
Saat Sara selesai kelas, Ia pun keluar bersama sahabat nya, Ketiga bercanda sembari melangkah keluar kelas.
Namun langkah mereka terhenti saat Bagas ternyata sudah menunggu Sara dan lekas menghampiri nya.
"Hi sara." Sapa Bagas. Fika dan Dewi tersenyum menyenggol Sara.
"Hi."
"Hi, kenalin aku Bagas." laki laki itu memperkenalkan diri nya pada kedua sahabat Sara.
"Fika."
"Dewi."
"Sara, Aku mau ajak kamu makan siang, kamu mau gak?."Tanya Bagas.
Mendengar hal itu, Kedua sahabat Sara saling melihat dan segera membalas.
"Mau lah, Mau kan Sar, kita berdua juga ke perpustakaan pinjam buku."Ucap Dewi menyela.
Sara yang saat itu ingin menolak jadi bingung karena Sahabat nya yang lansung berlalu pergi setelah mengatakan hal itu, tidak memberikan nya sedikit Pun kesempatan.
"Kita duluan ya Sara."Ucap Dewi dan Fika lalu kedua nya lekas berjalan pergi dari sana.
Sara ingin memanggil mereka kembali, namun Tatapan Bagas membuat ia mengurungkan niat nya.
"Aku..."
"Sekalian kita lihat motor kamu di bengkel."Ucap Bagas yang sudah tahu kalau Kalimat selanjutnya yang akan di keluarkan sara adalah penolakan.
Mendengar kata Motor, Sara pun lansung antusias dan menyetujui ajakan Bagas. Bagas tersenyum saat Sara mengiyakan ajakan nya.
__ADS_1
Sara dan Bagas pun berangkat mengunakan mobil laki laki itu.
"Kamu kok tahu kelas ku?." Tanya sara saat sudah berada di dalam mobil.
"Tahu dong, Kamu kan banyak di kenal orang orang di kampus, mudah saja menemukan mu."Ucap Bagas. Sara tersenyum menggelengkan kepala nya.
"Dirimu lebih terkenal di kampus dari pada aku, Bahkan tak berhenti mereka mengajak mu bicara."Balas Sara.
Bagas tertawa mendengar balasan Sara.
"Kita makan dulu ya." ucap Bagas. Sara mengangguk mengiyakan.
•••
kedua nya pun makan di sebuah restoran yang terkenal enaknya makanan di sana. Sara duduk Dann melihat sekitaran restoran yang ramai
"Kamu suka kesini?."
"Iya keliatan sih, rame soal nya." Ucap Sara lagi. Bagas tersenyum menatap Sara. Tatapan penuh rasa kagum itu membuat Sara sedikit salah tingkah.
"Aku cuci tangan dulu ya."Ucap Sara.
"Iya."
Saat baru saja berdiri dan keluar dari barisan kursi, Sara tidak sengaja menabrak seseorang yang membuat Sara hampir saja terjatuh.
Sara mengangkat wajah ny dan melihat sepasang kekasih yang adalah Julian dan Angela.
"Jalan pake mata dong."Angkuh nya angela saat itu hanya di balas dengan anggukan kecil sara.
Pertemuan pertama itu kedua nya sama sekali tidak saling mengenal sama sekali, tidak pernah menyangka kalau kedua nya nanti akan segera menikah nikah.
__ADS_1
Bagas berdiri untuk membela Sara.
"Sudah lah sayang, Ayo kita pergi."Ajak Julian sembari melihat jam di pergelangan tangan nya, karena ada sesuatu yang mendesak.
"Awas minggir."Hentak Angela. Sara pun memberikan jalan pada gadis yang sangat sombong pikir nya.
Mata Julian yang melewati mereka masih sempat melihat ke arah Sara dan Bagas secara bergantian yang juga melihat diri nya.
"Kamu baik baik saja Sara?."Tanya Bagas.
"Iya, gak apa apa kok."Balas Sara. Lalu ia kembali melanjutkan langkah nya untuk mencuci tangan nya.
•••
Setelah dal restoran, Bagas membawa Sara ke bengkel tempat Motor Sara di servis. Sara sangat senang saat melihat motor nya sudah bagus meski ada bekas goresan.
"Bagas, Terimakasih, Berapa yang harus ku ganti?." Tanya Sara sembari mengeluarkan dompet nya.
"Tidak usah Sara, bawa saja, dengan kamu mau ku ajak makan tadi sudah cukup sebagai ganti nya."
"Tapi..."
"Aku serius, tidak apa apa."
Sara tersenyum melihat Bagas yang sangat baik pada nya, sangat jarang ia bertemu dengan laki laki seperti Bagas.
"Terima kasih sekali lagi, kamu memang orang baik."Ucap Sara.
"Sama sama. aku harap kita bisa menjadi teman dan mengobrol lagi."Ucap Bagas lagi. Sara dengan senyuman nya menganggukan kepala nya.
Setelah itu, sara pun pamit pada Bagas yang saat ia terus melihat nya hingga Motor itu berlalu pergi dan tak terjangkau lagi dari jangkauan mata nya.
__ADS_1