
Annalis berjalan dengan tergesa gesa menuju ruangan ny.siregar yang tengah membaca majalah di taman sembari menikmati coklat panasnya .
"Permisi bu.ada yang bisa saya bantu ..?"tanya ann sembari membungkuk sopan
"Kamu saya pindah tugaskan tidak masalah bukan..?"tanya Ny.siregar membuat ann takut di pecat lalu setelah beberapa menit
"Tak apa kan..?"tanya ny.siregar membuat ann terjenglit terkejut di tempatnya
"Jangan pecat saya Bu .saya mohon."ujar ann matanya sudah berkaca kaca melihat itu ny.siregar tersenyum kecil seraya terkekeh pelan
"Saya kan bilangnya kamu di pindah tugaskan bukan di pecat ."ujar ny.siregar dengan lembut mendengar itu ann merasakan kelegaan yang tadi sempat menyerangnya
"Jadi saya gak di pecat Bu..?"tanya ann dengan senyuman manis yang selalu mengembang di bibir mungilnya itu
"Engga.kamu itu suka menyimpulkan sendiri."ujar ny.siregar membuat ann menggaruk tengkuknya tak gatal
"Maaf Bu .lalu saya di pindah tugaskan kemana Bu..?"tanya ann
"Besok Al pindah ke penthouse nya .di penthouse Al lagi butuh orang pelayan pribadi dan saya mau kamu jadi pelayan pribadi Al ."mendengar itu ann binggung ia harus senang karena tak jadi di pecat apa harus sedih karena akan menjadi pawang monster seperti Al
"Saya kan belum sebaik pelayan lain Bu..? bagaimana jika saya membuat kesalahan lagi dan .."ucapan ann terpotong oleh seseorang yang secara tiba tiba berdiri dibelakangnya dengan tatapan tajam seperti biasanya
__ADS_1
"Saya maunya kamu ."ujar Al ..ya orang itu Al dengan stelan jas yang melekat di tubuh tinggi nan tegap
"Tapi tuan..."
"Ya atau di pecat."ancaman itu berhasil membuat ann tersentak dan mau tak mau akhirnya menjawab
"Ya."ujar ann dengan pelan membuat Al tersenyum puas dalam hatinya
\-o0o\-
"Bereskan kamar-ku pantai 4 .pintu sebelah kiri deret ke 2 "ujar Al tanpa menatap ann yang mengangguk seraya berjalan meninggalkan
Al yang menatap punggung mungil ann yang berjalan menuju tangga yang tinggi padahal jelas jelas ada lift di penthouse nya
"ah bodoh ."gunggam Al sembari memasuki lift nya .ia mantap lift nya yang mulai tertutup sembari mengingat masa SMA nya yang secara tiba tiba melintas di depannya membuat gigi Al menggertak
Al berjalan menuju kamarnya dan ketika akan memasuki kamar Al melihat punggung ann yang tengah mempel lantai dengan keringat di dahinya
__ADS_1
Al tertawa dalam hatinya mengingat dulu ann sangat lah kaya .bahkan ia seperti princess yang selalu di incar oleh pangeran pangeran
termasuk dirinya .hanya saja Al dulu hanya lah angkasa buruk rupa yang tak tau diri
Al mengingat dimana dirinya dulu di permainankan oleh annalis dengan sialannya
dulu Al sangat meganggumi annalis yang cantik dan kaya raya .
Al mencoba mengungkap kan perasaannya pada ann sang princess .awalnya Al senang karena ann menerima Al yang cupu dan jelek sebagai pacarnya namun ternyata Al salah , annalis ternyata mempermainkan nya
Al ternyata hanya sebagai alat untuk permainan keberanian annalis dan teman temannya saat itu .annalis memutuskan dirinya dan mempermalukan Al didepan seluruh murid sekolah nya
Bukankah itu sudah cukup untuk menjadi alasan Al menyakiti ann seperti halnya al yang dulu di sakiti ann
lamunan Al buyar dengan panggilan ann yang tiba tiba berada didepannya sembari mengangkat tangannya di depan Al
Al meraih tangan annalis dengan kencang membuat ann terkejut sembari meringis karena remasan tangan Al pada tangannya yang begitu kencang
"Sakit tuan."ujar ann sembari meringis dan Al langsung melepaskan tangan ann dengan kasar seraya berjalan melewati ann yang mengelus tangannya yang memerah karena Al
HALOOOOO SEMUAA TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA KISAH INI. JANGAN BOESEN YA..
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE COMENT FOLLOW AND SHERE KE TEMEN TEMEN KALIANNNNN
SEE YOUUU NEXT PARTTTT 🌹 😘