatapan kagum pada Jane
"Mami bisa saja .terima kasih."ujar Jane dengan senyuman elegannya.senyuman Jane membuat ann berfikir kenapa ada orang yang cantik kaya dan elegan secara bersamaan .apakah saat pengambilan itu semua ann tidak datang
__ADS_1