
"Bagaimana?"tanya Al pada Rangga .mereka kini sudah duduk berhadapan dengan rangga yang terdiam kaku dengan berkas di tangannya
"Bacakan atau kau tak akan melihat anak dan istri mu lagi."ancaman Al membuat Rangga mendesah frustasi dan akhirnya membacakan nya dengan berat hati
"Ny.annalis mengalami hidup yang buruk .karena keluarganya mengalami kebangkrutan saat ny.annalis lulus SMA hingga ia tak melanjutkan studynya karena kekurangan secara finansial dan karena finansial juga papa tuan ann meninggal karena penyakit serangan jantung yang di sebabkan kelelahan dan terlalu memforsir dirinya ,"jelas Rangga dan Al masih mendengar kan nya dengan seksama
"Mama ny.annalis bunuh diri karena kehilangan suami nya dan tekanan hutang keluarga yang menumpuk .kakak laki laki ann sendiri sudah meninggalkan rumah 2 tahun sebelum keluarga nya bangkrut.kakak laki laki nya bernama Marco ia keluar dari rumah karena orang tuanya melarangnya berpacaran dengan gadis sederhana pilihannya,karena tak dapat restu ia memutuskan pergi dari rumah dan tak terdengar kabarnya lagi bahkan saat keluarganya bangkrut."penjelasan Rangga membuat Al tersenyum miring dan menaruh telunjuknya di pelipis sembari mengangkat kakinya dengan angkuh
"Cerita yang menyedihkan dan akan ku buat semakin menyedihkan."gunggam Al membuat Rangga mendesah
"Bukankah seharusnya dendam mu kau akhiri saja Al..?toh dia sudah menderita."ujar Rangga
"Mana bisa seperti itu.dia harus merasakan penderitaan dari tanganku."ujar Al kilat amarah tampak sangat jelas di mata Al membuat Rangga tak berani membantah Al
__ADS_1
-o0o-
annalis tengah mengganti seprei kamar Al dengan fikirkan yang melayang entah kemana hingga suara bariton mengejutkan annalis
"Kau."ujarnya membuat annalis dengan cepat berbalik dan menunduk
"Ada yang bisa saya bantu tuan..?"tanya annalis
Sembari berjalan ann terus berfikir kenapa tuan mudanya begitu membencinya padahal ann merasa ia tak pernah berbuat salah hingga harus di perlakukan seperti ini .ann ingin menangis tetapi ia menahan segala rasa sesaknya sendirian .bukankah dirinya tak boleh lemah
-o0o-
Di tempatnya Al menahan segala amarah yang bersarang di dadanya ketika ia mengingat masa lalunya
__ADS_1
"Akan ku hancurkan kau .seperti halnya kau yang menghancurkan aku ketika 12 tahun lalu."gunggam Al dengan tangan yang terkepal dan gigi yang bergemertuk
Al menelpon maminya dengan nafas yang tenang agar tidak mencurigakan .karena maminya tau betul Al hingga Al harus berhanti hati
"Mi..Al akan pindah ke penthouse sore ini.al mau gadis yang menumpahkan kopi ke berkas Al menjadi pelayan di penthouse Al ."ujar Al
"Kenapa mendadak..?"tanya maminya yang mencium hal tak baik yang akan di lakukan oleh Al
"Sudah lama mi.hanya saja Al baru sempat ."ujar Al dan mendengar itu maminya hanya mengiyakan tanpa lagi mencurigai Al yang akan menghancurkan kehidupan orang lain.
"Kita lihat bagaimana kamu akan melawan ku.akan ku ingatkan kamu prihal luka yang kamu berikan terhadapku dulu."gunggam Al ketika sudah mematikan telpon maminya
HALOOOOO SEMUA APA KABAR.? TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA INI. JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN 🤗🤗 SEE YOU NEXT PARTTTT 🌹😘
__ADS_1